Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mahasiswa Unigoro Dampingi UMKM Srikandhi Sukun dalam Pengembangan Produk

Ulfa Azizah by Ulfa Azizah
24/08/2021
in Peristiwa
Mahasiswa Unigoro Dampingi UMKM Srikandhi Sukun dalam Pengembangan Produk

Nabs, Kuliah Kerja Nyata (KKN) nggak selamanya ngecat gapura, ada kalanya mahasiswa turun tangan memasarkan produk UMKM secara digital.

Di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung bukan lagi menjadi penghalang mahasiswa unigoro untuk tetap menjalankan salah satu perannya yaitu melakukan pengabdian kepada masyarakat.

Melalui KKN Tematik yang diselenggarakan secara hybrid (dapat dilakukan secara daring dan luring terbatas) menjadi suatu bentuk perwujudan partisipasi Universitas Bojonegoro (Unigoro) dalam membantu penanganan pandemi.

Sebab, sesuai dengan tema besar yang diambil yaitu pemulihan ekonomi dengan cara melakukan pendampingan kepada UMKM terdampak Covid-19 yang tersebar di Bojonegoro yang dilaksanakan selama satu bulan pada bulan Agustus ini.

Srikandhi Sukun merupakan salah satu UMKM di Bojonegoro yang terpilih menjadi sasaran pendampingan. UMKM yang terdiri dari kelompok ibu-ibu di dusun Sukun, Sambongrejo, Gondang ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Namun, lagi-lagi terhambat dengan berbagai macam faktor terutama dalam bidang pemasaran apalagi dengan adanya pandemi yang belum berakhir hingga saat ini.

Kelompok 1 KKN Tematik Unigoro yang diketuai Ahmad Nur Kholis dan didampingi oleh dosen dari prodi Ilmu Lingkungan Unigoro mengusung beberapa program utama diantaranya Design Packaging, Pelatihan Digital Marketing, dan Pelatihan Public Speaking bersama kelompok ibu-ibu Srikandhi Sukun.

Mengoptimalkan Produk Kelompok Srikandhi Sukun

​Hasil produksi Kelompok Srikandhi Sukun terbilang sudah sangat banyak jenisnya. Ikon produksi yang difokuskan untuk branding produk oleh Kelompok 1 KKNT Unigoro adalah Keripik Pisang dan Lele Crispy dari sekitar 13 jenis produk olahan Srikandhi Sukun.

Kelompok 1 KKNT Unigoro juga ikut serta membantu proses legalitas untuk merk dari Srikandhi Sukun dan memiliki sertifikat PIRT(Pangan Industri Rumah Tangga). Kelompok 1 KKNT Unigoro menyadari bahwasanya dengan berkembangnya teknologi dan informasi yang sangat cepat. Selain itu, persaingan pasar di era digitalisasi mengharuskan berbagai sektor untuk mampu beradaptasi.

“Kreativitas packaging dan konten pemasaran menjadi prioritas utama Kelompok 1 KKNT Unigoro agar produk Srikandhi dapat bersaing dan terlihat lebih menarik konsumen.” Ungkap Ahmad Nur.

Membuka dan Memperluas Pasar

Ahmad Nur menjelaskan, agar produk olahan Srikandi Sukun dapat lebih eksis lagi di tengah masyarakat, dirasa perlu adanya pemasaran melalui digital. Dengan adanya pendampingan melalui pelatihan Digital Marketing dari Kelompok 1 KKNT Unigoro diharapkan dapat membantu ibu-ibu Kelompok Srikandhi untuk memperluas pasar.

Tentunya tidak hanya melalui digital namun kelompok 1 KKNT Unigoro juga membantu membuka pasar secara langsung dengan mencoba menawarkan produk Srikandi kepada beberapa Toko di sekitar kota Bojonegoro.

Terhitung selama 3 hari pemasaran produk Srikandhi Sukun berhasil closing sebanyak 154 pcs yang sebelumnya hanya menggunakan sistem pemasaran jika ada pemesanan baru melakukan produksi.

Ahmad Nur berharap, dengan adanya program-program yang dilakukan selama KKN dapat menjadikan UMKM Srikandhi lebih eksis lagi terutama dalam hal digitalisasi produk Srikandhi Sukun dengan instagramnya yaitu @srikandhisukun.

“Setelah adanya pelatihan-pelatihan harapannya dapat menjadi solusi atas keterbatasan/kekurangan dari pihak UMKM, terlebih harapannya supaya UMKM dapat terus bersaing dikalangan pasar” pungkas Ahmad Nur.

Sementara itu ketua kelompok Srikandhi Sukun Ibu Nyunarwati berharap silaturrahmi antar Kelompok 1 KKNT Unigoro dan kelompok Srikandhi tetap terjalin walaupun hanya sekedar sharing melalui sosial media.

“Dengan adanya kegiatan selama KKN berlangsung semoga kedepan kelompok Srikandhi bisa bertahan dan lebih baik lagi dan dapat sedikit demi sedikit menerapkan ilmu yang didapat tentunya tidak terlepas dari tetap terjalinnya silaturrahmi dengan anggota Kelompok 1 KKNT Unigoro” terang ibu Nyunarwati.

Tags: KKN MahasiswaMahasiswa BojonegoroUMKM Bojonegoro
Previous Post

Meluruskan Makna Dwitunggal: Proklamator Indonesia Merdeka itu Sukarno-Hatta, Bukan Sukarno Saja

Next Post

Budi Darma dan Membaca Horison

BERITA MENARIK LAINNYA

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro
Peristiwa

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian
Peristiwa

Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

12/09/2026
Cegah Pencemaran Bengawan, Warga Bedahan Gayam Gelar Aksi Jaga Bumi 
Peristiwa

Cegah Pencemaran Bengawan, Warga Bedahan Gayam Gelar Aksi Jaga Bumi 

11/09/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

Dedolarisasi dan Si Kancil di Jazirah Arab

15/09/2026
Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

Ironi Lulusan Sarjana di Desa: Ketika Gelar Kalah Pamor dari Menantu Juragan dan Abdi Negara

14/09/2026
Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

Pameran Temporer 2026: Membuka Jejak Peradaban Bojonegoro

13/09/2026
Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

Peradaban Islam Bengawan: Dari Catatan hingga Kesenian

12/09/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: