Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pekan Olah Raga Pelajar 2019 dan Masa Depan Bola Basket Bojonegoro

Bakti Suryo by Bakti Suryo
06/10/2019
in Peristiwa
Pekan Olah Raga Pelajar 2019 dan Masa Depan Bola Basket Bojonegoro

Suara tabuhan bass drum bergema diiringi sorak para supporter. Bangku tribun ramai riuh memenuhi penjuru Gedung Olah Raga Sekolah Model Terpadu (GOR SMT). Mayoritas para pelajar dari tingkat SMP dan SMA. Sebagian berlarian di tengah lapangan, bergerak mengikuti ritme peluit wasit.

Suasana tersebut terjadi saat babak final Pekan Olah Raga (POR) Pelajar 2019 Kabupaten Bojonegoro. Khususnya cabang olahraga bola basket. Perebutan juara terjadi sejak pukul 08.00 wib pada Minggu (6/10/2019). Hingga akhirnya, empat sekolah mendapat medali atas prestasi yang dicapainya.

Puncak kompetisi POR Pelajar tersebut dihadiri pelaksana Teknis Kegiatan Dinas Kepemudaan dan Olahraga, Mujianto. Menurutnya, POR Pelajar 2019 Kabupaten Bojonegoro sukses diselenggarakan. Semua berjalan kondusif. Perkembangan peserta pun bagus. Terlihat dari kualitas peserta yang meningkat dari tahun ke tahun.

“Dari animo peserta, juga dari kualitas individu dalam bermain itu makin meningkat. Semua berjalan bagus, saling menjaga sportivitas dan saling menghargai,” ujar Mujianto kepada Jurnaba.co setelah penyerahan medali.

Event ini juga termasuk sebagai pembinaan yang diberikan pemerintah kepada para atlet. Perlu adanya wadah untuk menuangkan kreativitas para pelajar. Khususnya kemampuan di bidang olahraga. Sehingga, kemampuan yang dimiliki dapat diasah hingga berbuah prestasi.

“Ini utamanya untuk persiapan menghadapi tahun 2020 ada Pekan Olahraga Pelajar Daerah di tingkat provinsi. Jadi atlet-atlet ini kita pantau, kita ada talent scouting mana-mana yang besok layak kita kirimkan ke tingkat provinsi,” kata Mujianto.

Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (PERBASI) Cabang Bojonegoro, Titah Arif Rahmad turut mengapresiasi para pelajar tersebut. Menurutnya, para atlet bola basket mengalami banyak peningkatan. Tentu, terkait skill permainan sudah boleh disamakan dengan kota besar lain. Perbedaan hanya terbatas dengan jam terbang bermain. Ini terkait dengan pembentukan mental pemain.

“Dan saat ini Bojonegoro dengan daerah lain itu perkembangannya sudah bisa mengikuti. Ini hanya faktor jam terbang pertandingan kita yang sangat jarang,” kata Titah.

Untuk menambah jam terbang atlet, butuh adanya kejuaraan yang sering digelar. Khususnya di Bojonegoro. Bahkan, kejuaraan antar pelajar usia dini. Misalnya tingkat sekolah dasar. Hal ini demi pembibitan atlet yang berkualitas sejak dini.

“Dan kita harapkan dari teman-teman pelatih atau klub-klub yang ada di Bojonegoro, baik sekolah juga bisa membina sejak mulai SD. Sehingga nanti pada waktu semacam Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) yang akan diwakili oleh pelajar itu benar-benar memiliki kualitas yang bagus,” ujar Titah.

Untuk mencapai itu semua, perlu adanya regenerasi sumber daya manusia. Misalnya produk pelatih dan aparatur pertandingan seperti wasit. Saat ini, Bojonegoro masih terbatas. Karena itu, perhelatan kejuaraan bola basket belum sering terlaksana.

Pendidikan atlet yang unggul tidak terbatas pada kemampuan dan keseriusan para atlet. Perlu adanya orang-orang profesional yang terlibat. Misalnya pelatih, wasit dan orang-orang yang paham dengan teknis pertandingan. Tentu dengan standard yang setara dengan kota lainnya.

Selain itu, sarana dan prasarana pendukung juga dibutuhkan. Misalnya lapangan yang berstandard. Bukan hanya lapangan yang seadanya. Semangat para atlet tidak bisa hanya dibakar para supporter di sayap lapangan. Perlu keterlibatan semua pihak yang sadar akan potensi dan prestasi.

Yang muda yang berprestasi, masa depan gemilang.

Tags: Olahraga BojonegoroPor Pelajar Bojonegoro
Previous Post

Asprov PSSI Jawa Timur Wacanakan Penghentian Kompetisi Liga 3 Jatim

Next Post

Mengenal Cabai Jawa dan Beragam Manfaatnya

BERITA MENARIK LAINNYA

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan
Peristiwa

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

10/10/2026
Mitos Ledre: dari Remukan hingga Jodoh Idaman
Peristiwa

Mitos Ledre: dari Remukan hingga Jodoh Idaman

09/10/2026
Festival Ledre Bojonegoro: Perempuan Penggerak Perekonomian
Peristiwa

Festival Ledre Bojonegoro: Perempuan Penggerak Perekonomian

09/10/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

Peringatan Hari Tani, Bupati Bojonegoro Ingin Wujudkan Lumbung Pangan

10/10/2026
Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari

Ramalan Warung Kopi Empat Tahun Lalu yang Bikin Barat Gigit Jari

10/10/2026
Anang Ma’ruf: Kopi Ledre dan Cerita Di Baliknya

Anang Ma’ruf: Kopi Ledre dan Cerita Di Baliknya

10/10/2026
Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

Aku Ingin Pesan Seporsi Kasih Tanpa Keraguan

10/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: