Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Menjaga Indonesia dari Panic Buying Corona yang Makin Meluas

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
04/03/2020
in Peristiwa
Menjaga Indonesia dari Panic Buying Corona yang Makin Meluas

Panic buying yang terjadi di sejumlah kota di Indonesia menyusul kasus corona di tanah air jadi perhatian khalayak. Pemerintah pun langsung turun tangan untuk mengatasi masalah tersebut.

Secara sederhana, panic buying merupakan tindakan membeli aejunlah produk yang tidak biasa untuk mengantisipasi suatu hal. Panic buying kerap terjadi ketika ada suatu hal yang meresahkan masyarakat. Contohnya ketika ada bencana besar yang mematikan roda ekonomi. Orang-orang yang terdampak akan melakukan pembelian sembako besar-besaran.

Di Indonesia, sempat terjadi panic buying besar-besaran ketika krisis moneter menyerang pada akhir 90-an. Masyarakat menyerbu pusat perbelanjaan untuk membeli aneka bahan pangan yang harganya terus meroket. Saat itu, masyarakat seolah tak mau semakin rugi dan tercekik karena harga sembako makin hari makin mahal.

Ketika dikonfirmasi ada 2 warga Indonesia yang terjangkit virus corona, langsung terjadi panic buying di beberapa kota. Stok masker yang sebenarnya sudah langka jadi makin langka dan sulit ditemukan di pasaran. Ada pula yang memborong hand sanitizer dan tisuue dalam jumlah yang luar biasa banyak.

Ngobrol sama kasir supermarket, nanyain ini pada dibatasin ya, minyak goreng dll, emang pada rusuh belanjanya Mba?

Iya pada borong banyak banget. Untung Ibu datangnya hari ini, kalau kemarin antri banget sampe tutup jam 11. Semua kasir ga ada yang sempet makan Bu.

Kasian 😥 pic.twitter.com/gM2X7NRUJk

— txtfromdianonno (@DianOnno) March 3, 2020

Bahkan yang lebih ekstrem lagi, ada masyarakat yang membeli bahan pangan seperti beras dan mie instan dalam jumlah yang sangat banyak. Pihak supermarket sampai ada yang membatasi jumlah pembelian mie instan. Kejadian seperti ini membuat pemerintah pusat turun tangan.

Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk tetap tenang terkait dengan ketersediaan bahan pangan dan obat-obatan. Sejumlah langkah telah diupayakan untuk meredam kepanikan masyarakat setelah dua warga negara Indonesia dinyatakan positif terjangkit virus corona.

“Masyarakat tidak perlu memborong kebutuhan sehari-hari. Yang justru bikin langka karena pembelian besar-besaran dan tindakan menimbun dan memborong itu sendiri. Pemerintah menjamin ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan yang ada,” kata Presiden di Beranda Istana Merdeka, Jakarta, Selasa, 3 Maret 2020.

Presiden juga telah melakukan komunikasi dan koordinasi dengan sejumlah pihak terkait dan asosiasi ritel untuk memastikan sejumlah barang kebutuhan tetap tersedia di pasaran. Selain itu, distribusi terhadap barang atau logistik juga menjadi perhatian pemerintah dalam upaya menjaga pasokan barang kebutuhan tersebut.

“Saya tadi sudah cek ke Bulog, cek ke Apindo, cek semuanya untuk memberikan jaminan ketersediaan bahan pokok dan obat-obatan,” kata Presiden.

Selain itu, pemerintah mendapati adanya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan momentum saat ini untuk melakukan penimbunan barang dan menjualnya kembali dengan harga yang sangat tinggi. Terkait hal tersebut, Kepala Negara telah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas segala bentuk perbuatan itu.

“Saya juga sudah memerintahkan Kapolri untuk menindak tegas pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan momentum seperti ini dengan menimbun, terutama masker, dan menjualnya kembali dengan harga tinggi. Hati-hati, perlu saya peringatkan,” kata Presiden.

Sebelum makin membesar seperti bola salju, pemerintah memang harus segera mengambil langkah tegas dan signifikan. Sehingga, panic buying akibat serangan virus corona tak terjadi di Indonesia.

Tags: CoronaPanic Buying
Previous Post

Mencegah Serangan Corona dengan Ramuan Jahe dan Temulawak

Next Post

Minum Kopi Sebelum Berolahraga, Kenapa Tidak?

BERITA MENARIK LAINNYA

Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat
Peristiwa

Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

16/10/2026
Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya
Peristiwa

Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya

16/10/2026
Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung
Peristiwa

Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung

15/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

17/10/2026
Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

16/10/2026
Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya

Kedung Lantung Diresmikan: Merayakan Warisan Bumi, Menghidupkan Budaya

16/10/2026
Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung

Camping Ground dan Sarasehan Budaya Ramaikan Festival Lantung

15/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: