Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Wahono-Nurul Bakal Terapkan Bus Sekolah di Bojonegoro

Romana Salikha by Romana Salikha
27/10/2024
in Figur
Wahono-Nurul Bakal Terapkan Bus Sekolah di Bojonegoro

Mas Wahono bersama para pelajar SMA

Untuk mengurangi beban belanja rumah tangga, sekaligus peningkatan keselamatan siswa di jalan raya, pasangan calon bupati (Cabup) dan calon wakil bupati (Cawabup) Bojonegoro, Setyo Wahono – Nurul Azizah (WaNur), bakal terapkan program Bus Sekolah di Bojonegoro.

Program Bus sekolah jadi perihal wajar di hampir mayoritas negara maju. Keberadaan Bus Sekolah memang dinilai penting. Dalam kaitan kemajuan kota, Bus Sekolah diyakini mengurangi tingkat polusi udara. Selain itu, juga menekan jumlah kendaraan yang dibutuhkan untuk transportasi individu.

Ada banyak sekolah di Kota Bojonegoro, yang jumlah siswanya ribuan. Jika setiap siswa membawa motor sendiri-sendiri, artinya, ada ribuan motor seliweran di jalan raya, dalam rangka perjalanan ke sekolah. Banyaknya kendaraan di jalanan, berpotensi mengakibatkan kemacetan, atau bahkan kecelakaan.

Salah seorang pelajar Bojonegoro, Andreansyah menyatakan, secara pribadi, dia setuju jika di Bojonegoro terdapat Bus Sekolah. Terlebih, jika saat menaikinya tidak dipungut biaya alias gratis. Pelajar SMA negeri yang selama ini berangkat sekolah naik motor itu mengatakan, kehadiran Bus Sekolah pastinya bakal direspon positif oleh para pelajar lainnya karena gratis.

“Kalau saya lihat, di negara-negara maju juga demikian. Tak ada salahnya di Bojonegoro juga diterapkan Bus Sekolah” Imbuhnya.

Mas Wahono bersama para pelajar SMA

Fakhrul Rozi, salah seorang warga Kota Bojonegoro mengatakan, banyaknya motor para pelajar di Kota Bojonegoro, punya kontribusi besar dalam memicu kemacetan. Dia mencontohkan, JL. Panglima Polim adalah jalan paling ramai di Kota Bojonegoro, khususnya saat waktu berangkat dan pulang jam sekolah. Dan faktanya, kata dia, setiap hari di jam-jam tersebut, pasti macet.

“Bus Sekolah di Kota Bojonegoro itu sangat perlu dan sangat dibutuhkan” Kata Fakhrul Rozi.

Ia menambahkan, urgensi Bus Sekolah di Bojonegoro, benar-benar terasa, cukup dengan melihat kondisi JL. Panglima Polim saat pagi atau sore hari. Sebab, hampir di tiap jam-jam sekolah, banyak motor para pelajar memenuhi jalan raya hingga memicu kemacetan.

Sementara Politisi Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto mengatakan, keberadaan Bus Sekolah menjadi penting di tengah banyaknya para pelajar yang berkendara motor sendiri. Kota Bojonegoro, menurut dia, sudah terlalu banyak pelajar mengendarai motor. Ini tentu saja menyumbang kontribusi kemacetan.

“Atas dasar itulah, pasangan Setyo Wahono dan Nurul Azizah menyiapkan Bus Sekolah gratis bagi pelajar” Kata Supri.

Lebih jauh Supri menjelaskan, keberadaan Bus Sekolah dianggap penting untuk menekan jumlah kendaraa berada di jalan. Selain itu, dengan ditradisikannya naik Bus Sekolah untuk perjalanan para pelajar, punya dampak positif meminimalisir kecelakaan di jalan. Karena itu, dia berharap, selain diadakan, juga harus ditradisikan.

Setyo Wahono dalam program unggulannya memang menyiapkan program Bus Sekolah. Yaitu sistem penyediaan transportasi khusus pelajar, dalam rangka berangkat ke sekolah. Program ini, menurut Wahono, ditujukan untuk mengurangi beban belanja rumah tangga. Selain itu, program ini juga ditujukan untuk pemenuhan keselamatan siswa saat berada di jalan raya.

Tags: Cabup Setyo WahonoWaNur Bojonegoro
Previous Post

Bangun Ekosistem Riset di Bojonegoro, Pasangan WaNur bakal bentuk BRIDA

Next Post

Abdurrohman Al Sufi, Saintis Muslim yang Menerangkan Galaksi dan Bulan

BERITA MENARIK LAINNYA

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme
Figur

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno
Figur

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia
Figur

Obituari Jurgen Habermas: Jejak Demokrasi di Desa-desa Indonesia

26/03/2026

Anyar Nabs

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Festival Wastra Batik Bojonegoro 2026 jadi Panggung Sejarah, Budaya, dan Ekonomi Kreatif Bojonegoro

13/06/2026
Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

Kuda, Pohon, dan Laut yang Terbakar: Hikmah Humor dan Pencurian (19)

12/06/2026
Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: