Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Ajaib Al Hindi, Catatan Pengembara Arab tentang Negeri Zabag Al Jawi (1)

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
13/10/2024
in Manuskrip
Ajaib Al Hindi, Catatan Pengembara Arab tentang Negeri Zabag Al Jawi (1)

Salinan manuskrip Ajaib al Hind

Sejak abad 9 M, Zabag Al Jawi (Nusantara) sudah sangat masyhur sebagai Negeri Emas. Banyak para penjelajah Arab yang kagum pada Nusantara. Di antara kekaguman itu, terangkum dalam Kitab Ajaib Al Hindi karya Buzurg Syahriar. 

Buzurg bin Syahriyar Al Ramahurmuz merupakan penjelajah dan geografer muslim dari Persia. Ia menulis banyak catatan perjalanan, yang ia kumpulkan dalam kitab berjudul Ajaib Al Hindi. Di antara isinya, deskripsi menarik tentang kebesaran Zabag (Nusantara Jawa).

Ada banyak kitab-kitab kuno yang menceritakan kebesaran Zabag (Pulau Jawa). Kitab-kitab itu ditulis para penjelajah Arab antara abad 9 M sampai 15 M. Di antaranya: Kitab Ajaib Al Hindi, Rihlatus Shirafi, Rihlah Ibn Batutah, Minhaj Fakhir, Al Masalik Wal Mamalik, Futuh al Buldan, hingga Muruj Adz-Dzahab. 

Pada artikel ini, kita fokus pada kitab Ajaib al Hindi. Penulisnya adalah Buzurg bin Syahriar yang hidup sezaman dengan Pangeran Ahmad bin Hilal, Gubernur Oman yang diangkat oleh Khalifah Muqtadir Billah Abbasiyah (908 – 932 M). Catatan Buzurg ditulis antara 899 M hingga 953 M.

Buku Ajaib Al-Hind yang dia tulis, merupakan kumpulan laporan perjalanan para Penjelajah Arab ke sejumlah negara dengan rute utama Samudera Hindia. Buku ini merupakan catatan tertulis yang memotret aktivitas dan kondisi Samudera Hindia (pesisir timur Afrika, India, Nusantara, dan Cina).

Salinan manuskrip Ajaib al Hind

Salah satu manuskrip kitab Ajaib Al Hind karya Buzurg bin Shahriyar ini tersimpan di perpustakaan Hagia Sophia, Istanbul dengan nomor 3306. Selain itu, perpustakaan Markaz Al-Malik Faishal Riyadh, juga menyimpan salinannya dengan nomor 5958 FB.

Deskripsi tentang Jawa 

Jawa (Nusantara) pada abad 7 hingga 13 M dikenal dengan nama Zabag (Waq-waq). Dalam kitab Ajaib Al Hind, digambarkan sejumlah deskripsi tentang tempat fenomenal bernama Zabag. Berikut deskripsi tentang Zabag dalam buku Ajaib Al Hind.

“Suatu ketika beliau telah berlayar melalui dekat Pulau Zabaj. Ada dalam beberapa hari itu beliau telah melalui di antara dua tanduk yang muncul dari dalam laut seperti dua bukit dalam air. Sebaik saja melepasinya, maka kedua tanduk itu tenggelam kedalam laut. Maka beliau mengira bahwa kedua bukit itu adalah sepit ketam yang besar…….” 

“…Telah memberitahuku Abu Muhammad Al-Hasan bin Amru, bahwa mayoritas nakhoda telah memberitahunya bahwa mereka pernah menyediakan kapal untuk berlayar ke Zabaj (Jawa). Dan perjalanan itu membawa mereka ke sebuah kampung Waq-Waq (bagian dari Zabag)…”

“Al-Hasan bin Amru memberitahuku kisah tentang burung di Hind, Zabaj, Qamar, Sanfa, dan beberapa tempat lainnya di sekitar kawasan itu. Ini cerita yang sangat hebat. Bulu burung yang paling besar pernah dilihat sebesar pelepah. Panjangnya lebih kurang dua hasta. Kami mengukurnya dan mendapati bisa diisi air sebanyak sembilan qirbah air.”

“Saudagar Yunus bin Mihran As-Sirafi telah memberitahuku bahwa ia pernah masuk ke Zabaj, katanya: “Aku telah melihat di negeri yang menjadi tempat bersemayam Maharaja, yaitu raja bagi Zabaj, pasar-pasar yang besar sekali begitu banyak tidak terhitung jumlahnya. Aku mengira-ngira jumlah penukar uang di pasar di negeri ini ada sebanyak delapan ratus penukar uang. Jumlah itu tidak termasuk penukar uang yang berselerakan di pasar-pasar. Beliau juga telah menceritakan perkara-perkara berkenaan Pulau Zabaj dari segi pembangunannya serta banyaknya negeri dan penempatan-penempatan didalamnya memang sulit untuk digambarkan.”

Tags: Makin Tahu IndonesiaPeradaban Jawa KunoSeri Zakemsalam JurnabaZabag Nusantara
Previous Post

Setyo Wahono akan Terapkan Pembangunan Berbasis Kenyamanan Lingkungan

Next Post

Cabup Setyo Wahono Gagas Pembangunan Rumah Sakit Tipe A di Bojonegoro

BERITA MENARIK LAINNYA

Voynich Manuscript: Antara Fakta, Hipotesis, dan Misteri yang Belum Berakhir (Bagian V – End)
Manuskrip

Voynich Manuscript: Antara Fakta, Hipotesis, dan Misteri yang Belum Berakhir (Bagian V – End)

28/07/2026
Voynich Manuscript di Era Kecerdasan Buatan: Ketika Mesin Ikut Membaca, tetapi Misteri Tetap Bertahan (Bagian IV)
Manuskrip

Voynich Manuscript di Era Kecerdasan Buatan: Ketika Mesin Ikut Membaca, tetapi Misteri Tetap Bertahan (Bagian IV)

18/07/2026
Noyvich Manuscript: Di Antara Tumbuhan Asing, Rasi Bintang dan Bahasa yang Hilang (Bagian III)
Manuskrip

Noyvich Manuscript: Di Antara Tumbuhan Asing, Rasi Bintang dan Bahasa yang Hilang (Bagian III)

10/07/2026

Anyar Nabs

Spirit Mbah Wahab Hasbullah: Sarekat Islam, Komite Hijaz, dan Refleksi Muktamar Hari Ini

Spirit Mbah Wahab Hasbullah: Sarekat Islam, Komite Hijaz, dan Refleksi Muktamar Hari Ini

05/08/2026
Franz Beckenbauer dan Seni Mengelola Ego di Ruang Ganti

Franz Beckenbauer dan Seni Mengelola Ego di Ruang Ganti

04/08/2026
Mekanisme Kepiting: Merawat Pesisir, Menjaga Keberlanjutan

Mekanisme Kepiting: Merawat Pesisir, Menjaga Keberlanjutan

03/08/2026
Amodei Bersaudara: Kisah di Balik Kelahiran Claude by Anthropic

Amodei Bersaudara: Kisah di Balik Kelahiran Claude by Anthropic

02/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: