Minggu pagi selalu digunakan anak-anak 90-an hingga 2000-an untuk bersantai ditemani film-film kartun. Sejak jam 6 pagi hingga jam 11.30 siang. Namun, momen itu kini tinggal kenangan. Yuk, Nabs, menziarahi momentum film kartun minggu pagi yang telah tiada itu.
Di era 90-an hingga 2000-an awal, berbagai stasiun televisi berlomba-lomba menyajikan kartun-kartun yang menarik bagi anak-anak. Saking banyaknya kartun yang diputar di televisi, anak-anak kecil sampai bingung mau memilih mana yang harus ditonton.
Nabs, masih ingat nggak jadwal bentrok yang membuat kamu bingung memilih kartun apa yang kamu tonton terlebih dahulu. Di mana, iklan adalah sela kamu untuk memindah satu channel ke channel lain. Dan itu fungsi iklan yang patut kita semua syukuri.
Yuk, Nabs, bernostalgia sama film kartun —dengan jadwal bertabrakan— yang kerap bikin kita bingung menentukan film mana dulu yang harus ditonton..
Jam 6.30, Let’s & Go!! RCTI vs Ultraman Tiga Indosiar
Bakusō Kyōdai Let’s & Go!! atau yang lebih dikenal dengan judul Let’s & Go bercerita mengenai Go Seiba dan Retsu, anak kelas 4 SD yang tergabung dalam tim pebalap Mini 4WD.
Di Indonesia, anime ini ditayangkan stasiun televisi RCTI pada 8 September 2002 hingga 18 September 2005 setiap hari Minggu pukul 06.30 WIB sebelum akhirnya digantikan oleh Chouseishin Gransazer.
Anime ini memang sukses. Selain sukses bikin masa kecil kita bahagia, juga sukses menguras kantong orang tua, jujur saja kamu yang pernah nonton serial ini pasti pernah membeli tamiya kan? Hayo? Ngaku!! Weqwew
Sedangkan untuk Ultraman Tiga, film tersebut hadir sejak 1998 di Indonesia. Ultraman memang superhero yang jurusnya itu-itu saja dan kurang gesit dan nggak bisa ngomong. Tapi pas lampu di dadanya mendrip-mendrip, gregetan rasanya.
Gregetan karena si monster sudah waktunya dilaser, eh malah diajak tinju-tinjuan terus. Hee kenapa nggak cepat-cepat dilaser saja sih monsternya woy? Itu lampunya udah nyala woy. Hmm betapa kita sangat mengkhawatirkan Ultraman ya.
Nabs, lampu di dada Ultraman ini, secara istilah disebut sebagai Color Timer. Kegunaannya tak selalu sama di seluruh universe Ultra. Bahkan, ada Ultraman yang tidak pakai lampu ini.
Jam 7.00, Chibi Maruko Chan RCTI vs Detective Conan Indosiar
Chibi Maruko Chan, kartun satu ini bercerita tentang sebuah keluarga yang terdiri ayah, ibu, kakek, kakak dan seorang anak perempuan berumur 9 tahun bernama Maruko.
Setiap episodenya selalu saja ada kejadian lucu dari keluarga Maruko ini. Tapi paling seru kalau sudah bercerita tentang ikatan persaudaraan yang kuat antara Maruko dan kakaknya.
Tingkah dan perilaku Maruko sangat unik dan membikin kita terhibur. Nggak peduli cewek atau cowok, pasti suka Maruko. Masih ingat bentuk rambutnya yang bulat kayak mangkuk bakso kan?
Kalau Detektif Conan beda lagi. Di film ini, kamu akan diajak berpikir keras tiap episodenya. Tentu untuk menebak siapa dalang dari setiap pembunuhan yang terjadi.
Detektif Conan merupakan anak kelas 1 SD yang sebenarnya seorang pemuda bernama Shinichi Kudo yang menyusut karena meminum racun dari musuhnya.
Di film kartun ini, kisah cinta antara Sinichi Kudo dan Ran Mouri juga sering bikin kita baper. Bukan cintanya orang dewasa, tapi cintanya anak-anak yang canggung-canggung eksotis gitu, Nabs.
Jam 7.30, Hamtaro RCTI vs Sailormoon Indosiar
Hal yang paling diingat dari kartun satu ini tentunya adalah soundtrack-nya yang lucu abis. Hamtaro ini merupakan hamster yang dimiliki oleh seorang anak perempuan berumur 10 tahun.
Nah ketika pemiliknya pergi, biasanya Hamtaro juga ikutan keluar berpetualangan bersama teman-temannya yang lain kayak Bijou, Oxnard, Boss, Pashmina dan masih banyak lagi.
Sedangkan Sailormoon, merupakan serial kartun yang dibikin seniman manga Jepang Naoko Takeuchi. Bercerita tentang kepahlawanan lima gadis berkekuatan super dari elemen-elemen alam dan tata surya.
