Nggothek keberkahan Ramadhan ibarat nggothek buah mangga. Nilai-nilai manfaat dan kebaikan bisa didapat ketika ada unsur berupaya.
Tak terasa Ramadhan telah mendekati akhir. Di momen akhir Ramadhan ini, menjadi waktu identik nggothek (memetik) keberkahan. Sebab, serupa apapun di dunia ini, bermacam kebaikan justru berada di titik finishnya. Begitu kata Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar.
Politisi muda PKB itu menyatakan, Ramadhan sebagai bulan istimewa, memiliki keistimewaan yang terdapat di berbagai lini waktunya. Baik itu di awal, tengah, maupun akhir. Bahkan, kata Umar, di akhir-akhir masa Ramadhan, menjadi momen menumpuknya keberkahan.
“Maka benar jika ini (akhir Ramadhan) adalah momen untuk nggothek keberkahan” ucap Abdulloh Umar (24/3/2025).
Nggothek atau memetik menggunkan bilah, menjadi simbol dalam memperoleh keberkahan Ramadhan. Umar menyatakan, nggothek keberkahan di akhir bulan Ramadhan bisa dilakukan dengan bermacam cara. Khususnya dengan meningkatkan kualitas amal ibadah.
Alumni Ponpes Bahrul Ulum Tambak Beras tersebut menyatakan, Kanjeng Nabi Muhammad Saw. telah memberi contoh bagaimana memanfaatkan momen akhir bulan Ramadhan ini dengan bermacam cara. Termasuk meningkatkan kualitas ibadah.
Ubudiyah Personal dan Muamalah Sosial
Penulis buku Percik Pemikiran (2019) itu menjelaskan, fase sepuluh hari terakhir Ramadhan memiliki keutamaan luar biasa. Di momen ini, kata Umar, salah satu amalan Rasulullah Saw. adalah menghidupkan malam-malam Ramadhan dengan melakukan berbagai macam kebaikan.
“Menghidupkan malam Ramadhan ini punya dimensi luas. Baik secara ubudiyah personal, maupun muamalah sosial” Ucap Umar.
Dimensi ubudiyah personal, kata Umar, meliputi sholat malam, memperbanyak baca Qur’an, hingga berdzikir atau melakukan itikaf di masjid. Sementara untuk muamalah sosial, lanjut dia, meliputi memperbanyak sedekah, mencukupi kebutuhan keluarga, serta berbuat baik pada kerabat dan tetangga.
Nggothek keberkahan Ramadhan, kata Umar, ibarat nggothek buah mangga. Nilai-nilai manfaat dan kebaikan, bisa didapatkan ketika ada unsur usaha dan diupayakan. Tanpa adanya upaya dan usaha, tentu akan sulit mendapatkannya.
“Meski dipenuhi banyak keberkahan, akan sulit mendapatkannya jika tak dibarengi upaya untuk menggothek” pungkas dia.








