Masjid ramah dhuafa, tentu bukan sekadar slogan. Tapi jadi sejenis prinsip agar masjid tak hanya jadi ruang ubudiyah, tapi juga muamalah.
Pada Selasa (29/12), BAZNAS Kabupaten Bojonegoro berikan award kepada UPZ Masjid Al- Fatah Pacul sebagai UPZ Masjid Inspiratif. Adapun Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan satuan organisasi yang dibentuk oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk membantu pengumpulan Zakat, Infak dan Sedekah (ZIS).
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Dr. Nurul Huda mengungkapkan selamat pada UPZ Masjid Al- Fatah Pacul dengan spirit yang luar biasa sebagai penggerak zakat. Untuk itu, BAZNAS sangat mengapresiasi dengan memberikan award kepada Masjid Al- Fatah sebagai Masjid Inspiratif.
Harapan ke depan, semoga Masjid- masjid yang ada di Bojonegoro juga membentuk UPZ dan menjadi Masjid ramah Dhuafa. Dalam hal ini, tujuan Masjid tidak hanya untuk menguatkan akidah, namun juga mengurus dan memperhatikan kehidupan dhuafa.
Nabs, adapun alasan Masjid Al- Fatah diberikan award yakni pengurus UPZ Masjid yang diketuai oleh Bapak Ali Mustofa ini luar biasa. Program- program masjid yang dilaunching berhasil keluar dari mindset masyarakat pada umumnya. Seperti mendirikan rumah tahfidz, santunan dhuafa dan sebagainya.
Masjid, kata dia, tidak hanya untuk Jaring Pengaman Akidah (JPA), namun juga menjadi Jaring Pengaman Sosial (JPS). Selain itu, perlunya menerapkan manajemen yang profesional. Masjid harus bersifat transparan dan akuntabel terkait uang masuk dan keluar, sehingga diharapkan tras kepercayaan masyarakat semakin meningkat.
Pemberian award ini dihadiri oleh segenap pengurus UPZ Masjid Al- Fatah, Pimpinan BAZNAS Kabupaten Bojonegoro, Kepala Desa serta Perangkat Desa dan Masyarakat Desa Pacul. Karena masa pandemi, seluruh elemen masyarakat yang hadir tetap mematuhi protokol kesehatan.
“Alhamdulillah, semoga kita semua dapat mempertahankan award ini. Dan menjadi penggerak zakat,” ucap Kepala Desa Pacul.
Acara ini ditutup KH. Jamaluddin selaku Pimpinan BAZNAS dengan do’a dan motivasi berzakat. Penyerahan bantuan alat usaha mikro berupa 4 gerobak dan etalase oleh BAZNAS Bojonegoro pada dhuafa produktif agar dapat meningkatkan perekonomian mereka.