Sailormoon sangat diminati cewek-cewek. Bahkan, banyak teman kita yang cewek suka menirukan karakter dari sailormoon. Kalimat “Dengan kekuatan bulan, aku akan menghukummu..” adalah satu senjata yang dulu sering diucapkan teman-teman kita.
Jam 8.00, Doraemon RCTI vs Inuyasha Indosiar
Kartun satu ini pasti semua pada tahu kan? Doraemon sudah mengudara dari tahun 90-an awal hingga sekarang pun, masih awet nongol di televisi setiap minggu pagi.
Yang bikin kita gak bosen nonton kartun ini, adalah kehadiran alat-alat ajaib yang bisa mengabulkan banyak banyak keinginan kita. Maklum, kita semua adalah Nobita pemalas yang selalu banyak keinginan.
Nah, kalau Inuyasha tentu lebih serius. Berkisah tentang petualangan manusia Han’yō (setengan siluman) bernama Inuyasha yang kerap bertarung melawan monster. Inuyasha mempunyai senjata tessaiga warisan dari ayahnya sehingga sering menang perkelahian.
Yang menghibur, tentu saja, hubungan Inuyasha dan Kagome. Kagome ini perempuan biasa namun kerap ditakuti Inuyasha. Sebab, sehebat-hebatnya Inuyasha, di depan Kagome dia selalu mengalah.
Jam 8.30, The Power Puff Girls RCTI vs Dragon Ball Indosiar
Blossom, Bubbles and Buttercup adalah 3 superhero imut yang diciptakan Profesor Utonium dari ramuan X. Siapa yang menyangka jika dia kemudian menciptakan 3 gadis cilik hebat dengan kekuatan yang luar biasa.
Ketiganya berjuang untuk melindungi kota Townsville dari ancaman alien jahat seperti Mojo Jojo, Gangreen Gang, dan monster-monster menyeramkan. Tapi, serial ini sering kalah prioritas dibanding lawannya yang ada di channel tv sebelah.
Nah, ini nih, Dragon Ball!! semua anak pasti udah tahu kayak gimana ceritanya. Tentang bocah bernama Goku dan seorang gadis muda genius bernama Bulma yang berusaha mengumpulkan 7 bola ajaib.
Dari sanalah, kisah petualangan mereka berdua bikin kita semua kerap berdebar. Sebab, selain selalu menemukan kawan baru, mereka juga dihadapkan lawan-lawan yang kian hari kian sangar.
Jam 9.00, One Piece RCTI vs Ninja Hatori Indosiar
One Piece berkisah tentang sekelompok bajak laut yang dipimpin Monkey D. Luffy. Mereka mencari harta karun legendaris bernama One Piece. Luffy menjadi manusia karet yang memiliki kekuatan memanjangkan tubuh setelah tak sengaja makan buah Gomu Gomu.
Selama perjalanan, Luffy banyak bertemu kawan baru sekaligus musuh yang beragam. One Piece menjadi serial kartun paling awet disukai. Sebab, tak sedikit orang-orang berusia dewasa yang masih mengikuti kisahnya hingga hari ini.
Untuk serial Ninja Hattori. Sama seperti anime pada umumnya. Cerita yang diadaptasi pun diangkat dari serial manga dengan judul serupa. Manga yang dibuat Fujiko Fujio ini, bahka diangkat jadi drama televisi dan permainan.
Berkisah tentang Kenichi yang seorang siswa biasa. Dia berteman dengan Hattori yang bahkan jadi anggota keluarganya. Kisah kian seru karena Kimimaki, seorang Ninja dari Koga dan kucing ninjanya, Kagechio selalu membuat masalah dengan Kenichi.
Jam 11.00, Beyblade RCTI vs Crush Gear Turbo Indosiar
Beyblade adalah serial paling asyik. Sebab, tidak hanya ditonton. Tapi juga bisa langsung dipraktekkan pasca nonton film. Masih ingat nggak, betapa rusuhnya saat kita main Beyblade. Malahan, saya dulu main Beyblade di atas wajan gara-gara gak kebagian tempat wqwew.
Sedangkan Crush Gear Turbo merupakan serial yang tak kalah asyik dibanding Beyblade. Serial ini, konon gabungan antara Tamiya dan Beyblade. Yang saya ingat cuma Garuda Eagle sama Garuda Phoenix.
Gara-gara mainnya sesaat setelah nonton film, kita jadi sering banting-banting mobil kan? Alhasil, mobilnya pun cepat rusak. Serial ini memiliki kesan mendalam. Terlebih jika mainannya masih tersimpan di rumah.
Nabs, itu tadi sejumlah serial kartun yang dulu kerap mewarnai masa kecil kita. Sayang, saat ini film kartun sudah nggak sebanyak dulu. Mungkin karena kini kita terlalu banyak memikirkan kebutuhan hidup. Eh








