Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Tempat Legendaris Pecinta Mini 4 WD Bojonegoro

Adityo Dwi Wicaksono by Adityo Dwi Wicaksono
24/02/2019
in JURNAKULTURA
Tempat Legendaris Pecinta Mini 4 WD Bojonegoro

Dulu Bojonegoro memiliki tempat legendaris bagi pencinta Mini 4 WD. Tempat yang dimiliki oleh Edy Corong tersebut jadi lokasi berkumpul sekaligus arena bertanding penggemar Mini 4 WD di Bojonegoro.

Siapa sih yang nggak tahu Edy Corong. Namanya sudah tidak asing di telinga para pecinta Mini 4 WD Bojonegoro. Atau yang kita kenal dengan nama Tamiya. Sosok Edy Corong menjadi sebuah legenda sekaligus mitos bagi para pecinta Mini 4 WD Bojonegoro.

Seperti dalam serial anime Let’s & Go. Edy Corong hadir seperti profesor Tsuchiya. Edy Corong memfasilitasi para pecinta Mini 4 WD di Bojonegoro. Dengan menyediakan lintasan beserta pernak pernik Mini 4 WD.

Pertengahan 2000-an, mainan ini menjadi komoditas. Banyak anak-anak bahkan remaja memburu Mini 4 WD. Ada yang sekadar koleksi dan ada juga yang hobi adu kecepatan berbasis lomba serius.

Bahkan, ada juga yang hobi modifikasi. Hadirnya Mini 4 WD menjadi perhatian. Tua muda saling berkumpul untuk bermain bersama. Bojonegoro tak ketinggalan dengan momentum tersebut.

Bahkan ada beberapa tempat yang menyediakan lintasan Mini 4 WD. Edy Corong adalah satu di antara tempat melegenda itu. Di tempat ini selain kita bisa test drive Mini 4 WD, juga disediakan pernak-perniknya sekaligus.

Bagi kamu yang masih ingat, lokasinya sangat terselebung. Tepatnya di gang buntu Jalan Panglima Sudirman, Bojonegoro. Masuk gang buntu lurus mentok di ujung.

Di sini, kamu bisa bertemu dengan sesama pecinta Mini 4 WD. Tidak hanya itu, kamu juga bisa berbagi dan bermain bersama. Layaknya di serial anime Let’s & Go.

Meski lokasinya terselubung. Tempat ini selalu ramai dikunjungi. Segala penjuru pecinta Mini 4 WD ramai berdatangan. Dari yang hanya test drive. Hingga yang memburu pernak pernik saja.

Selain menjual pernak pernik mini 4 WD. Tempat Edy Corong juga sering digunakan untuk lomba. Adu kecepatan di lintasan Mini 4 WD. Ada satu hal ikonik dari tempat Edy Corong. Yaitu alat pengisi baterai buatan khusus dari Edy Corong.

Tidak seperti alat charge pada umumnya. Alat charge buatan Edy Corong sangat unik. Jika menggunakan alat charge biasa, kamu pasti butuh waktu lama agar baterai terisi penuh. Namun dengan alat charge Edy Corong, hanya dengan hitungan detik baterai kamu bisa langsung terisi penuh.

Layaknya bensin, baterai menjadi bahan bakar mini 4 WD. Bagi yang tidak memiliki baterai cadangan. Hanya dengan biaya seribu rupiah. Kamu bisa mengisi penuh baterai Mini 4 WD dalam hitungan detik.

Contoh saja Biyan. Remaja berperawakan tinggi ini menjelasan kalau Mini 4 WD bukan sekadar mainan biasa. Dengan Mini 4 WD, Biyan bisa belajar banyak hal. Mulai dari merakit hingga memodifikasi Mini 4 WD.

Merakit mini 4 WD agar stabil. Belum lagi membuat lilitan dinamo agar bisa menghasilkan torsi yang maksimal. Intinya kekreatifan dibutuhkan untuk bisa menghasilkan mini 4 WD yang stabil dan tentunya kencang

“Tidak hanya adu kecepatan. Saya juga bisa berkreasi untuk memodifikasi Mini 4 WD agar bisa lebih stabil dan kencang,” kata Biyan.

Secara tidak sadar kreativitas juga timbul akibat Mini 4 WD. Mulai dari memodifikasi. Hingga merakit lilitan untuk dinamo. Agar menghasilkan torsi yang maksimal. Olahan kreatif dari perpaduan mesin dan elektro.

Selain rasa senang bertemu dengan teman. Secara tidak langsung, kamu juga banyak belajar. Berbahagialah kamu yang mengenal Mini 4 WD. Selain memberikan kemenangan, Mini 4 WD juga memberikan kenangan.

Meski kini tempat Edy Corong sudah tidak ada. Namun, namanya masih tersimpan dalam benak para pecinta Mini 4 WD yang pernah mengalami masa kanak-kanak.

Tags: Edy CorongMini 4 WDTamiya
Previous Post

Mengintip Festival Lampion Terbang dan Seribu Lilin di Waduk Grobogan

Next Post

Medika Akupunktur, Terapi Pengobatan Tradisional Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026
Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro

15/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Batu Bara dan Piring Kosong

Batu Bara dan Piring Kosong

28/04/2026
Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

Salat, Ritual Sunyi di Tengah Hiruk Pikuk Zaman 

27/04/2026
Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

Konser Musik Lintas Generasi bersama Ari Lasso dan Nostalgia dengan Bojonegoro

26/04/2026
Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

Ajian Panyirepan dan Peran Hidup: Hikmah Humor dan Pencurian (14)

25/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: