Kabar baik bagi masyarakat Bojonegoro kembali datang dari dunia olahraga. Satu atlet Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Bojonegoro yang bernama Refita Khoirisalma, mampu dapatkan medali emas pada Kejurprov Percasi Jatim 2019.
Pada Kejurprov dihelat di GOR Lembupeteng Tulungagung selama 4 hari (13-16/6/2019) tersebut, Refita mampu torehkan catatan positif. Di kejuaraan tersebut, Refita sukses meraih medali emas bagi kontingen Bojonegoro.
Sektretaris Percasi Bojonegoro, Sunaryo mengungkapkan rasa bangganya terhadap pencapaian Refita. Hasil yang diraih oleh Refita diyakini bakal menginspirasi atlet lainnya untuk menorehkan prestasi serupa.
“Sangat bangga dan menginspirasi atlet yang lainnya,” kata Sekretaris Percasi Bojonegoro, Sunaryo pada Jurnaba.co
Sunaryo menjelaskan, siswa kelas VI SDN 1 Sumberrejo tersebut, berlaga di Junior Putri Kelompok D atau kelompok umur 12-13 tahun. Hebatnya, sejak awal pertandingan hingga 6 babak berikutnya, Refita tak dihampiri kekalahan.
“Karena menggunakan sistem catur klasik 7 babak, dan di enam babak sebelumnya Refita belum dihampiri kekalahan, praktis dia hanya butuh hasil seri di laga final,” imbuh Sunaryo.
Benar saja. Di laga final, Refita mampu mengalahkan lawan hanya dengan nilai setengah dari hasil seri (remis). Sebab, lawan Refita, atlet dari Madiun, sempat kalah sekali di 6 babak sebelumnya.
Kepada Jurnaba.co, Sunaryo menceritakan jika sebenarnya, pihaknya menargetkan dua emas. Namun, meski meleset dari target dan hanya mendapat satu emas, pihaknya sudah sangat bersyukur.
“Dari awal kita menargetkan dua emas. Tapi mbleset hanya dapat satu emas,” ungkap Sunaryo.
Dari 24 atlet yang diberangkatkan misalnya, jelas Sunaryo, hampir semua memiliki nilai bagus. Setidaknya di atas 4. Namun, yang bisa bertahan dan juara di final hanya Refita. Tentu saja, itu catatan agar kedepan lebih maksimal.
Dari Kejurprov Percasi 2019 tersebut, Sidoarjo menjadi juara umum karena mendapat 9 emas, disusul Malang dengan 3 emas. Lainnya, termasuk Bojonegoro, hanya 1 emas.
Meski sempat meleset dari target, hasil ini sudah sangat disyukuri Sunaryo. Sebab, sudah mampu membawa pulang emas. Ini catatan positif. Sehingga mampu memicu semangat atlet catur lainnya.
“Tahun depan, Kejurprov dilaksanakan di Sidoarjo. Kita akan siapkan agar mendapatkan hasil yang lebih baik,” pungkas dia.
Nabs, kabar baik ini menunjukkan bahwa Bojonegoro memiliki banyak atlet berprestasi. Tak hanya dalam satu cabang olahraga saja. Melainkan banyak cabang olahraga.








