Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kesenian Jaranan dan Daya Magisnya

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
05/05/2020
in Jurnavid

Sebagai kesenian tradisional, Jaranan punya daya magis yang luar biasa. Lewat suguhan pertunjukkan yang unik, Jaranan jadi kesenian yang digemari oleh banyak orang.

Jaranan merupakan kesenian tradisional Jawa. Kesenian ini sangat identik dengan hal-hal mistik. Tak heran jika di tiap pertunjukkannya, selalu ada ritual khusus seperti memanggil roh nenek moyang.

Jika dirunut dari sejarahnya, kesenian Jaranan muncul pada zaman Kerajaan Kediri. Dulunya, jaranan sering ditampilkan di keraton. Kala itu, jaranan merupakan sarana komunikasi antara pihak kerajaan dengan nenek moyang.

Seiring berjalannya waktu, jaranan tak cuma muncul di keraton atau area kerajaan saja. Ia telah menjelma jadi pertunjukkan yang bisa disaksikan oleh masyarakat umum.

Jaranan diiringi oleh suara gamelan yang bertalu-talu. Berpadu dengan bau kemenyan yang menyeruak ke indra penciuman. Membuat suasana pertunjukkan jadi intens dan menegangkan.

Lewat aksi teatrikal menarik ditambah dengan ritual mistis, jaranan dengan mudah jadi tontonan yang digemari oleh masyarakat Indonesia.

Dalam perkembangannya, kesenian jaranan sempat meredup. Itu diakibatkan oleh perisitiwa G30S. Mayoritas kelompok maupun seniman jaranan saat itu memang terafiliasi dengan partai terlarang di Indonesia.

Pelan tapi pasti, kesenian jaranan kembali bangkit. Stigma atau cap buruk perlahan pudar. Jaranan pun kembali diterima sebagai seni tradisional yang bisa dinikmati oleh banyak orang.

Kini, kesenian Jaranan mengalami perkembangan yang sangat pesat. Berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah punya kelompok jaranannya masing-masing.

Tak hanya milik orang tua saja, kelompok kesenian Jaranan zaman sekarang juga banyak diperkuat oleh anak muda. Baik itu laki-laki maupun perempuan. Bukti bahwa kesenian ini benar-benar diterima oleh semua kalangan.

Tags: JarananKesenian Jaranan
Previous Post

Tips Jaga Kesehatan dan Kondisi Tubuh saat Ramadhan Ala Kapten Persibo

Next Post

5 Lagu Religi Anti Mainstream di Berbagai Penjuru Bumi yang Bisa Kamu Putar di Ramadhan Pandemi

BERITA MENARIK LAINNYA

Mengunjungi Kampung Sirkuit Sambiroto Bojonegoro
Jurnavid

Mengunjungi Kampung Sirkuit Sambiroto Bojonegoro

22/08/2020
Melihat Keindahan Tersembunyi dari Sendang Templek Bojonegoro
Jurnavid

Melihat Keindahan Tersembunyi dari Sendang Templek Bojonegoro

23/06/2020
Misteri RSUD Lama Bojonegoro
Jurnavid

Misteri RSUD Lama Bojonegoro

05/06/2020

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Sertijab Direktur Eksekutif LPDS: Tantangan Jurnalisme di Era Digital dan Target Penguatan Kompetensi Pers

Sertijab Direktur Eksekutif LPDS: Tantangan Jurnalisme di Era Digital dan Target Penguatan Kompetensi Pers

21/10/2026
Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten

Industri Pencitraan Pahlawan: Politik Vigilantisme Batman dan Pejabat Ngonten

21/10/2026
Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

Dari Api Abadi hingga Doa Bersama, Merawat Kebersamaan di HJB 349

20/10/2026
Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

Skill Saja Tak Cukup, EMCL Gembleng Etos dan Mental Kerja Para Pelajar dan Mahasiswa Magang

19/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: