Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Wisata Air Terjun Kedung Peti yang Menawan

Bakti Suryo by Bakti Suryo
23/12/2018
in Destinasi
Wisata Air Terjun Kedung Peti yang Menawan

Wisata alam air terjun Kedung Peti, kecamatan Malo, Bojonegoro.

Air terjun Kedung Peti bisa menjadi pilihan destinasi wisata alam di Bojonegoro. Wisata alam yang berada di kecamatan Malo, Bojonegoro ini menyimpan banyak sekali keindahan.

Bojonegoro memang menyimpan berbagai pesona alam. Salah satunya adalah air terjun Kedung Peti. Air terjun ini termasuk destinasi wisata alam yang cukup spesial. Sebab, tergolong masih perawan.

Kecamatan Malo selama ini dikenal sebagai penghasil gerabah berkualitas. Bahkan, ada wisata edukasi gerabah yang berkembang pesat di Malo. Namun, belum banyak yang tahu jika Malo juga memiliki destinasi wisata alam yang indah.

Air terjun Kedung Peti berlokasi di Dusun Gaplok, Desa Ketileng, Kecamatan Malo. Masih jarang orang mengunjungi tempat ini. Alasannya, jarak cukup jauh dari pusat kota.

Setelah melewati jembatan Malo, pengunjung perlu mblusuk ke kawasan hutan di Desa Ketileng.

Meski lokasinya berada di dalam area hutan, justru itu yang membikin perjalanan semakin menarik. Pemandangan yang disuguhkan begitu indah. Suasana alam yang teduh dan segar begitu memanjakan mata.

Dari pedesaan, butuh jarak tempuh hampir 2 km untuk sampai ke lokasi air terjun Kedung Peti.

Mendekati kawasan air terjun, pengunjung akan menjumpai sungai. Sungai ini lah yang menjadi acuan sampai di air terjun Kedung Peti. Pengunjung perlu menelusuri aliran sungai. Arah ke air terjun ini berlawanan dengan aliran sungai.

Air yang mengalir di Kedung Peti berasal dari sungai berada di atasnya. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 20 meter. Bentuk Kedung Peti pun sangat menarik. Tempat ini memiliki 3 tingkat. Setiap tingkatan terbentuk dari batuan berukuran besar.

Mulai dari bagian bawah, terdapat kedung berukuran kecil. Inilah awal dari aliran sungai di bawahnya. Kemudian ada bagian pertama, yaitu batu berukuran besar berbentuk mirip tempurung.

Nabs, pengunjung bisa naik ke atas batu dan menikmati grojokan air yang jatuh. Di atas batu ini terdapat lubang untuk berendam. Lubang ini terbentuk dari cerukan air.

Pada bagian ke dua, terdapat pula batu besar seperti tempurung. Bedanya, di batu ini terdapat celah yang terbelah sebagai aliran air yang jatuh. Jika debit air yang jatuh banyak, air akan mengalir ke seluruh bagian batu ini.

Beberapa pengunjung terlihat menikmati keindahan Air Terjun Kedung Peti, Bojonegoro.

Pemandangan air yang jatuh menyerupai tirai yang menari-nari. Pengunjung bisa naik ke tingkat ke dua. Namun, demi alasan keselamatan, sebaiknya tidak perlu. Sebab, jatuh dari ketinggian lebih berbahaya daripada jatuh cinta.

Pada tingkat ke tiga, yang paling atas, berbentuk seperti dinding penuh dengan tanaman. Kondisi tersebut membuat pemandangan air terjun begitu eksotis. Kesegaran air tidak hanya dapat dinikmati oleh tubuh, melainkan juga mata.

Keperawanan alam yang begitu kental sangat terasa. Tempat yang bagus untuk melepas penat dan kesuraman hidup.

Nabs, karena letaknya berada di tengah kawasan hutan, pengunjung perlu menjaga kebersihan lho ya. Bagi Nabsky yang ingin berkunjung ke sana, disarankan membawa kantong plastik sebagai tempat sampah.

Jangan buang sampah sembarangan ya, Nabs. Ini tidak hanya berlaku di Air Terjun Kedung Peti saja. Di mana pun kita berkunjung, kita harus menjaga kebersihan.

Kalau bingung mau liburan ke mana, Air Terjun Kedung Peti ini bisa menjadi pilihan Nabsky sekalian. Selain menyuguhkan panorama alam yang memukau, suasana di area ini juga masih sangat asri. Sehingga, Kedung Peti layak menjadi tempat untuk rekreasi dan relaksasi.

Tags: Kedung PetiWisata Alam BojonegoroWisata Bojonegoro
Previous Post

Kopi, Cokelat dan Serangan yang Mema(s)tikan

Next Post

Petanque, Olahraga asal Perancis yang Berkembang di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko
Destinasi

Menyusuri Jejak Alam: Mahasiswa KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Soko

21/07/2026
Mengunjungi Janjang, Saksi Lahirnya Industri Minyak Bumi di Blora dan Bojonegoro
Destinasi

Mengunjungi Janjang, Saksi Lahirnya Industri Minyak Bumi di Blora dan Bojonegoro

30/05/2026
Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol
Destinasi

Mesquita De La M-30: Masjid dan Pusat Budaya Islam di Madrid Spanyol

09/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Quo Vadis NU Pasca Muktamar ke-35, Membaca Nahdlatul Ulama Hari Ini

Quo Vadis NU Pasca Muktamar ke-35, Membaca Nahdlatul Ulama Hari Ini

23/08/2026
Reformasi, Konstitusi, dan Kampus yang Terlalu Percaya Diri

Reformasi, Konstitusi, dan Kampus yang Terlalu Percaya Diri

22/08/2026
PMII Bojonegoro Soroti Kelangkaan Sapi Siap Potong

PMII Bojonegoro Soroti Kelangkaan Sapi Siap Potong

21/08/2026
Ketika MBG Berhitung Cuan, Hak Perempuan Menanti Perhatian

Ketika MBG Berhitung Cuan, Hak Perempuan Menanti Perhatian

20/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: