Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Uniknya Kuliner Tahu Gimbal Khas Semarang

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
15/08/2019
in Destinasi

Semarang punya kekayaan kuliner yang beragam. Aneka jenis kuliner unik bisa ditemui di Kota yang berjuluk Atlas City ini. Satu di antara sekian banyak kuliner unik di Semarang adalah tahu gimbal. Seperti apa cita rasa dari tahu gimbal khas Semarang ya Nabs? Yuk kita cari tahu bersama.

Salah satu hal yang kerap dilakukan ketika berwisata ke luar kota adalah wisata kuliner. Mencicipi kuliner khas dari kota yang kita datangi adalah sesuatu yang menyenangkan dan tentu saja mengenyangkan.

Kota Semarang bisa dijadikan sebagai contoh. Ibukota Provinsi Jawa Tengah ini punya beberapa kuliner khas yang unik dan ikonik. Contohnya adalah tahu gimbal. Penganan dengan saus kacang ini bisa dengan mudah ditemui di berbagai sudut Kota Semarang.

Secara sederhana, tahu gimbal adalah kuliner yang terdiri dari lontong, tahu, kol yang diguyur oleh saus kacang. Sekilas memang mirip gado-gado atau ketoprak. Namun ada sebuah pembeda. Yakni tambahan gorengan udang.

Gorengan berisi udang yang sekilas mirip rempeyek tersebut menjadi ciri khas utama tahu gimbal. Udang yang digoreng bersama dengan tepung dipotong kecil-kecil dan jadi toping pelengkap tahu gimbal.

Selain itu, sambal kacang yang digunakan juga lebih encer. Ini berbeda dengan masakan Jawa Timur yang juga menggunakan bumbu sambal kacang. Di Jawa Timur atau Bojonegoro misalnya, sambal kacang lebih kental.

Satu dari sekian banyak penjual tahu gimbal di Semarang adalah Triyono. Ia menjual tahu gimbal di lapak sederhana miliknya di Jalan Layur, Semarang Utara. Meski menjual beberapa menu lain, tahu gimbal buatannya tetap jadi yang paling banyak dicari pembeli.

Dalam satu suap, kita bisa merasakan beberapa sensasi sekaligus. Kelembutan lontong dan tahu, berpadu dengan kerenyahan gorengan udang. Semuanya kemudian disempurnakan dengan guyuran sambal kacang yang gurih dan pedas.

Menurut Triyono, tahu gimbal hampir mirip dengan tahu tek Surabaya. Hal yang membedakan terletak pada tambahan gorengan udang.

“Tahu gimbal mirip dengan tahu tek Surabaya. Sama-sama pakai sambel kacang dan petis. Bedanya ada di tambahan gorengan udang yang sudah ciri khas tahu gimbal,” ungkap pria kelahiran Purwodadi tersebut.

Masih menurut Triyono, petis yang digunakan dalam tahu gimbal buatannya juga tak terlalu dominan. Ini kembali berbeda dengan tahu tek khas Jawa Timur yang cita rasa petisnya sangat kuat. Dalam tahu gimbal, petis hanya jadi pelengkap.

Di Semarang, tahu gimbal biasa dinikmati untuk makan sore atau malam. Entah sebagai kudapan ringan atau jatah makan malam. Seperti Triyono yang berjualan mulai pukul 17:00 WIB hingga sekitar pukul 22:00 WIB. Seporsi tahu gimbal Triyono dibanderol dengan harga Rp 10 ribu. Cukup terjangkau kan Nabs?

Jika berkesempatan untuk plesiran ke Semarang, sempatkan waktu untuk menjajal kenikmatan tahu gimbal. Cita rasa unik nan otentik siap menggetarkan lidah dan mulut Nabsky sekalian.

Tags: Kuliner SemarangTahu GimbalTahu Gimbal Semarang
Previous Post

Bojonegoro FC Siap Bertarung di Piala Soeratin Jawa Timur 2019

Next Post

Marshall McLuhan dan Pengaruh Perkembangan Teknologi Komunikasi

BERITA MENARIK LAINNYA

Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko
Destinasi

Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko

21/07/2026
Mengunjungi Janjang, Saksi Lahirnya Industri Minyak Bumi di Blora dan Bojonegoro
Destinasi

Mengunjungi Janjang, Saksi Lahirnya Industri Minyak Bumi di Blora dan Bojonegoro

30/05/2026
Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol
Destinasi

Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol

09/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pemain Bintang dan Sebuah Kepemimpinan

Pemain Bintang dan Sebuah Kepemimpinan

28/07/2026
Ketika Barat Sudah Tak Menjadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

Ketika Barat Sudah Tak Menjadi Hakim Utama Ilmu Sejarah

27/07/2026
Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

Rampungkan Peta Mitigasi Longsor, Mahasiswa KKN Unigoro Buat Data Rujukan untuk Desa

26/07/2026
Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

Rahang Purba dari Jetak: Ketika Bengawan Kembali Membuka Ingatannya

26/07/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: