Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Momen Tarawih: Dari Mengamankan Perut hingga Mengkondisikan Sandal

Chusnul Chotimmah by Chusnul Chotimmah
11/04/2022
in JURNAKULTURA
Momen Tarawih: Dari Mengamankan Perut hingga Mengkondisikan Sandal

Courtesy: Unsplash

Momen tarawih selalu punya kesan lucu dan berharga. Dari soal kondisi perut hingga sandal. 

Berbeda dengan salat wajib lainnya, tarawih membutuhkan waktu yang lebih lama. Apalagi setelahnya disusul dengan agenda tadarus Qur’an.

Meski tidak selama seperti saat berlibur, ada beberapa hal perlu diperhatikan sebelum meninggalkan rumah untuk salat tarawih, Nabs.

Berikut ini beberapa hal yang harus kita perhatikan sebelum berangkat tarawih.

Kondisi Perut
Setelah seharian menahan lapar dan haus, dan tentu saja amarah, kita diwajibkan sesegera mungkin berbuka setelah mendengar adzan magrib. Aneka makanan dan minuman langsung mengisi perut kita. Tapi, Nabs, jangan lupa untuk berhenti sebelum kenyang. Ingat bahwa setelah ini, kamu akan menghadapi tarawih.

Daya tahan kita masih akan diuji. Kekenyangan justru bisa menyebabkan tubuh menjadi lebih malas melakukan aktivitas. Kita akan lebih mudah mengantuk. Belum lagi efek mulas yang ditimbulkan setelah mengkonsumsi banyak makanan. Ingat, Nabs, 23 raka’at. Jangan sampai di tengah tarawih, perut membunyinan alarm alaminya ya. Hihi

Keamanan Rumah
Sebelum benar-benar berangkat ke Musala, pastikan rumah dalam keadaan aman. Meski lamanya tarawih tidak seperti lama berjuang mendekati si dia, tetap pastikan rumahmu dalam keadaan aman. Periksa kompor dan pastikan dalam keadaan mati.

Periksa juga alat elektronik lain tidak sedang dalam mode hidup. Biar di tengah khusyuknya salat tarawih, kamu tidak mendengar bunyi yang lebih mengejutkan dari ledakan petasan. Dan pastikan pula pintu rumah dalam keadaan terkunci rapat.

Mengamankan Sandal
Seperti halnya saat melakukan salat jum’at, perjuangan untuk menunaikan salat tarawih juga terkadang membutuhkan pengorbanan yang cukup menyesakkan. Salah satu yang cukup menyesakkan adalah ketika kita pulang dan mendapati sandal yang dikenakan ketika berangkat sudah raib.

Untuk mengantisipasi kehilangan yang cukup menyesakkan itu, kita bisa mulai dengan menandai sandal. Dengan begitu, kita tetap bisa menemukan sandal kita. Penanda sandal juga akan mencegah terjadinya tragedi sandal yang tertukar, yang tiba-tiba ukurannya menjadi lebih besar atau lebih kecil.

Membawa Buku Ramadhan
Meski ibadah merupakan urusan personal manusia dengan Tuhannya, tapi nilai adalah urusan lain guru dengan murid. Sebelum menjalani pondok ramadhan, kita diberikan buku yang berisi presensi salat tarawih lengkap beserta ringkasan khutbahnya. Tentu saja nilai mata pelajaran agama kita bergantung dari seberapa rajin kita mengisi buku tersebut.

Untuk itu, ingat selalu untuk membawa buku pondok ramadhan dan mencatat ringkasan dari khutbah yang diberikan. Jika toh kamu akan mencontek saja milik temanmu, tetap pastikan bahwa tema khutbah musala atau masjid tersebut benar-benar sesuai.

Itu tadi ihwal yang penting-tidak penting untuk diperhatikan sebelum berangkat tarawih. Persiapkan hal-hal tersebut agar ibadah tarawih kita bisa berjalan dengan lebih khusyuk dan khidmat.

Tags: RamadhanTarawih
Previous Post

Menginsafi Tujuan Hidup: Pelajaran Keempat dari Ahmad Dahlan

Next Post

Puasa, Bukan Hanya Bibir Kering dan Bau Mulut Belaka

BERITA MENARIK LAINNYA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez
JURNAKULTURA

Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez

25/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

Ketika Tanah Bertemu Kekuasaan

16/09/2026
Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

15/09/2026
Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

14/09/2026
Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: