Jurnaba.co merupakan platform digital yang dilahirkan dengan bahagia, dikerjakan dengan gembira dan disebarkan dengan penuh rasa cinta. Dengan tagline Mengabarkan Degup Kebahagiaan, ia diharap mampu menjadi es degan di tengah kemarau konten media sosial dan media online yang kerap mencemaskan. Dikemas secara kreatif dan elegan, Jurnaba.co fokus pada konten-konten menginspirasi dan membahagiakan yang bertujuan meningkatkan rasa optimistis dan semangat hidup bagi para pembaca.

Tentunya Jurnaba.co tidak akan hadir ke dunia tanpa kasih sayang ayah bunda, orang tua kita. Kasih sayang yang dibangun dengan rasa bahagia. Sebuah kreasi cinta di antara dua insan kasmaran.

Sejak dalam kandungan, Jurnaba.co mengemban peran untuk menjaga dan membuat rasa bahagia itu selalu mekar nan merona di setiap hati kita. Kalimat ini agak terkesan naif ya. Nampak fana dan halu. Bahkan mungkin menggelikan. Tapi itulah cita-cita kami.

Melalui jurnalisme perspektif, kami menggabungkan simpul-simpul penulis di seluruh Indonesia. Jelas, bukan penulis-penulis besar cum terkenal. Bukan penulis yang sudah bertarif dan sering muncul di tipi.

Para penulis ini adalah pegiat literasi. Mereka yang punya semangat menggerakan literasi di daerahnya masing-masing. Berjuang demi mencerdaskan bangsa dengan cara-cara indie.

Tidak semua terbiasa menulis. Masih banyak yang baru belajar, baru memulai. Tapi simpul-simpul literasi ini punya semangat tinggi. Semangat mengajak dan menginspirasi. Semangat membangun peradaban menulis.

Makanya, konten-konten Jurnaba.co tidak melulu berita. Sebagian essai. Sebagian lagi sekadar tumpahan rasa dalam Cecurhatan.

Jurnalisme perspektif yang dikembangkan Jurnaba.co berfokus pada pengembangan potensi-potensi lokal. Mempromosikan potensi daerah sebagai pilar-pilar pembangunan masyarakat Indonesia. Mulai dari pariwisata, Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), inovasi-inovasi lokal, dan prestasi-prestasi masyarakat yang selama ini belum terkemuka dengan baik.

Nah, untuk tahu lebih jauh tentang falsafah Jurnaba.co dan proses kelahirannya, silakan baca cerita Sesepuh dari squad kami, Pak De Wahyu Rizkiawan dalam tautan ini.