Abdurrohman bin Umar bin Sahl al-Husain alias Abdurrohman Al-Sufi (903 – 986 M), merupakan astronom berkebangsaan Persia. Di Dunia Barat, namanya masyhur dikenal sebagai Azophi Arabus. Dia adalah saintis muslim pertama yang menerangkan tentang keadaan bulan dan galaksi.
Abdurrohman Al-Sufi adalah satu di antara sembilan astronom Muslim terkenal. Nama belakangnya menyiratkan bahwa dia berasal dari kalangan tasawuf. Dia tinggal di istana Emir Adud ad-Daula, di Isfahan, Persia. Pekerjaannya adalah menerjemah dan meneliti karya astronomi Yunani Kuno, terutama karya Ptolemaeus.
Tak hanya mempelajari, Al Sufi bahkan menyumbang sejumlah koreksi pada daftar bintang karya Ptolemaeus, dan melakukan perkiraan kecerahan magnitudonya sendiri yang sering menyimpang dari magnitudo yang ada dalam karya Ptolemaeus.
Al-Sufi membandingkan rasi bintang versi Almagest karya Ptolemeus dari Yunani, pada rasi bintang Arab, karyanya sendiri, dengan menghubungkan rasi bintang yang sama. Dia enyertakan dua ilustrasi di tiap rasi bintang. Satu menunjukan orientasi bintang dari perspektif luar bola langit, dan lainnya dari perspektif melihat langit sambil berdiri di Bumi.
Al Sufi memisahkannya menjadi tiga kelompok; 21 terlihat dari utara, 15 terlihat dari selatan, dan 12 rasi bintang zodiak. Ia menyertakan satu set lengkap peta bintang, yang mencakup nama dan nomor bintang individual di masing-masing dari 48 rasi bintang, dan koordinat longitudinal dan latitudinal setiap bintang, magnitudo, dan lokasi di utara atau selatan ekliptika.
Teori dan penemuan besar Al Sufi, dirangkum dalam karya masterpiece berjudul Al-Kawakib as-Sabitah Al-Musawwar (Kitab Bintang Tetap). Buku inilah, yang menjelaskan 48 rasi bintang dan bintang-bintang di dalamnya. Al Sufi menerbitkan buku itu pada 964 M.
Al-Biruni, ilmuwan muslim setelahnya, menyebut dan mencantumkan penelitian Al-Sufi itu pada penelitian ekliptika yang dia lakukan di Shiraz.

Abdurrohman Al-Sufi merupakan sarjana Islam yang mengembangkan astronomi terapan. Ia berkontribusi besar dalam menetapkan arah laluan bagi matahari, bulan, planet dan juga pergerakan matahari. Dalam kitabnya, Al Sufi menetapkan ciri-ciri bintang, memperbincangkan kedudukan bintang, jarak, dan warnanya.
Al Sufi juga menulis astrolabe (perkakas kuno yang biasa digunakan untuk mengukur kedudukan benda langit pada bola langit) dan seribu satu cara penggunaannya.
Al Sufi adalah penyumbang utama penerjemahan astronomi Helenistik ke dalam bahasa Arab yang berpusat di Iskandariyah, Mesir. Al Sufi figur pertama yang mencoba menghubungkan, merekonstruksi, dan memodifikasi istilah Yunani dengan nama rasi bintang Arab tradisional, yang sama sekali tidak berhubungan.








