Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Jelang Debat Publik, Paslon Teguh-Farida Ingin Ubah Format

Romana Salikha by Romana Salikha
18/10/2024
in Peristiwa
Jelang Debat Publik, Paslon Teguh-Farida Ingin Ubah Format

Rapat Koordinasi di KPU (17/10)

Debat calon bupati Bojonegoro sesi pertama bakal dilaksanakan pada Sabtu (19/10). Namun, jelang pelaksanaan debat, pasangan cabup dan cawabup Teguh – Farida (Paslon 01) berupaya ubah format debat. Padahal, format itu telah disepakati semua pihak dalam Berita Acara tertanggal (24/9).

Sesuai hasil rapat koordinasi dilaksanakan KPU Bojonegoro pada 24 September, dan termuat dalam berita acara hasil rapat koordinasi No. 312/PL.02.04-BA/3522/2024, ditandatangani oleh Komisioner KPUD Bojonegoro, Ketua Bawaslu Bojonegoro, dan seluruh perwakilan pasangan calon, menyepakati debat publik akan dilaksanakan 3 (tiga) kali, dengan mekanisme sebagai berikut:

1. Debat Publik pertama akan melibatkan Calon Wakil Bupati Bojonegoro dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024;
2. Debat Publik kedua akan melibatkan calon Bupati Bojonegoro dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024;
3. Debat Publik ketiga akan melibatkan calon Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro dalam Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Adapun pelaksanaan debat publik akan dilaksanakan pada :
1. Debat Publik pertama akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal 19 Oktober 2024;
2. Debat Publik kedua akan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 1 November 2024;
3. Debat Publik ketiga akan dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 13 November 2024.

“Namun menjelang hari H debat, tiba-tiba Paslon Teguh-Farida minta format diubah” Kata Ahmad Supriyanto, Tim Pemenangan Paslon Wahono Nurul (18/10).

Ahmad Supriyanto menjelaskan, Kamis (17/10), pinknya mendapat undangan dari KPU untuk melakukan rapat. Dalam rapat itu, intinya, pihak Paslon Teguh-Farida ingin mengubah format debat yang sudah disepakati sebelumnya. Menurut dia, ini tidak etis. Sebab, aturan debat sudah disepakati dalam berita acara sebulan sebelumnya.

Ahmad Supriyanto, Tim Paslon 02

“Paslon 01 (Teguh-Farida) ingin mengubah poin pertama, yaitu debat Wakil Bupati” Kata Politisi Partai Golkar tersebut.

Lebih jauh Supriyanto menjelaskan, ada indikasi cawabup 01 (Farida) tidak siap melakukan debat publik. Sehingga, pihak Paslon 01 ingin mengubah format. Dari sebelumnya debat Cawabup, ingin diganti menjadi debat Cabup dan Cawabup. Padahal, sebulan sebelumnya, sudah disepakati lewat berita acara dan ditandatangani semua pihak.

“Berita acara itu sudah ditandatangani KPU, Bawaslu, dan narahubung masing-masing Paslon. Tapi tiba-tiba formatnya ingin diubah” Tegas Supriyanto.

Supriyanto menambahkan, karena Berita Acara adalah produk hukum, harusnya penanganan (pengubahan format) dilakukan pada ranah sengketa. Bukan pada ranah rapat koordinasi. Karena itu, pihaknya menyayangkan pengubahan fotmat pelaksanaan debat itu.

“Sesuai Berita Acara, debat pertama (Sabtu) ini harusnya hanya dihadiri Cawabup, tapi pihak Paslon Teguh-Farida ingin mengubahnya” Ucap Supriyanto.

Sementara Tim Pemenangan Paslon Teguh-Farida, Donny Bayu Setyawan mengemukakan, debat publik calon bupati dan wakil bupati adalah untuk menyampaikan visi dan misi dari masing-masing pasangan calon. Yang mana pasangan calon bupati dan wakil bupati menyusun visi misi bersama.

Donny Bayu, Tim Pemenangan 01

“Bahkan saat sudah berhasil juga dilakukan secara bersama,” terang Politikus PDI Perjuangan itu.

Donny juga menyatakan, jika debat dilakukan melalui mekanisme antar Cawabup dengan Cawabup, antar Cabup dengan Cabup, maka tidak nyambung dengan substansi. Bahkan, kata dia, di keputusan KPU yang mengatur tentang itu, debat itu (antar) pasangan calon.

Maka, lanjut Donny, ketika kemudian KPU membuat kesepakatan debat dibatasi antar Cawabup dengan Cawabup, Cabup dengan Cabup, artinya ada sesuatu yang dilanggar.

“Tapi kami tidak ingin substansi itu, yang kita inginkan substansi visi misi bisa sampai ke masyarakat,” tandas Donny.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Bojonegoro, Robby Adi Perwira, mengatakan, rapat ini digelar sebab ada salah satu tim calon yang meminta untuk rapat koordinasi ulang. Dalam hal ini pihaknya sebagai penyelenggara pemilu hanya sebagai fasilitator antara kedua kontestan calon bupati dan wabup.

Robby Adi Perwira, Ketua KPU Bojonegoro

“Kami tidak ingin saling merugikan terhadap kedua paslon dalam debat perdana tersebut,” katanya dikonfirmasi.

Dijelaskan, bahwa substansi dari debat publik calon bupati dan wakil bupati yakni untuk menyampaikan visi dan misi dari masing-masing calon. Oleh sebab itu debat terbuka antara paslon bupati dan wabup diselenggarakan. Namun, rapat koordinasi yang telah berlangsung sejak (17/10) ini, belum mendapat keputusan dari kedua belah pihak sehingga bakal dilanjut hari ini, Jum’at (18/10/2024).

Tags: KPU BojonegoroSetyo WahonoTeguh Farida
Previous Post

Warga Bojonegoro Hasilkan Puluhan Juta Rupiah Berkat Ternak Kambing Perah 

Next Post

Prof. A.J. Arberry dan Keindahan Ilmu

BERITA MENARIK LAINNYA

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349
Peristiwa

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang
Peristiwa

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro
Peristiwa

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026

Anyar Nabs

Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten

Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten

21/10/2026
Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: