Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Bagaimana Manusia Membangun Nisannya

Redaksi by Redaksi
16/05/2020
in JURNAKULTURA
Bagaimana Manusia Membangun Nisannya

Apa yang dilakukan hari ini, adalah proses membangun nisan sendiri-sendiri. Membangun gambaran, bagaimana kelak kita diingat dan  diziarahi.

Kehidupan seperti di sawah. Ada padi dan ada rumput. Ada baik dan ada buruk. Serupa halnya padi dan rumput, kebaikan dan keburukan juga ada karena niscaya, karena dicipta.

Allah swt. sengaja menciptakan potensi keburukan di tengah hidup manusia. Bukan tanpa alasan. Itu sebagai ruang seleksi manusia.

Dalam hidup yang serupa sawah tadi, tugas manusia resik-resik. Bersih-bersih. Milihi sing endi sing padi, sing endi sing rumput. Dan kalau bisa, menghilangkan rumputnya. Meski itu sulit. Karena kadang, nandure pari tukule suket teki.

Proses ngopeni padi — yang juga ngopeni kehidupan — iku istilahnya matun. Dan yang namanya matun, iku pasti menghadap ke bawah. Tidak ada orang matun menghadap ke atas. Memangnya mau matun udara? Pasti menghadap ke bawah.

Dan matun, merupakan sebuah analogi. orang baik selalu menghadap ke bawah, ke perut sendiri. Berhadapan dengan diri sendiri. Melihat dan memandang keburukan sendiri.

Jangankan mengurusi, orang tersebut bahkan tak tahu keburukan orang lain, karena yang diketahui hanya buruknya sendiri. Hanya kekurangannya sendiri.

Dan yang lebih penting dari itu, waktu tidak akan pernah bisa kembali. Tak akan pernah bisa terulang lagi. Sehingga apa yang dilakukan hari ini, adalah proses membangun nisan sendiri-sendiri. Membangun gambaran, bagaimana kelak kita diziarahi.

*Diilhami dari mauidhoh hasanah syaikhona KH. Imam Syairazi rahimahullah.

:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Selama Ramadhan ini, redaksi Jurnaba.co berupaya menghadirkan kisah-kisah pendek bermuatan hikmah. Semoga bisa jadi kisah yang asyik dibaca sambil menunggu waktu berbuka.

Tags: Kisah HikmahKisah Ramadhan
Previous Post

Pedoman dan Panduan Sholat Ied di Rumah

Next Post

Tak Ada Panggung di Kala Pandemi

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

03/06/2026
Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

03/06/2026
Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: