Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan
Tanah memang diam. Namun di balik sebidang tanah, banyak hal bergerak: sertifikat, HGB, pejabat, pengusaha, perantara, hingga uang. Senin, (14/9/2026),...
Read moreTanah memang diam. Namun di balik sebidang tanah, banyak hal bergerak: sertifikat, HGB, pejabat, pengusaha, perantara, hingga uang. Senin, (14/9/2026),...
Read moreMasa depan WKP Gunung Pandan barangkali bukan sekadar soal seberapa ukuran panas bumi. Namun untuk siapa panas itu bekerja: untuk...
Read moreMerchandise sosial merupakan bisnis yang diproduksi melalui orkestrasi, instrumentalisasi, dan komodifikasi rahasia di balik fanatisme dan rivalitas. Sudah sejak lama...
Read moreTanah tak menjadi besar karena luasnya wilayah. Tapi karena gagasan, narasi, dan keberanian yang tumbuh di atasnya. Dari Luxembourg dan...
Read moreAda satu ironi besar dalam peta dunia modern: tidak semua kemajuan lahir dari kenyamanan. Sebagian justru tumbuh dari keterbatasan ---...
Read moreMengenal Jambaran; dari riwayat Bledug Geni, sanad eksplorasi, silsilah company, hingga jadi pusat ekstraksi dan pemasok gas bumi seperti hari...
Read moreRencana Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk bangun 5 taman perbatasan, sepatutnya prioritaskan keluhuran masa silam sebagai pondasi identitas kultural. Upaya...
Read moreBagi Jurnaba, ekuilibrium hadir sebagai upaya terus-menerus untuk menempatkan diri di antara tarik-menarik kepentingan, hasrat, dan tanggung jawab. Setiap tahun...
Read morePerempatan Ringin Catur mungkin sudah banyak dilupakan. Namun, persimpangan di jalan Teuku Umar Bojonegoro ini, menyimpan jejak kosmologi kuno yang...
Read moreHujan turun bukan sekadar air, ia adalah rahmat yang mencari wadah. Jika tanah menolaknya, barangkali hati manusia telah mengeras oleh...
Read more