Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Resolusi 2020 dan Energi yang Terus Bergerak

Bakti Suryo by Bakti Suryo
27/12/2019
in JURNAKULTURA
Resolusi 2020 dan Energi yang Terus Bergerak

Resolusi boleh tidak terwujud. Rencana boleh gagal. Tapi, minimal harus ada proses yang dijalani.

Tahun demi tahun berganti. Setiap keadaan selalu berubah. Seperti kata pepatah: tak ada yang abadi, kecuali perubahan itu sendiri. Lalu, apakah hidupmu sudah berubah?

Mungkin tidak semuanya. Atau belum berubah secara drastis dan signifikan. Masa iya, sekarang tidur, besok waktu bangun langsung berubah? Kamu kan nggak Superhero?

Everybody change. Ya, manusia pasti berubah. Namun, butuh proses untuk perubahan itu. Ada tahapan. Mulai dari perencanaan, proses, evaluasi. Lalu balik ke perencanaan lagi dan begitu seterusnya. Asal jangan berencana terus. Kalau cuma berencana tanpa eksekusi, yang berubah cuma bentuk tubuhmu aja.

Kerap kali, momen akhir tahun dijadikan evaluasi. Lha wong anggaran pemerintah juga tutup tiap akhir tahun kok. Tepatnya setiap tanggal 25 Desember. Lalu, apa salahnya juga menjadi evaluasi manusia bagi kehidupannya?

Akhir tahun menjadi momen membuat resolusi. Penting dan gak penting juga sih. Pentingnya, itu untuk menjadikan hidupmu semakin terarah. Tentunya menuju cita-cita, mewujudkan harapan dan mendapati life goals kamu.

Gak pentingnya, itu jika kamu pamerkan. Iya kalau tercapai. Tentu itu akan memotivasi kawan lain. Kalau tidak? Ya malu. Mungkin juga tidak apa. Tapi jempol netizen itu lho. Duh, malah rasan-rasan kan.

Resolusi adalah harapan, energinya bergerak seperti doa. Semakin hening dan kusyuk, semakin kuat energinya. Alam akan menerima dengan baik. Itu yang dipercaya seorang pemuda yang menggeluti dunia spiritual. Namanya Arizki Fathkur Rokhim.

Ariz menilai resolusi hidup itu perlu. Terlebih setiap tahunnya. Penting juga untuk ditulis dan dipampang besar. Misalnya di depan lemari, cermin atau dinding kamar. Itu akan menjadi reminder kamu. Jadi, tidak akan salah langkah.

“Bagus juga itu kalau bikin resolusi. Dan harus ditulis juga biar ingat,” kata pemuda berusia 27 tahun tersebut.

Selama 4 tahun belakangan, Aris banyak membuat keputusan besar. Satu di antaranya ialah berganti profesi. Dari seorang pelayar di lautan menjadi pelayan masyarakat. Itu saat dia menemukan hal baru di kehidupannya. Tentu jauh lebih penting dari apa yang dia citakan sebelumnya.

Tujuan baru itu Ariz tuliskan secara bertahap melalui perencanaan. Rencana tahunan yang perlu untuk dilakukan dan terus dievaluasi. Karena itu, perlu untuk membuat resolusi secara tertulis dan terbaca.

“Banyak yang terwujud, tapi ada juga yang belum. Ada beberapa yang tidak. Tapi banyak kok yang tercentang,” ucap pria yang tinggal di Desa Klangon, Bojonegoro tersebut.

Resolusi 1 tahun ke depan sebagai pedoman. Sehingga, kamu mampu mengukur kapan cita-cita kamu terwujud. Membuatnya pun bukan sekadar apa yang kamu inginkan. Tapi perlu pertimbangan akan kemampuan kamu saat ini.

Resolusi boleh tidak terwujud. Rencana boleh gagal. Tapi, minimal harus ada proses yang dijalani. Itu akan menambah pengalaman, bahkan meningkatkan taraf hidup. Entah ekonomi, kesehatan, status sosial, atau apapun itu.

Misalnya, resolusi 2020 adalah meningkatkan kesehatan. Baik jasmani atau rohani. Itu harus kamu wujudkan dengan tindakan nyata. Kamu bisa memulainya dengan diet makanan dan diet media sosial. Mengurangi kebiasaan bermain medsos dengan memanfatkan waktunya untuk olahraga.

Tags: Resolusi 2020Tahun Baru
Previous Post

Dzawin Nur dan Bagaimana Ia Menyembunyikan Kesedihan

Next Post

Sepenggal Sejarah Foto Jurnalistik Masa Lampau

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026
Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro
JURNAKULTURA

Sejarah Nikah Malam Songo di Bojonegoro

15/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

‎Outing Class, Membangun Tradisi Belajar yang Kontekstual

17/04/2026
Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: