Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kiprah Anak Muda pada Pemilu 2019 di Bojonegoro

Bakti Suryo by Bakti Suryo
14/04/2019
in Peristiwa
Kiprah Anak Muda pada Pemilu 2019 di Bojonegoro

Courtesy: Liputan 6

Pada Pemilu 2019 ini, ada banyak anak muda Bojonegoro terlibat sebagai panitia pemungutan suara. Selain lebih sesuai zaman, itu menunjukkan peran pemuda kian mendapat pengakuan.

Deretan pemuda yang usianya masih di bawah 25 tahun tersebut masuk ke dalam Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara atau KPPS. Seperti apa pelibatan anak muda dalam Pemilu 2019 di Bojonegoro?

Pemilu 2019 kali ini berbeda dengan pemilu sebelumnya. Sebelumnya, pemilihan presiden dan wakil presiden tahun itu dilakukan secara terpisah dengan pemilihan legislatif (pileg). Pada tahun ini, pilpres dan pileg dilaksanakan bersamaan.

Pemilihan secara bersamaan menyebabkan Pemilu 2019 lebih rumit. Pasalnya, cukup banyak kertas yang perlu dicoblos. Setiap kertas pun memiliki ukuran yang cukup lebar. Alasannya, begitu banyak calon dari partai peserta Pemilu 2019.

Di Pemilu 2019 ini ada 5 surat suara yang akan dicoblos. Setiap kertas suara memiliki ukuran 51 x 82 cm dengan jenis kertas HVS 80 gram.

Menurut Ketua Komisi Pemilihan Umum, Arief Budiman, dalam buku Panduan KPPS yang diterbitkan oleh KPU, dia mengatakan bahwa KPPS membutuhkan personel yang handal.

“Pemilu serentak dengan 5 jenis surat suara, tentunya memerlukan penyelenggara yang handal dan mumpuni,” kata Arief di halaman sambutan dalam buku panduan KPPS.

Karena itu, dibutuhkan personil yang muda dan fresh untuk bisa melaksanakannya dengan baik. Termasuk di Bojonegoro. Banyak potensi anak muda yang bisa dihandalkan sebagai anggota KPPS. Misalnya TPS 6 Kelurahan Klangon, Bojonegoro.

Setiap TPS diisi oleh 7 personil KPPS. 4 anggota KPPS di TPS 6 Kelurahan Klangon merupakan pemuda berusia di bawah 25 tahun. Menurut Ketua KPPS TPS 6 Kelurahan Klangon, Sutalin, mengatakan bahwa pemuda setempat bisa diandalkan.

“Tahun ini KPPS berisi anak muda RT 08 RW 02 Kelurahan Klangon. Selain sigap, anak muda cukup tanggap dan kritis terhadap keadaan,” ungkap Sutalin.

4 anggota KPPS tersebut adalah Eka, Alda, Aji dan Didit. Mereka berempat berusia di bawah 25 tahun. Anggota berusia muda diharap akan mampu melaksanakan tugas KPPS dengan baik dan cekatan.

Menurut anggota KPPS TPS 6 Kelurahan Klangon, Alda Rachmawati, dirinya siap menjalankan tugas KPPS dengan baik dengan maksimal.

“Saya terpilih sebagai anggota KPPS jadi saya harus siap melaksanakan tugas. Selain saya kan banyak yang muda, jadi kita akan kerjasama dan belajar dengan baik,” ungkap perempuan yang baru berusia 19 tahun.

Anggota KPPS muda memiliki kemampuan belajar lebih cepat. Ketika mengikuti pelatihan dari PPS dan panitia dari kecamatan, mereka akan mudah mengerti. Pada pelaksanaannya pun mereka akan cepat beradaptasi.

“Dipilihnya anak muda karena mereka tanggap dan mampu belajar cepat. Untuk pemilu selanjutnya mereka sudah mengerti dan paham soal teknis pelaksanaan,” kata Sutalin yang juga ketua RT 08 Kelurahan Klangon.

Jadi, anggota KPPS dari anak muda diperlukan untuk Pemilu 2019 yang berbeda dari tahun sebelumnya. Untuk pemilu selanjutnya, mereka sudah siap memimpin pelaksanaan pesta demokrasi selanjutnya.

Tags: Anak MudaKPPSPemilu Bojonegoro
Previous Post

Memantapkan Pilihan di Masa Tenang Pemilu 2019

Next Post

Belajar Kuat dari Sampah Plastik yang Terombang-ambing Selama 19 Tahun di Lautan

BERITA MENARIK LAINNYA

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial
Peristiwa

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026
TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih
Peristiwa

TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih

22/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: