Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Nasi Kuning dan Makna Tersembunyi di Baliknya

Nofia Liza Romandhoni by Nofia Liza Romandhoni
11/03/2023
in JURNAKULTURA
Nasi Kuning dan Makna Tersembunyi di Baliknya

Nasi kuning bukan sekadar makanan biasa. Sebab, ada filosofi besar di baliknya. 

Nasi kuning merupakan salah satu makanan khas Indonesia. Makanan ini terkenal dengan rasa gurih yang membuat penikmat makanan ini ketagihan loh nabs.

Nasi kuning berasal dari Pulau Jawa. Makanan ini identik biasanya digunakan acara tumpengan.

Warna kuning dalam nasi kuning memiliki makna yang melambangkan Gunung Emas. Artinya memiliki kekayaan dan kemakmuran.

Oleh karena itu, nasi kuning kerap disajikan pada acara syukuran, perayaan ulang tahun, pernikahan, dan lain sebagainya.

Pada masyarakat Pulau Bali warna kuning salah satu dari warna yang diyakini keramat. Masyarakat Bali menyajikan Nasi kuning digunakan untuk sesajen pada Hari Raya Banyu Pinaruh , Hari Kuningan dan perayaan lainnya.

Ternyata lauk pauk pendamping nasi kuning memiliki makna looh. Lauk telur diartikan bahwa permulaan sebuah kehidupan, sayur urap menandakan hidup itu harus menerangi satu sama lain, kacang panjang pun diartikan sebagai dalam berpikir harus jauh kedepan.

Lauk penambah lainnya ada mie kuning atau biasanya juga mie putih sesuai selera. Kemudian ada serunding yang berasal dari parutan kepala yang dibumbui kemudian digoreng hingga kering.

Ada juga kering tempe yang biasanya diolah basah ataupun kering. Lauk pendamping juga biasanya oseng ati pela. Ini makanan enak banget guys.

Warna kuning dari nasi kuning berasal dari kunyit yang diparut kemudian diperas. Selanjutnya proses pembuatannya diawali dengan memilih beras yang putih dan pulen agar menambah cita rasa yang gurih.

Bumbu untuk memasak ada santan, garam, daun salam, daun serai, daun jeruk, dan jahe geprek. Bumbu tadi dimasukan bersama kunyit yang sudah diperas dikukus bersama beras yang telah dicuci. Cara instan dapat juga mengkukus nasi kuning di magic com.

Pemcetakan nasi kuning biasanya dibentuk gunung, seperti tumpeng. Namun,
Zaman sekarang aneka variasi nasi kuning juga banyak nabs. Hal ini karena Perkembangan yang semakin maju. Mulai kaya picture mimin itu nabs.

Olahan yang sekarang bentuk nasi kuningnya bervariasi biasanya fokus pada anak kecil yang susah makan jadi dibentuk kaya kelinci gitu. Jangan khawatir rasanya nabs. Tetap rasa nasi kuning kok.

Sekarang banyak warung pinggir jalan menyediakan makanan ini. Jadi buat Nabs jangan khawatir jika lagi malas membuat disarankan membeli aja. Harganya mulai 3 ribu rupiah loh nabs tergantung kota tempat membelinya ya

Makanan nasi kuning biasanya di sekitar tempat tinggal mimin dibuat sarapan. Harganya yang terjangkau juga enak banget. Jadi yang belum pernah cobain olahan nasi kuning, buruan nabs.

Jangan lupa cintai produk lokal, apalagi makanannya yang beragam dengan rempah-rempah yang memberikan cirikhas pada makanan produk Indonesia. Salam Indonesia.

Tags: Filosofi Nasi KuningKuliner IndonesiaMakin Tahu IndonesiaMakintahuindonesia
Previous Post

Manuskrip Kasiman, Fakta Sahih Besarnya Peradaban Islam di Bojonegoro

Next Post

Piala Rektor Unugiri: Tingkatkan Jiwa Sportivitas, Pererat Jalin Persaudaraan

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor

Kenapa Kita Manut Sama Apa Saja: Dari Jurnal Tier Atas Sampai Jebakan Nalar Impor

15/10/2026
TPS3R Sudu Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

TPS3R Sudu Bojonegoro Matangkan Sistem Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

14/10/2026
Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

12/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: