Tak hanya masker atau hand sanitizer saja yang langka di pasaran akibat penyebaran virus corona. Sekarang alkohol juga jadi barang langka. Alkohol banyak dibeli oleh masyarakat yang ingin membuat hand sanitizer secara mandiri.
Penyebaran virus corona di Indonesia membuat masyarakat semakin meningkatkan kewaspadaan. Salah satu tindak pencegahannya adalah dengan membeli beragam barang perlindungan macam masker dan hand sanitizer.
Sayangnya, stok masker dan hand sanitizer di pasaran terbilang langka. Stok barang-barang tersebut jarang bisa ditemui di apotek, toko obat, bahkan supermarket.
Namun, warga tak kehilangan akal. Untuk menyiasati langkanya hand sanitizer misalnya. Banyak warga yang membuat hand sanitizer secara mandiri. Caranya dengan mencampur alkohol dengan gel aloe vera dan hydrogen peroksida.
Pembuatan hand sanitizer secara mandiri ini sudah sesuai dengan anjuran dari World Health Organization atau WHO. Lewat halaman resminya, WHO membagikan cara atau metode untuk membuat hand sanitizer secara sederhana.
Pembuatan hand sanitizer secara mandiri ini membuat banyak orang yang mencari alkohol. Terjadi peningkatan pembelian alkohol di berbagai apotek.
Salah satu pegawai di salah satu apotek di Bojonegoro, Wildan Faisal mengatakan jika terjadi peningkatan pembelian alkohol. Menurut Wildan, jumlah pembeli alkohol mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
“Jumlah pembeli memang mengalami peningkatan. Dalam sehari bisa sampai 50 orang yang membeli alkohol di tempatnya,” ujar Wildan.
Menurut Wildan, harga alkohol di tempatnya bervariasi. Untuk satu botol ukuran 100 mililiter, dijual dengan harga Rp 5 ribu. Ada pula botol ukuran 300 mililiter yang dijual dengan harga Rp 10 ribu.
Proses pembuatan hand sanitizer tidak semudah yang dibayangkan. Dibutuhkan tingkat ketelitian yang tinggi ketika mencampurkan bahan-bahan untuk menghasilkan hand sanitizer dengan kandungan alkohol yang tepat dan bebas dari kuman.
Salah seorang yang turut membuat hand sanitizer sendiri adalah Nuril Huda. Pemuda asal Kecamatan Dander tersebut berhasil membuat hand sanitizer dengan bantuan temannya yang paham tentang dunia kimia.
“Sebenarnya cukup mudah, karena tinggal mencampur alkohol dengan gel aloe vera sama hydrogen peroksida. Tapi kalau mau aman memang harus minta bantuan orang yang paham,” ujar Nuril.
Seperti kata Nuril, akan lebih baik jika membuat hand sanitizer ini dengan orang yang sudah berpengalaman. Sehingga, hand sanitizer yang dibuat benar-benar bisa bermanfaat bagi kesehatan. Bukan malah menyebabkan iritasi bagi kulit.
Dengan efisiensi serta langkanya produk hand sanitizer di pasaran, tak heran jika banyak masyarakat yang lebih memilih untuk membikin hand sanitizer sendiri. Dengan begitu, ketersediaan hand sanitizer untuk keperluan pribadi maupun keluarga bisa terus terjaga.








