Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kesiapan Bojonegoro dalam Menghadapi Potensi Banjir di Awal 2020

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
07/01/2020
in Peristiwa
Kesiapan Bojonegoro dalam Menghadapi Potensi Banjir di Awal 2020

Belajar dari banjir di Jabodetabek di awal 2020, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mempersiapkan diri dengan baik dalam menghadapi bencana. Untuk mengantisipasi bencana banjir, seluruh stakeholder di Bojonegoro siap bersinergi.

Bencana banjir yang terjadi di kawasan ibukota Jakarta memang mengejutkan banyak pihak. Tak ada yang menyangka jika Jakarta dan daerah satelitnya bisa terkena banjir seperti itu. Bahkan bencana tersebut merenggut puluhan nyawa warga.

Sejumlah daerah kemudian meningkatkan kewaspadaannya perihal bencana banjir. Termasuk Bojonegoro. Kabupaten yang langganan banjir akibat luapan Bengawan Solo ini mulai bersiap mengantisipasi bencana jelang puncak musim penghujan.

Menurut BMKG, puncak musim hujan di Indonesia akan terjadi pada Februari. Dari informasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mulai merapatkan barisan bersama beberapa stakeholder terkait. Seperti pihak kepolisian, TNI, hingga PMI.

Beberapa waktu lalu, tepatnya Senin (6/1/2019), dilakukan apel terpadu oleh sejumlah instansi terkait. Tujuannya untuk mempersiapkan diri dan antisipasi bencana banjir di Bojonegoro.

Apel terpadu itu sendiri merupakan tindak lanjut dari perintah Kapolri terkait Operasi Kotijensi Aman Nusa II dalam rangka menghadapi bencana pada 2020.

Dalam apel terpadu itu hadir jajaran Kepolisian Resort Bojonegoro, Dandim 0813 Bojonegoro, Damkar, BPBD, Satpol PP, Dinkes, dan PMI. Kapolres Bojonegoro, AKBP M. Budi Hendrawan mengatakan jika tujuan apel terpadu ini untuk melihat kesiapan semua stakeholder dalam antisipasi bencana.

“Apel terpadu ini untuk mengecek dan melihat kesiapan masing-masing stakeholder sehingga apabila terjadi bencana kita sudah siap dengan tupoksinya masing-masing,” ujar Budi Hendrawan.

Sebagai tindak lanjut dari apel terpadu ini, pihak kepolisian dan Pemkba Bojonegoro langsung mendirikan posko bencana di beberapa titik. Langkah cepat ini diambil untuk memberikan pelayanan maksimal ketika bencana terjadi.

Mewaspadai Bencana Alam di Awal Tahun

Bojonegoro memang kerap dilanda bencana alam, terutama banjir. Bencana banjir di Bojonegoro lebih sering diakibatkan oleh luapan Sungai Bengawan Solo.

Di akhir hingga awal tahun, Bengawan Solo memang sering meluap. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro memang harus selalu siap mengantisipasi hal ini.

Tak hanya pemerintah saja yang perlu waspada. Warga yang rumahnya dekat dengan Bengawan Solo juga musti siaga. Salah satu warga yang mulai bersiap menghadapi bencana banjir di Bojonegoro adalah Muhammad Nasir.

Warga yang tinggal di Kelurahan Ledok Wetan ini sudah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi banjir rutin dari Bengawan Solo.

“Sudah mempersiapkan karung berisi pasir. Juga cari informasi terus tentang kenaikan air Bengawan Solo. Barang-barang berharga juga sudah dikondisikan,” ujar Nasir.

Salah satu cara antisipasi banjir adalah dengan pemantauan debit air Bengawan Solo secara berkala. Pengamatan atau observasi secara rutin punya peran yang sangat besar dalam mencegah jatuhnya korban jiwa.

Daerah yang dekat bantaran Bengawan Solo harus mendapatkan perhatian lebih. Sosialisasi dan pengamanan musti ditingkatkan. Dengan begitu, kerugian akibat bencana banjir ini bisa ditekan.

Memasuki cuaca ekstrem seperti ini, berbagai bencana alam memang berpotensi terjadi. Mulai dari banjir, puting beliung, hingga tanah longsor. Karenanya, warga berharap agar pemerintah siap mengantisipasi ini semua.

Agar peristiwa banjir yang melanda Ibukota tak terjadi di Bojonegoro, seluruh stakeholder harus siap dan selalu meningkatkan kewaspadaan. Karena seperti kata pepatah, mencegah lebih baik daripada mengobati.

Tags: Banjir BojonegoroBengawan Solo
Previous Post

Bojonegoro dan Kota Seribu Taman

Next Post

Menikmati Sakit di Libur yang Amat Sempit

BERITA MENARIK LAINNYA

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial
Peristiwa

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026
TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih
Peristiwa

TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih

22/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: