Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pentingnya Dokumentasi sebagai Arsip Lokal

Bakti Suryo by Bakti Suryo
29/07/2019
in JURNAKULTURA
Pentingnya Dokumentasi sebagai Arsip Lokal

Dunia sudah di genggaman manusia. Dunia itu disimpan di dalam saku, kantong atau tas. Dunia itu bernama smartphone. Kemajuan teknologi membawa manusia mampu mengakses dunia. Baik dalam ukuran meter maupun detik.

Yang paling umum, gadget sering digunakan untuk mengabadikan suatu moment. Adanya fitur tersebut memudahkan manusia untuk memotret. Apa pun, kapan pun, di mana pun. Alhasil, moment tersebut berkemungkinan untuk diabadikan.

Namun, taukah bahwa dokumentasi hasil jepretan cukup penting? Setiap moment jepretan tidak bisa diulangi. Inilah keunikan sebuah foto. Setiap hasil gambar dapat diabadikan menjadi bukti kenangan. Kenangan ada di setiap kepala manusia, tetapi foto adalah bukti fisiknya.

Menurut seorang pegiat fotografi senior asal Surabaya, Poenk Celana Sobex mengatakan bahwa foto merupakan dokumentasi kenangan. Hal ini cukup penting bagi sebagian orang. Pasalnya, foto dapat dijadikan sebagai alat reminder kenangan.

“Pentingnya foto sebagai dokumentasi kenangan,” kata Poenk.

Tidak berhenti sampai di situ. Hasil jepretan kamera bisa dijadikan sebagai data. Misalnya pengarsipan. Satu kejadian di masa kini bisa menjadi penting di masa mendatang. Untuk itu perlu adanya dokumentasi melalui gambar. Selain tulisan, dokumen visual cukup penting untuk menggambarkan keadaan.

“Penting sekali arsip lokal untuk melihat perubahan yang terjadi,” kata sosok yang sering disapa Hasan Ali tersebut.

Arsip-arsip sejarah bangsa sulit sekali diakses. Susah sekali ditemukan bagi yang ingin melihatnya. Untuk beberapa kasus, foto arsip sejarah bangsa ini dimiliki pihak asing. Misalnya Universitas Leiden. Kampus tersebut merupakan jendela Indonesia di Belanda. Bagaimana bisa kampus tersebut memiliki arsip bangsa ini?

Untuk itu, perlu adanya kesadaran bangsa ini untuk mengabadikan moment penting. Khususnya yang terjadi pada tingkat lokal. Misalnya event tradisi atau kebudayaan. Biarkan masyarakat daerah yang berperan. Hasil dokumentasi lebih mudah dikolektif.

Dokumentasi tersebut akan menjadi aset lokal setiap daerah. Pada masa depan, arsip sejarah akan mudah diakses. Tidak berhenti sebagai data. Bukti sejarah tersebut mampu menjadikan cerita menarik. Khususnya untuk dibagikan kepada anak-cucu penerus bangsa.

Seperti pepatah Jawa yang berbunyi “Dadi wong Jowo ojo sampek ilang jawane”. Dalam bahasa Indonesia berbunyi “Menjadi orang Jawa jangan sampai hilang Jawanya (Tradisi dan Budaya)”.

Memang, ada banyak cara untuk mengenang berbagai hal. Misalnya menyimpan barang atau melakukan napak tilas. Jelas sekali perasaan akan masa lalu terasa begitu lekat. Namun, jika terdapat sebuah foto, gambaran visual akan semakin menarik.

“Masa lalu dan perubahan dapat diabadikan dengan foto,” pungkas pria gondrong dengan uban mewarnai rambutnya tersebut.

Perubahan yang terjadi bisa saja tak bisa dirasakan. Namun, adanya foto masa lalu akan menciptakan kosmos nostalgia bagi yang melihatnya. Tidak ada hal yang abadi di dunia ini. Semua pasti akan berubah. Yang abadi ialah perubahan itu sendiri.

Tags: ArsipDokumentasi
Previous Post

Menghimpun Pengetahuan dan Peradaban melalui Perpustakaan

Next Post

Hutan Bubulan dan Pemuda Indie Pecandu Senja Sejati

BERITA MENARIK LAINNYA

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok
Cecurhatan

Menghayati Siklus Abadi Sungai Bengawan: Kemarau Tak Bisa Cebok, Penghujan Tak Bisa Jongkok

13/10/2026
Alkemis Kebudayaan
JURNAKULTURA

Alkemis Kebudayaan

05/10/2026
Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Kapak Purba Berusia 4.000 Tahun Ditemukan di Bojonegoro

29/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

Api Abadi Singgah di Trucuk, Kali Pertama dalam Sejarah Kirab Hari Jadi Bojonegoro

18/10/2026
Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

Kirab Api Abadi: Singgah ke Bengawan, Merawat Keseimbangan Pembangunan

17/10/2026
Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

Mengenang KH Ali Maksum, Kiai Egaliter dan Berwawasan Luas

17/10/2026
Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

Festival Lantung Hadirkan Kesenian Lokal, UMKM Desa Ikut Bergeliat

16/10/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: