Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Usai Sebelum Dimulai

Ahmad Fuady by Ahmad Fuady
21/02/2021
in Cecurhatan
Usai Sebelum Dimulai

Pembaca yang budiman akan menemukan kalimat yang kujadikan judul tulisan ini di sajak terakhir Pak Sapardi Djoko Damono berjudul Terbangnya Burung dalam buku Hujan Bulan Juni Sepilihan Sajak.

Idealisme, harapan, dan cita-cita berada dalam ruang yang berbeda dengan realita, fakta, dan capaian. Sementara kenyataan berada di antara dua kemungkinan sesuai atau tidak sesuai, cita-cita selalu berada dalam ruang tunggal: baik dan sesuai.

Tentu hal ini akan lain kalau menggunakan superposisi Kucing Schrodinger: benda akan berada pada dua posisi dan keadaan sekaligus sampai kejadian dan fakta diketahui.

Sebuah idealita, cita-cita, dan harapan bisa jadi usai sebelum dimulai karena ketakutan dan kekhawatiran kenyataan yang tidak memihak. Bayang-bayang kenyataan yang tidak sesuai hataoan menjadi beban yang menghambat langkah.

Baiklah, mari kita ambil contoh spesifik saja persoalan usai sebelum dimulai dalam konteks hubungan percintaan. Setidak-tidaknya semesta percintaan, khususnya masa remaja, berada dalam semesta kepantasan dan ketidakpantasan.

Coba seksamai lirik lagu Seberapa Pantas karya Sheila on 7. Betapa angkuhnya di awal-awal lagu itu. Seorang cowok/cewek meragukan kepantasan calon pasangannya.

Namun, di bagian selanjutnya menunjukkan kerapuhan dirinya sendiri yang menyatakan dirinya bergantung kepada calon pasangannya tersebut.

Kerapuhan tanpa pasangan dikalahkan oleh pikiran tentang kepantasan. Kondisi begitu menghantarkan kepada hubungan yang berujung kepada usai sebelum dimulai.

Sedihnya, sebagaimana pungkasan sajak Terbangnya Burung: Tanpa diucapkan sama sekali. Perasaan yang usai sebelum dimulai, tanpa pernah dimulai.

** **

Perkara (gagal) percintaan (quarter-life crisis?) yang dialami jomblo Kinasih dan obrolan tentang band Sheila on Seven menjadi salah dua perbincangan kami di sebuah kedai kopi. Oh iya, kami di sini adalah saya, Mas Rizky, Mas Yogi, dan Kinasih Farid. Tentu, sudah paham kan, siapa kinasih berpredikat jomblo? Woila!

Silaturahmi, perjumpaan, dan perkenalan sebagaimana disabdakan Nabi tercinta merupakan salah satu yang memperpanjang rezeki. Setidaknya perjumpaan sore tadi itu menjadi sebuah rezeki. Setidak-tidaknya rezeki menikmati secangkir kopi. “Setiap rezeki harus dirayakan dengan secangkir kopi,” kata puisi Joko Pinurbo.

Ada satu pertanyaan Mas Rizky dalam perjumpaan sore itu yang aku ragu-ragu untuk menjawab, “Apa masukan untuk Jurnaba? Apa yang kurang?”. Aku jawab lewat tulisan ini, Mas, “Kebahagiaan itu pengupayaan terus-menerus tiada henti. Kira-kira begitu Jurnaba. Mengupayakan terus-menerus kebahagiaan agar, setidak-tidaknya, Jurnaba tidak usai sebelum pembacanya mulai menerima energi kebahagiaan yang menjadi semangat Jurnaba.” Jurnaba boleh usai, sesudah kebahagiaan dirasakan semua. Kapan? Entah kapan.

Tags: JurnabaPerjumpaanPesan
Previous Post

Kemdikbud bersama BEM PTNU Nasional Helat Sosialisai Kampus Mengajar

Next Post

Over Optimistis Itu Buruk

BERITA MENARIK LAINNYA

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur
Cecurhatan

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

31/08/2026
Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir
Cecurhatan

Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir

28/08/2026
Muktamar NU 2026: Saatnya Menghidupkan Khitah Ekologis
Cecurhatan

Muktamar NU 2026: Saatnya Menghidupkan Khitah Ekologis

26/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

31/08/2026
BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

29/08/2026
Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir

Kota Iram: Misteri dalam Al Quran dan Badai Gurun Pasir

28/08/2026
Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

Buluqiya dan Tujuh Lautan Menuju Ujung Dunia

27/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: