Hari ini, tepat 34 tahun yang lalu, lahir seorang bayi di kota Funchal, Madeira, Portugal. Bayi itu lahir dari rahim keluarga yang tengah mengalami kesulitan ekonomi.
Saking miskinnya, keluarga ini sempat berencana membatalkan kelahiran bayi ke-4 nya. Namun, Tuhan berkehendak lain. Dan bayi yang diberi nama Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro ini tetap terlahir ke dunia.
Keterbatasan ekonomi keluarga tak pernah membatasi Ronaldo untuk bermimpi. Mimpinya untuk menjadi seorang pemain sepakbola berawal dari jalanan kota Funchal, tepatnya di Jalan Lombardo.
Di jalan itulah, Ronaldo yang baru berusia 2-3 tahun mulai mengenal sepakbola.
Rasa cinta terhadap sepakbola terus tumbuh dan berkembang dalam diri Ronaldo sejak saat itu. Di dalam kepalanya hanya ada sepakbola. Di manapun ia berada, ia selalu terlihat memegang sebuah bola kaki. Bahkan saat terlelap, ia masih terlihat memeluk bola tersebut.
Di usia 7 tahun, Ronaldo masuk ke sebuah klub amatir Portugal, CF Andorinha, tempat ayahnya bekerja sebagai kit man. Disini bakat sepakbolanya mulai terlihat.
Hampir di setiap pertandingan ia selalu mencetak gol. Postur tubuhnya yang kecil membuatnya dijuluki Abelhinha atau si lebah kecil pada saat itu.
Bakat sepakbola Ronaldo tampaknya menarik perhatian klub-klub lokal. Termasuk klub terbesar di pulau Madeira, Nacional. Namun karirnya di Madeira tidaklah berjalan mulus.
Karena aksen Madeira-nya yang kental, di Nacional ia kerap dibully oleh teman-temannya. Akibat perlakuan ini Ronaldo menjadi anak yang temperamental dan mudah menangis.
Sisi temperamental Ronaldo terbawa hingga ke sekolahnya. Meski permainan bolanya menonjol, ia tak banyak mempunyai teman. Bahkan di usia 14 tahun Ronaldo dikeluarkan dari sekolahnya akibat melempar gurunya dengan kursi.
“Saya tidak bodoh. Namun, saya juga tidak tertarik dengan sekolah. Saat itu saya dikeluarkan dari sekolah setelah melemparkan kursi ke salah seorang guru. Dia tidak menghormati saya.” ungkapnya 2011 silam kepada celebsnow.co.uk.
Kegagalan di sekolah membuat Ronaldo lebih fokus menggeluti karir di dunia sepakbola. Mimpinya untuk menjadi bintang sepakbola memotorinya untuk tergabung dalam akademi sepakbola Sporting Lisbon.
Namun hal ini juga tidak berjalan mulus. Setahun setelah bergabung, Ronaldo divonis mengidap kelainan jantung. Akibatnya karir sepakbola Ronaldo terancam berakhir.
Bukan Ronaldo jika tak memiliki tekad kuat. Alih-alih menyerah kepada situasi, Ronaldo memilih untuk menempuh jalan operasi. Walaupun taruhannya adalah nyawanya sendiri.
Beruntung operasi yang dijalani Ronaldo berjalan cukup lancar. Setelah menjalani operasi, Ronaldo harus menjalani perawatan intensif. Perawatan dijalaninya secara rutin, sebab ia tak mau berlama-lama di rumah sakit. Alhasil, setelah beberapa hari, Ronaldo sudah dapat kembali berlatih.
Di tahun 2002, Ronaldo mulai mengawali karir professional dengan tim senior Sporting Lisbon. Hasrat bermain bola yang kuat diiringi tekad untuk terus berlatih keras membuat rekan setimnya terkesima. Salah satunya adalah eks kiper Sporting Lisbon, Christopher Almeida de Pilar.
“Kebanyakan pemain termasuk saya, hanya ingin bermain sepakbola secara profesional dan membanggakan orang tua kami. Tapi Ronaldo – dengan mimpi besarnya, tak hanya membuat bangga keluarganya, tapi setiap orang yang menyaksikannya.” terang Pilar seperti dikutip fourfourtwo.com.
Nabs, usaha keras Ronaldo membuahkan hasil. Setahun setelah berlaga di tim utama Sporting Lisbon, ia direkrut oleh raksasa Inggris, Manchester United. Dari sinilah perjalanan Ronaldo menjadi pemuncak tahta sekaligus legenda sepakbola dimulai.
Sepanjang karir sepakbolanya, Ronaldo telah memenangi banyak hal. Bersama klub-klub yang dibelanya, pemain yang akrab dengan nomor punggung 7 ini hampir selalu menorehkan gelar.
Tercatat Ronaldo telah memenangkan 3 gelar liga Inggris, 1 gelar liga champions, dan 1 gelar piala dunia antar club bersama Manchester United. Di Real Madrid, ia berhasil menjuarai 2 gelar Liga Spanyol, 4 gelar Liga Champions, dan 3 gelar piala dunia antar club.
Selain di level club, Ronaldo juga sempat menyabet tahta Piala Eropa bersama Portugal 2016 silam. Secara individu, pria berjuluk CR7 juga telah banyak mencatatkan rekor. Capaian terbaiknya adalah Ballon d’Or yang telah dimenanginya sebanyak 5 kali.
Saat ini, Ronaldo tengah berkostum Juventus. Belum semusim berkarir, ia telah menjuarai Super Coppa Italiana bersama klub yang berkandang di kota Turin ini. Ronaldo juga telah mencatatkan namanya sebagai pencetak gol terbanyak di Juventus.
Nabs, hambatan dalam hidup adalah keniscayaan. Namun, usaha dan tekad yang keras akan dapat melumat hambatan-hambatan tersebut. Dan pria bernama Cristiano Ronaldo telah membuktikan itu pada kita semua.








