Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Yang Tak Butuh Dipandang Mata dan Tak Perlu Didengar Telinga

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
20/12/2023
in JURNAKULTURA
Yang Tak Butuh Dipandang Mata dan Tak Perlu Didengar Telinga

Kepercayaan itu mahal karena kepelcayaan itu mahar. Ia tak butuh dipandang mata dan tak perlu didengar telinga. Bahkan, ia tak butuh diraba sensor kulit perasa. Ia hanya butuh dipelajari dan terus dicoba.

Itu alasan kenapa materi bisa didapat dari kepercayaan. Sedang kepercayaan tidak bisa didapat dari materi. Besarnya materi tak sebanding dengan sederhananya kepercayaan.

Nabs, materi yang hilang bisa dicari lagi. Tapi kepercayaan yang hilang, butuh waktu cukup lama untuk bisa terobati. Rasa percaya adalah eksistensi atau mati. Kau akan tetap hidup di muka bumi selama masih ada yang percaya padamu.

Mereka yang memberikan kepercayaan padamu, adalah orang yang menyerahkan separuh hartanya untuk dirimu. Itu alasan kenapa tidak ada hartameter yang mampu mengukur seberapa besar kepercayaan orang lain padamu.

Dunia ini sangat sempit. Percayalah, teramat sempit jika kau sering mengecewakan kepercayaan orang lain. Dan dunia ini, terlampau lebar jika kau, setidak-tidaknya, mampu menjaga kepercayaan itu.

Kepercayaan adalah percaya dan perayaan. Merayakan rasa percaya. Rasa percaya itu sunyi. Tak berbentuk. Dan tak berlokasi. Tapi ketika ia sudah mendapatkan tempat, ia akan tumbuh dan hidup. Bahkan, tak segan justru menghidupi.

Percaya adalah percik cahaya. Penyuluh di tengah gelapnya ketidakpercayaan. Saat ada orang yang mempercayaimu, itu menunjukkan betapa bercahaya dan berartinya dirimu. Betapa kamu mampu memberi sesuatu yang berarti pada orang lain.

Cinta dibangun dari rasa percaya. Tanpa rasa percaya, mustahil cinta bisa hadir dalam hidup. Itu alasan musuh besar rasa cinta adalah kekhawatiran. Sebab kekhawatiran adalah lawan dari kepercayaan.

Jangan Berhenti Belajar

Semua orang di dunia ini pasti pernah menyalahi kepercayaan. Tapi bukan berarti sesuatu yang salah tidak bisa disembuhkan. Semua bisa disembuhkan. Semua bisa diobati. Tidak ada kesalahan yang sempurna, layaknya tidak ada kebenaran yang sempurna.

Kebenaran lahir dari kesalahan-kesalahan. Tanpa kesalahan, kita tidak akan tahu mana yang benar dan mana yang salah. Salah diperlukan untuk menemukan kebenaran. Tidak pernah ada kebenaran tanpa hadirnya kesalahan.

Asal tidak berhenti belajar. Tidak berhenti mencari. Dan tidak berhenti pada apa yang sudah terjadi, percayalah, kepercayaan yang tercabik pun bisa disulam kembali. Dirajut kembali. Disembuhkan kembali.

Belajar dipercaya adalah bagian dari belajar dicinta. Sebab mustahil mencinta tanpa memercaya. Percaya dan cinta tidak lahir secara ujug-ujug. Ia melalui tahapan dan proses. Melintasi ujian dan berbagai macam tes.

Tapi kelak, ketika mereka sudah percaya padamu, tak butuh memandangmu. Sekaligus tak butuh mendengar perkataan orang lain tentang dirimu. Sebab mereka sudah kadung percaya. Sudah kadung memercaya.

 

Januari, 2019

Tags: CecurhatancintaKepercayaan
Previous Post

Ini 7 Ciri Kamu Sedang Bahagia, Diagnosa Yuk!

Next Post

Musik dan Pengaruh bagi Pemahaman Hidup Kita

BERITA MENARIK LAINNYA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional
JURNAKULTURA

Skateboard Bojonegoro Makin Diminati, Anggota Komunitas Bertambah Usai Kejuaraan Nasional

06/09/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia
JURNAKULTURA

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez
JURNAKULTURA

Ketika Kekuasaan Kehilangan Akal Sehat, Membaca Novel Garcia Marquez

25/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

12/09/2026
Cegah Pencemaran Bengawan, Warga Bedahan Gayam Gelar Aksi Jaga Bumi 

Cegah Pencemaran Bengawan, Warga Bedahan Gayam Gelar Aksi Jaga Bumi 

11/09/2026
Para Cendekiawan di Dapur Kekuasaan

Para Cendekiawan di Dapur Kekuasaan

10/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: