Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mengembangkan Diri melalui Belajar Bahasa Asing

Bakti Suryo by Bakti Suryo
08/12/2019
in JURNAKULTURA
Mengembangkan Diri melalui Belajar Bahasa Asing

Kemampuan berbahasa asing penting untuk dikuasai. Terutama buat kamu yang ingin belajar keluar negeri. Sebab, tak mungkin keluar negeri hanya mengandalkan bahasa perasaan saja.

Tanpa kemampuan bahasa asing, kamu akan plonga-plongo di luar negeri. Atau dianggap youtuber yang lagi nge-prank. Bahkan, ngobrol terbatas hanya dengan cagak atau patung.

Komunikasi era digital membawa kemudahan bagi kamu untuk belajar. Termasuk bahasa asing macam english. Kamu bisa mencari segala materi pembelajar yang ada di internet.

Bahkan, belajar bahasa asing melalui media hiburan pun bisa. Salah satu pemanfaatan itu dirasakan perempuan bernama Askarina Bintari.

Sosok yang akrab disapa Karin tersebut membagikan pengalamannya kuliah di luar negeri  saat dia menjadi pembicara di Talkshow ‘Empowering Millennials through Creative Economy’, Kamis (5/12/2019). Pengalaman tersebut tidak dia dapat begitu saja. Ada perjuangan di balik itu semua.

Menurut Karin, membuat rencana itu penting. Termasuk rencana menempuh pendidikan di luar negeri. Karena itu, dia harus menyiapkan segala kebutuhan untuk mewujudkannya. Termasuk belajar bahasa asing dan mencari informasi penyedia beasiswa.

“Rencana itu penting meski kecil. Misalnya mau ke mana hari ini pasti sudah direncanakan. Hal kecil saja penting, apalagi untuk hidup kita,” kata perempuan kelahiran 1994 tersebut.

Untuk itu, dia mulai belajar bahasa asing, yaitu english. Cara belajarnya cukup unik. Dia suka sekali mendengarkan lagu. Terutama lagu hits dan populer di top chart billboard.

Saat itu, dia menulis lirik lagu yang dia dengar di kertas. Kemudian tulisan itu dia bandingkan dengan lirik asli. Dari situ, dia mampu menilai kemampuan listening-nya.

“Saya belajar bahasa inggris dengan mendengarkan lagu. Lagu yang saya dengar saya tulis liriknya dan bandingkan dengan lirik aslinya. Tinggal googling aja. Cukup mudah kan?” ucap Public and Government Affair di Exxon Mobil Cepu Limited (EMCL) tersebut.

Selain itu, dia juga belajar dengan merespon lingkungannya. Misalnya membuat testimoni terkait suatu peristiwa atau keadaan. Testimoni tersebut dia tulis di kertas menggunakan bahasa inggirs.

Setelah itu dibagikan kepada teman-temannya. Dengan begitu, tentu saja temannya akan memberikan respon. Misalnya koreksi atas catatan yang dia tulis.

Menurut Karin, itu termasuk pembelajaran yang cukup mudah dan murah. Tidak harus melalui bimbingan yang membutuhkan waktu dan biaya. Namun, tetap dengan keseriusan dan niat belajar.

Pembelajaran tersebut mampu meningkatkan kemampuan dan memaksimalkan Karin mengambil kesempatan. Hasilnya, perempuan asal Jakarta tersebut memperoleh beasiswa Chevening. Itu terjadi pada 2017 hingga 2018. Dia menempuh studi Gender, Media and Cultur di London School of Economic, Inggris.

Mengembangkan diri memang tidak harus dengan biaya besar. Cukup dengan tahu apa yang ingin dicapai, direncanakan dan belajar mewujudkannya. Jangan merasa tidak bisa lalu menyerah. Memahami potensi dan kekurangan diri itu penting. Setelah itu belajar sesuai apa yang ingin dituju.

“Jika tanpa rencana, nanti seperti mobil bagus dan ada bensinnya, tapi nyasar,” tutur Karin.

Mengembangkan potensi diri itu perlu. Selama itu, belajar harus dilakukan. Terutama untuk mewujudkan apa yang sudah direncanakan. Meningkatkan kemampuan harus dengan belajar. Tidak melulu dengan waktu dan biaya tambahan. Cukup dengan memanfaatkan apa yang ada di sekitar kita.

Mengembangkan diri, Nabsky, berarti menambah kemampuan. Salah satunya adalah belajar bahasa asing. Kemampuan bahasa asing tak hanya buat kamu yang ingin ke luar negeri. Kesempatan dalam dunia pekerjaan juga kian luas.

 

Tags: Bahasa AsingBeasiswa Chevening
Previous Post

Memorabilia dalam Lembaran Seribu Rupiah

Next Post

Mencuri Buku dan Gerakan Balas Dendam Berskala Nasional

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026
Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro

15/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: