Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Menjadi Pria dan Beban yang Tidak Sederhana

A Wahyu Rizkiawan by A Wahyu Rizkiawan
05/11/2020
in Cecurhatan
Menjadi Pria dan Beban yang Tidak Sederhana

Pria tak hanya punya selera, tapi punya beban yang tidak sederhana.

Terlepas ada tidaknya perbedaan secara deskriptif administratif, pria tentu tak sama dengan lelaki muda. Apalagi lelaki remaja. Dilabeli sebagai pria, secara tak langsung bakal dibebani banyak perkara.

Dilansir dari Wikipedia, pria adalah sebutan yang digunakan untuk manusia berjenis kelamin jantan. Pria adalah kata yang umum digunakan untuk menggambarkan laki-laki dewasa.

Ya, pria adalah lelaki dewasa. Sampai pada titik ini, kedewasaan pria tak dijelaskan secara gamblang oleh Wikipedia. Wikipedia jelas kesulitan melakukan itu. Mengingat, indikator kedewasaan amat sulit ditentukan.

Menentukan kedewasaan melalui jumlah usia, tentu hanya akan membikin Wikipedia terlihat kurang cerdas dan bodoh. Sebab, banyak pria berumur yang tak punya kedewasaan dalam bersikap.

Karena itu, kedewasaan pria hanya bisa dirasakan orang-orang terdekat. Orang-orang yang bersinggungan langsung dengan sosok primata jantan tersebut. Dan satu hal yang amat penting: menjadi pria bukan perkara mudah.

Seorang pria akan selalu dihadapkan pada banyak masalah. Mulai dari masalah psikologis, ekonomis, hingga tentu saja, urusan biologis.

Seorang pria yang hidup sendiri dan belum punya pasangan, bakal punya tekanan psikologis untuk mencari-cari pasangan. Tentu saja, itu sebagai bukti sosial bahwa dia memang seorang pria.

Mencari pasangan tentu tak semudah memasang sekrup dan ring baja atau mempertemukan mur dan baut atau memasukkan bagian tubuh ke dalam bagian tubuh manusia lainnya. Tak semudah itu.

Pasangan adalah perkara yang mampu hadir dalam nyata, sunyata, sekaligus angan-angan. Dan sialnya, proses mencarinya pun tak semudah berangan-angan. Itu alasan kenapa ia sulit ditemukan.

Saat pasangan sudah ditemukan, misalnya, masalah pria tak langsung usai begitu saja. Pria punya beban dan tanggung jawab yang tidak sederhana. Seorang pria wajib membahagiakan pasangannya.

Bahagia yang tak sekadar bermakna tipis, tapi berlapis-lapis. Bahagia lahir dan batin. Bahagia psikologis sekaligus biologis. Bahagia teras dan ranjang dan dapur. Untuk memenuhi  itu, tidak mudah. Butuh kekuatan fisik dan mental spiritual, tentu saja.

Sampai di situ, pria masih punya beban memenuhi kebutuhan (ekonomi) pasangannya. Pria yang sudah berpasangan tentu berbeda dengan pria yang masih hidup sendiri.

Ia punya kewajiban berbagi; berbagi nafkah, berbagi waktu, berbagi penghidupan sekaligus berbagi apapun yang berorientasi kebahagiaan. Pria berpasangan sudah barang tentu tak bisa mementingkan diri sendiri.

Di sinilah, barangkali, letak kedewasaan seorang pria diuji: kemampuan berbagi. Dan di titik ini pulalah, sesungguhnya, seorang perempuan bisa menilai seberapa pantas seorang pria cocok dijadikan pasangan.

Pria yang punya bakat berbagi — dalam sejumlah hal seperti disebut di atas — adalah pria yang cocok untuk dijadikan suami, dijadikan pasangan hidup. Indikator ini, tentu fasilitas istimewa seorang perempuan.

Dengan rentetan beban yang seolah tak pernah berhenti seperti itu, sudah sepatutnya menyadarkan kita bahwa pria tak hanya punya selera, tapi juga punya beban yang tidak sederhana.

Tags: kehidupanLelakiPria
Previous Post

Mengenal Karakter Textrovert, Sosok Misterius yang Menyenangkan

Next Post

Story of Kale: Pintu Masuk Hubungan Beracun Itu Bernama Obsesi Berlebihan

BERITA MENARIK LAINNYA

KH Anwar Musaddad, Penyelamat Ribuan Jamaah Haji pada Perang Dunia II
Cecurhatan

KH Anwar Musaddad, Penyelamat Ribuan Jamaah Haji pada Perang Dunia II

28/01/2026
Memilih di Antara Pil Pahit: Demokrasi, Tawa, dan Kandang Bernama Pilihan
Cecurhatan

Memilih di Antara Pil Pahit: Demokrasi, Tawa, dan Kandang Bernama Pilihan

27/01/2026
Ketua DPRD Bojonegoro: Menanam Pohon Harus Jadi Tradisi
Cecurhatan

Ketua DPRD Bojonegoro: Menanam Pohon Harus Jadi Tradisi

25/01/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

KH Anwar Musaddad, Penyelamat Ribuan Jamaah Haji pada Perang Dunia II

KH Anwar Musaddad, Penyelamat Ribuan Jamaah Haji pada Perang Dunia II

28/01/2026
Memilih di Antara Pil Pahit: Demokrasi, Tawa, dan Kandang Bernama Pilihan

Memilih di Antara Pil Pahit: Demokrasi, Tawa, dan Kandang Bernama Pilihan

27/01/2026
Wajah Jalan Pangpol Bojonegoro Mulai Terlihat Ciamik

Wajah Jalan Pangpol Bojonegoro Mulai Terlihat Ciamik

26/01/2026
Ketua DPRD Bojonegoro: Menanam Pohon Harus Jadi Tradisi

Ketua DPRD Bojonegoro: Menanam Pohon Harus Jadi Tradisi

25/01/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: