Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Bupati Bojonegoro Prihatin pada Pedagang Kecil dan Warung Kopi yang Berhenti Jualan saat Pandemik Corona

Ani Anggraeni by Ani Anggraeni
21/03/2020
in Peristiwa
Bupati Bojonegoro Anna Muawwanah

Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Muawwanah bersalaman dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Sumber: Instagram @anna_muan32 https://www.instagram.com/p/B44xkWvJaVa/?igshid=1fkk1ydiri5c5

Resepsi sepi, tahlilan batal, ke pasar nggrasa nggrusu. Warung kopi sepi, bakul sayur libur. Benarkah hidup warga jadi susah setelah Pemkab Bojonegoro menyikapi pandemik corona dengan social distancing?  Apakah kondisi Bojonegoro sudah benar-benar genting?

Bupati Bojonegoro, Dr Hj. Anna Muawwanah menyatakan bahwa Bojonegoro saat ini sudah berstatus kuning. Hingga kemarin, 10 warga Bojonegoro dinyatakan Orang Dalam Pengawasan (ODP) virus corona (covid-19).

Mempertimbangkan kondisi ini, Bupati Anna berharap agar warganya terus mendukung upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Termasuk para pedagang kecil.

“Kami sungguh-sungguh prihatin bagaimana ibu-ibu bakul jualan pentol, cireng, mie, jualan gulali atau apa ya, kemudian berhenti alias tidak melakukan kegiatan. Kemudian warung kopi, kemudian rumah-rumah makan, harus meminimalisir yang datang untuk melakukan nongkrong-nongkrong,” ujarnya saat bincang radio “Warga Bertanya, Bupati Menjawab” di Radio Malowopati FM tadi malam.

Bupati menegaskan bahwa ini adalah bahaya yang harus dihindari. Dia juga mengajak masyarakat untuk mencegah bersama-sama. Sekaligus meminta masyarakat agar memahami bahwa ini musibah yang harus dihadapi.

Baca Juga: Ancaman Corona di Bojonegoro, Bupati Tetap Santuy


Bupati Anna mengaku dirinya memahami kondisi pedagang yang harus berhenti total, padahal penghasilannya hanya cukup untuk satu hari. Kata dia, kondisi ini menjadi pemikiran Pemkab Bojonegoro.

“Tapi juga (kami) memikirkan yang lebih besar lagi. Yaitu jika Bojonegoro menjadi daerah merah, ini lebih membahayakan,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati berharap masyarakat memahami kondisi ini. Bagi para cangkrukers, Bupati mengaku tidak melarang ngopi di warung.

“Bapak boleh lah ngopi, tapi segera pulang,” ucapnya.

Baca Juga: Bupati Bojonegoro Himbau Warganya Ngopi di Rumah

Himbauan juga disampaikan kepada orang tua agar mengawasi anak-anaknya yang belajar di rumah. Semua pihak, bersama polsek dan koramil melakukan pengawasan.

Sebagai upaya lain, Pemkab Bojonegoro melakukan antisipasi dengan cara menyemprotkan disinfektan di berbagai lokasi. Mulai dari kantor Pemkab, area perbankan, hingga berbagai lokasi keramaian di semua kecamatan. Termasuk area pasar.

“Namun, lebih efektif jika pencegahan dimulai dari diri sendiri dengan hidup sehat dan membiasakan cuci tangan,” imbaunya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, dr. Ani Pujiningrum pada kesempatan yang sama menyampaikan bahwa 10 warga Bojonegoro yang berstatus Orang Dalam Pengawasan (ODP) covid-19 saat ini sedang diuji spesimennya di laboratorium. “Kita masih menunggu hasil uji laboratorium di Surabaya,” katanya.

Tags: Bupati Anna MuawanahCovid-19Kabupaten BojonegoroVirus Corona
Previous Post

Melawan Wabah dengan Bahagia

Next Post

Peringkat Perguruan Tinggi Bojonegoro Berdasar Webometrics dan Kritik dari Mahasiswa yang Gemar Rebahan

BERITA MENARIK LAINNYA

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah
Peristiwa

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah
Peristiwa

Ajak Siswa SMP Manfaatkan Bonggol Jagung, KKN Unigoro Beri Edukasi Pentingnya Kelola Limbah

24/07/2026
Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM
Peristiwa

Realisasikan Visi Pembangunan Manusia, Pemkab Bojonegoro dan EMCL Sepakati Penguatan Pendidikan STEM

22/07/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

Teori Syahadah dan Alasan Mengapa Iran Masih Bertahan

25/07/2026
Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

Di Tengah APBD Raksasa, Ribuan Anak Bojonegoro Masih Sulit Bersekolah

24/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: