Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

Bakti Suryo by Bakti Suryo
23/09/2026
in Peristiwa
Bukan Sekadar Mengumpul dan Menjual, Warga Sudu Rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah 

Pilah: Warga Sudu rasakan Nilai Ekonomi Pemilahan Sampah (JnB)

Menjaga kelestarian lingkungan kini tak lagi sebatas jargon “membuang sampah pada tempatnya”. Di Desa Sudu, Gayam, Bojonegoro, masyarakat mulai menggeser paradigma itu dengan memilah sampah sejak dari dapur untuk gaet nilai ekonomi.

Gerakan ini tecermin dalam agenda penguatan pengelolaan Bank Sampah Berkah yang berlangsung di Balai Desa Sudu, Rabu (23/9/2026). Kegiatan tersebut merupakan bentuk pendampingan lanjutan pasca-setoran perdana nasabah yang digelar pada Minggu pekan lalu.

Antusiasme warga tergolong tinggi untuk ukuran langkah awal. Dalam setoran perdana tersebut, sebanyak 125 nasabah dari lima wilayah RT berhasil mengumpulkan total 609,4 kilogram sampah terpilah.

RT 01/06 mencatatkan partisipasi tertinggi dengan 38 nasabah (192,9 kg), disusul RT 02/06 sebanyak 33 nasabah (159,5 kg), RT 02/07 sebanyak 24 nasabah (119,5 kg), RT 01/07 sebanyak 15 nasabah (69,5 kg), serta RT 03/06 sebanyak 15 nasabah (68 kg).

Antusiasme dan partisipasi warga itu kemudian dibedah bersama dalam sesi bimbingan teknis bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro dan Yayasan Daya Tumbuh Indonesia (YDTI), guna memantapkan manajemen pencatatan serta tata cara pemilahan berbasis nilai jual.

Manager Program YDTI, Rudy Susilo, menjelaskan bahwa penguatan kapasitas pengurus merupakan kunci agar operasional bank sampah tidak mati suri usai euforia setoran awal.

“Pengelolaan sampah tidak berhenti di kumpul dan jual.

Menurutnya, pengurus harus paham tata kelola yang tertib, mulai dari pemilahan kategoris, administrasi pencatatan, hingga pemetaan fluktuasi harga tiap jenis sampah di pasar. Pemilahan langsung dari sumber utama (rumah tangga) menentukan tinggi-rendahnya nilai ekonomis sampah yang disetor.

Kalau sampah sudah rapi dipilah dari rumah, kata dia, proses di bank sampah jauh lebih efisien. Jenis sampah yang berbeda memiliki nilai ekonomi yang berbeda pula.

“Pengetahuan dasar inilah yang terus kita edukasikan ke warga,” ulas Rudy.

Pengurus Bank Sampah Berkah, Khoirul, optimistis pendampingan intensif ini mampu membentuk habituasi baru di tengah warga Sudu. Kesadaran memilah sampah diharapkan pelan-pelan bergeser dari sekadar kewajiban lingkungan menjadi budaya hidup bersih yang menguntungkan.

Inisiatif lingkungan berbasis masyarakat di Desa Sudu ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Pimpinan Program EMCL, Almaliki Ukay Sukaya Subqy, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme dan kemandirian warga Desa Sudu dalam menggerakkan Bank Sampah Berkah.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga Desa Sudu yang tidak hanya peduli pada kebersihan lingkungan, tetapi juga mau belajar mengelola sampah secara profesional.

Menurut pria yang akrab dipanggil Malik ini, EMCL berkomitmen untuk terus mendukung program-program pemberdayaan berbasis masyarakat seperti ini agar memberikan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi kelestarian lingkungan maupun kesejahteraan warga di sekitar wilayah operasi Banyu Urip.

Tags: Desa Sudu GayamProgram EMCLProgram Pemilahan Sampah
Previous Post

DPRD Bojonegoro Bahas Lima Raperda, dari Desa hingga Industri

Next Post

Nyalakan Literasi Digital Bojonegoro, EMCL dan PDPM Gelar Festival 2026

BERITA MENARIK LAINNYA

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan
Peristiwa

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

10/10/2026
Mitos Ledre: dari Remukan hingga Jodoh Idaman
Peristiwa

Mitos Ledre: dari Remukan hingga Jodoh Idaman

09/10/2026
Festival Ledre Bojonegoro: Perempuan Penggerak Perekonomian
Peristiwa

Festival Ledre Bojonegoro: Perempuan Penggerak Perekonomian

09/10/2026

Anyar Nabs

Menghayati Siklus Abadi Bengawan Solo: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

Menghayati Siklus Abadi Bengawan Solo: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

Pria Menulis demi Membayar Tangis, Siasat Bertahan di Dunia yang Patriarkis

13/10/2026
Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

11/10/2026
Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

10/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: