Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Urgensi dan Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Emosi Anak

Aliyatul Musyafaah by Aliyatul Musyafaah
24/04/2022
in Cecurhatan
Urgensi dan Dampak Pola Asuh Orang Tua Terhadap Emosi Anak

Pengasuhan yang tidak baik akan menurunkan perkembangan sosial anak yang tidak baik pula.

Pola asuh orang tua pada anak mencakup pemberian rangsangan fisik, mental, emosional, moral, maupun sosial yang akan mendorong tumbuh kembang anak secara optimal. Gaya pengasuhan terhadap anaknya, akan mempengaruhi pada perkembangan sosial dan kepribadian anak.

Gaya pengasuhan yang tidak baik akan menurunkan perkembangan sosial anak yang tidak baik pula. Pola asuh orang tua berarti kebiasaan orang tua, ayah dan ibu dalam memimpin, mengasuh dan membimbing anak. Mengasuh dalam arti menjaga dengan cara merawat dan mendidiknya.

Membimbing dengan cara membentu, melatih, dan sebagainya. Kualitas dan intensitas pola asuh orang tua bervariasi dalam mempengaruhi sikap dan mengarahkan perilaku anak.

Karena itu, artikel ini akan membahas masalah yang berkaitan dengan pola asuh orang tua dan perkembangan emosional anak. Tujuan artikel ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang pola asuh orang tua terhadap perkembangan emosional anak, Sehingga menimbulkan keinginan untuk mencari atau meningkatkan implementasi pola asuh orang tua terhadap perkembanngan emosioal anak bagi orang tua.

Setiap orang tua memiliki cara tersendiri untuk membesarkan anaknya, termasuk menentukan pola asuh yang tepat. Banyak dari orang tua tidak menyadari jika pola asuh yang disusunnya tidak sesuai dengan kemampuan dan emosional anak, khawatirnya pola asuh yang diterapkan orang tua akan menjadikan anak untuk lebih tertutup dan emosional tinggi dengan suatu hal yang berlebihan.

Sering kali orang tua abai dengan apa yang sedang dirasakan anak dan emosionalnya, tidak jarang anak melampiaskan emosi anak pada gadget, entah dengan bermain game online, menonton youtube, dan tidak jarang anak bersosial media.

Maka pentingnya  perhatian penuh dalam mengasuh anak, agar anak dan orang tua mampu berinteraksi penuh dalam proses tumbuh kembangnya.

Seperti kasus di Desa Bumiayu, pada (21/03/2022), ada anak yang masih duduk di kelas lima Madrasah Ibtidaiyah yang membolos sekolah karena tergiur untuk bermain game online dan datang ke rumah wifi.

Setelah guru sadar bahwa siswa itu tidak hadir dikelas, guru segera menghubungi orang tua anak siswa tersebut dan menanyakan apakah dia berangkat ke sekolah. Dan ternyata pagi tadi siswa tersebut izin untuk berangkat sekolah, setelah penyelidikan para ibu bapak guru, dia berada di rumah wifi sekitar sekolah untuk mengaktifkan game onlinenya tersebut.

Dalam kasus ini, kita tidak bisa sepenuhnya menyalahkan anak, bisa jadi ada hal yang melatar belakangi itu semua, karena dilihat dari segi keluarga dia kurang kasih sayang dan perhatian dari kedua orang tuanya.

“Perlakuan orang tua terhadap anak memberikan kontribusi yang besar sekali terhadap kompetensi sosial, emosi, dan kemampuan kecerdasan atau intelektual anak” .

Casmini yang dikutip Palupi (2007:3), menyebutkan bahwa: “Pola asuh sendiri memiliki definisi bagaimana orang tua memperlakukan anak, mendidik, membimbing, dan mendisiplinkan serta melindungi anak dalam mencapai proses pendewasaan, hingga kepada upaya pembentukan norma-norma yang diharapkan oleh masyarakat pada umumnya”.

Karena pola asuh orang tua sangatlah penting dalam pembentukan tingkah laku dan kecerdasan anak. Maka perlu sama-sama memiliki kesadaran untuk menjalankan pola asuh yang diterapkan.

Saran penulis pada kasus ini, bagi orang tua terapkanlah pola asuh otoritatif. Pola asuh yang ideal dalam mengembangkan kecerdasan emosi anaka adalah pola asuh otoritatif, yaitu pola asuh yang tidak hanya memberikan tuntutan (demandingness) yang tinggi tetapi juga tanggapan (responsiveness) yang tinggi terhadap anak.

Pola asuh otoritatif yaitu jenis pengasuhan yang cenderung tegas akan tetapi bersikap hangat dan penuh perhatian, tidak hanya memberikan tuntutan, namun juga tetap memperhatikan dan menerima kemampuan anak.

Berdasarkan beberapa hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh otoritatif merupakan pola asuh yang ideal dan memiliki pengaruh yang signifikan untuk meningkatkan kecerdasan emosi anak.

* Penulis adalah Mahasiswi Prodi PAI UNUGIRI Bojonegoro.

Tags: KeluargaPengasuhan anak
Previous Post

Keistimewaan Malam Lailatul Qadar yang Harus Kau Tahu 

Next Post

Baik Buruk Pembelajaran Jarak Jauh di Masa Pandemi

BERITA MENARIK LAINNYA

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor
Cecurhatan

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor

15/10/2026
Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis
Cecurhatan

Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

12/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026
Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

17/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: