Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Peran Sejarah Budaya dalam Kemajuan Pembangunan Bojonegoro

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
10/10/2024
in Peristiwa
Peran Sejarah Budaya dalam Kemajuan Pembangunan Bojonegoro

Diskusi Ilmiah Sejarah Budaya Bojonegoro

Meningkatnya iklim studi literatur akan Sejarah Bojonegoro, melahirkan diskusi ilmiah bertajuk Peran Sejarah Budaya bagi Pembangunan Bojonegoro. Diskusi dihelat di Kampus Unugiri Bojonegoro pada (10/10/2024) itu, berjalan gayeng dan solutif.

Diskusi ilmiah ini berfokus pada paradigma Cultural History (sejarah kebudayaan), bukan Political History (sejarah politis). Sehingga, lebih fokus pada fakta kejayaan Bojonegoro berbasis prasasti abad 10 dan 11 M. Tidak membahas dongeng peperangan yang baru dibuat pada abad 19 M.

Bojonegoro disinggung dalam Prasasti Sangguran dan Prasasti Pucangan. Selain itu, banyak pula prasaati era Medang Kuno (abad 10 M) ditemukan di Bojonegoro. Di antaranya; Prasasti Sumberarum, Prasasti Tapaan, Prasasti Pelem, Prasasti Ngrejeng, Prasasti Kedaton, Prasasti Batu Gilang, hingga Prasasti Cancung.

Diskusi Ilmiah Sejarah Budaya Bojonegoro

Itu belum termasuk prasasti zaman Singashari dan Majapahit seperti; Prasasti Maribong, Prasasti Adan-adan, Prasasti Sekar, hingga Prasasti Pamintihan. Sayangnya, kajian dan studi arkeologis akan keberadaan prasasti-prasasti penting itu sangat minim di Bojonegoro.

Kepala Disbudpar Bojonegoro, Budiyanto mengatakan, diskusi Ilmiah ini punya nilai edukatif terhadap generasi muda. Khususnya tentang sejarah dan budaya sendiri. Sehingga memicu pemikiran kritis dan ilmiah untuk selalu menggali jati diri daerahnya. Diskusi ini, menurut dia, juga bernilai inspirarif akan kebesaran dan kejayaan Bojonegoro.

“Fakta kejayaan ini menjadi inspirasi untuk meneruskan pembangunan Indonesia dan Bojonegoro” kata Budiyanto.

Totok Supriyanto, sejarawan dari Institut Bumi Budaya mengatakan, atmosfir riset sejarah berbasis literatur di Bojonegoro dan sekitarnya, memang sedang membaik. Terutama penelitian dengan pendekatan Cultural History. Banyak komunitas dan peneliti melakukan kajian dan pembacaan ulang terhadap referensi-referensi sumber primer di Bojonegoro dan sekitarnya.

“Kebudayaan yang terpatri dalam naluri, pikiran, dan tindakan masyarakat Bojonegoro, dalam paradigma Cultural History, sejatinya memiliki DNA, asal-usul, dan nenek moyang yang jelas” ungkap Totok.

Senada dengan itu, Dosen Fisip Unigoro, Ahmad Taufiq mengatakan, kerja-kerja yang dilakukan para peneliti, pemerhati, dan para praktisi sejarah-kebudayaan harus mendapat support dari para stakeholder atau para pemangku kepentingan. Sehingga harus ada kolaborasi dari para pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan, perguruan tinggi,  komunitas, hingga NGO.

Karena itu, menurut dia, harus ada kebijakan publik yang memberikan perlindungan terhadap budaya, perlindungan terhadap sejarah, dan mampu memberi ruang pengembangan terhadap kajian sejarah-budaya di wilayah Bojonegoro.

“Kolaborasi jadi kata kunci penting, untuk menjadikan apa yang kita diskusikan itu sebagai bagian yang bisa memberi sumbangsih positif untuk kemajuan daerah” tegas Taufiq.

Sementara Achmad Satria Utama, Tim Pendata Objek Diduga Cagar Budaya Provinsi Jawa Timur menyebut, diskusi ini menunjukkan betapa kaya dan kompleksnya interaksi antara sejarah dan budaya dalam membentuk Bojonegoro. Untuk memajukan Bojonegoro, diperlukan kolaborasi yang erat antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan.

“Butuh kerjasama banyak pihak untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan potensi sejarah dan budaya yang kita miliki” ungkapnya.

Nanang Fahrudin, akademisi dari Penerbit Nuntera menambahkan, dalam bentangan sejarah, Bojonegoro berada pada posisi strategis. Itu dibuktikan adanya banyak bukti prasasti. Selain itu, Bojonegoro juga terdapat potensi kayu jati yang dikenal punya kualitas cukup baik.

Pada ranah inilah, menurut Nanang, upaya pengarsipan sejarah sangat diperlukan untuk pengetahuan generasi sekarang dan yang akan datang. Sejarah dan budaya masyarakat Bojonegoro, perlu terus diteliti dan dibukukan untuk bisa dibaca secara luas.

“Komunitas-komunitas pecinta sejarah perlu didorong untuk tumbuh subur, dan berproses memproduksi dan mereproduksi catatan-catatan sejarah. Apalagi sejarah juga memiliki potensi besar di ranah ekonomi, yakni salah satunya ketika bersinggungan dengan pariwisata” pungkas Nanang.

Tags: Diskusi Ilmiah BojonegoroMakin Tahu IndonesiaSejarah Budaya Bojonegoro
Previous Post

Tour de Bojonegoro, Pengembangan Wisata ala Setyo Wahono

Next Post

Diskusi Ilmiah Peran Sejarah dalam Pembangunan Bojonegoro Hasilkan 3 Rekomendasi Penting

BERITA MENARIK LAINNYA

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI
Peristiwa

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

14/08/2026
Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Tebar 10 Ribu Benih Ikan Demi Jaga Ekosistem dan Potensi Perikanan
Peristiwa

Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Tebar 10 Ribu Benih Ikan Demi Jaga Ekosistem dan Potensi Perikanan

11/08/2026
Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata
Peristiwa

Sarasehan Budaya: Membaca Kedung Lantung dari Sejarah, Geologi, dan Wisata

10/08/2026

Anyar Nabs

Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai

Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai

15/08/2026
Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

14/08/2026
Ruang Ambang: Alasan Mengapa Batas Desa, Jembatan, dan Persimpangan Jalan Diangkerkan

Ruang Ambang: Alasan Mengapa Batas Desa, Jembatan, dan Persimpangan Jalan Diangkerkan

13/08/2026
Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Tebar 10 Ribu Benih Ikan Demi Jaga Ekosistem dan Potensi Perikanan

Mahasiswa KKN STIT Muhammadiyah Bojonegoro Tebar 10 Ribu Benih Ikan Demi Jaga Ekosistem dan Potensi Perikanan

11/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: