Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas ASI lewat Daun Kelor

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
28/09/2019
in JURNAKULTURA
Meningkatkan Kualitas dan Kuantitas ASI lewat Daun Kelor

Moringa Oleifera atau daun kelor punya sejumlah manfaat bagi kesehatan. Salah satu manfaat yang bisa diambil dari daun kelor adalah melancarkan dan meningkatkan produksi Air Susu Ibu (ASI).

Masalah yang kerap mendera ibu hamil dan melahirkan adalah produksi ASI yang sangat minim. Problematika ini selalu menghampiri ibu menyusui, terutama mereka yang melahirkan anak pertama.

Nabs, ini pengetahuan amat penting. Terkhusus buat kamu calon buibu atau kamu calon bapa-bapa. Atau, buat kita (kita???) yang mau omah-omah juga wajib tahu pemahaman tentang ASI. Biar nggak kaget saat punya dedek bayi.

Sejumlah cara bisa dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut. Contohnya dengan mengonsumsi tanaman yang dipercaya mampu meningkatkan kuantitas dan kualitas ASI, yakni kelor atau Moringa Olifeira.

Berdasar majalah Trubus edisi September, sebuah riset atau penelitian dilakukan tim dari jurusan Gizi Politeknik Kesehatan Makassar. Penelitian dilakukan untuk menguji apakah daun kelor berpengaruh terhadap kualitas dan kuantitas ASI dari ibu menyusui.

Salah satu peneliti di tim riset tersebut, Zakaria, mengatakan jika pengukuran kuantitas berdasarkan volume ASI. Sementara untuk sisi kualitas meliputi kadar zat besi, vitamin C, dan Vitamin E. Riset tersebut melibatkan 75 Ibu menyusui di Provinsi Sulawesi Selatan.

Responden yang terdiri dari 75 ibu menyusui tersebut diminta untuk mengonsumsi dua kapsul daun kelor per harinya, selama 3 bulan. Ada yang mengonsumsi ekstrak daun kelor dan yang mengonsumsi tepung daun kelor.

Setelah melewati 3 bulan, hasil penelitian terkait pengaruh daun kelor terhadap ASI pun didapatkan. Hasilnya, volume ASI meningkat secara signifikan. Kelompok yang diminta mengonsumsi ekstrak daun kelor produksi susunya meningkat 66 persen. Sedangkan kelompok tepung daun kelor meningkat 33,7 persen.

Dari penelitian yang dilakukan, terbukti jika daun kelor memang bermanfaat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI. Mengonsumsi olahan daun kelor bisa jadi solusi konkret untuk masalah ASI bagi Ibu menyusui.

Herbalis asal Jakarta, Maria Margaretha Andjarwati juga menyarankan ibu hamil untuk rajin mengonsumsi berbagai olahan daun kelor.

“Kelor memang punya faedah untuk memperlancar ASI. Jadi sangat disarankan untuk konsumsi daun kelor untuk perempuan hamil. Mudah saja, bisa diolah menjadi sayur bening,” ujar Maria.

Sayur bening adalah satu jenis hidangan lezat berbahan dasar daun kelor. Ada pula alternatif untuk memasak daun kelor. Seperti yang dilakukan oleh kelompok tani Sri Rejeki di Desa Bogo, Kapas, Bojonegoro. Daun kelor disulap jadi beberapa olahan.

Ada sayur kelor yang dimasak kare. Ada pula beberapa jajanan seperti kerupuk kelor dan mie kelor. Atau mau yang lebih alami bisa mencoba serbuk kelor yang diolah oleh kelompok tani Desa Bogo ini. Ketua kelompok tani Sri Rejeki, Mulyono mengungkapkan jika daun kelor bisa diolah jadi banyak macam.

“Semua bagian dari tanaman kelor bisa dimanfaatkan. Mulai dari daun, buah, bunga hingga akarnya. Ada yang bisa diolah menjadi makanan, minuman, obat-obatan bahkan bisa menjadi bahan untuk kosmetik kecantikan,” ujar Mulyono.

Mulyono juga menambahkan jika olahan daun kelor bisa bermanfaat untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit. Mulai dari menurunkan kolesterol, meredakan peradangan, bahkan mencegah kanker.

Manfaat daun kelor tak bisa dibantahkan. Dengan mengonsumsi daun kelor, berbagai manfaat kesehatan bisa didapatkan. Terutama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas ASI bagi ibu hamil.

Tags: Daun KelorKualitas ASI
Previous Post

Setahun Jurnaba dan Capaian Peringkat Alexa

Next Post

Catatan Berbeda dari Aksi Demonstrasi di Surabaya

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Membongkar Akar Trauma Franz Kafka dan Pembangkangan Max Brod demi Warisan Sastra bagi Peradaban

Membongkar Akar Trauma Franz Kafka dan Pembangkangan Max Brod demi Warisan Sastra bagi Peradaban

06/11/2026
Sadap: Mengambil dengan Melukai

Sadap: Mengambil dengan Melukai

05/11/2026
Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

Membaca Madinah: Bagaimana Arab Saudi Mengembangkan Kota Nabi (2)

04/11/2026
Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

Diakui UNESCO: Geopark Bojonegoro Mendunia, Bumi Harus Dijaga

03/11/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: