Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Gunakan Metode Lali Teknologi, Komunitas Lamongan Mengajar Tingkatkan Minat Literasi 

Raihan Azi Wibisono by Raihan Azi Wibisono
23/07/2023
in Peristiwa
Gunakan Metode Lali Teknologi, Komunitas Lamongan Mengajar Tingkatkan Minat Literasi 

Dengan menggunakan metode “Lali Teknologi”, Komunitas Lamongan Mengajar berupaya tingkatkan minat belajar dan berliterasi para siswa di Desa Kepudibener, Turi, Lamongan. 

Lamongan Mengajar merupakan organisasi sosial pendidikan yang digerakkan oleh pemuda-pemudi yang berasal dari Kabupaten Lamongan. Komunitas ini menjadi wadah bagi masyarakat lamongan dengan semangat mengajar tinggi yang menjadi program komunitas.

Antara lain kegiatan pemberdayaan, pelatihan, keaksaraan, dan kesetaraan serta pengasuhan. Tak hanya sebagai wadah masyarakat Lamongan dalam melakukan kegiatan berbasis sosial, Lamongan Mengajar juga memiliki visi misi untuk menciptakan masyarakat yang berdaya saing dan berkelanjutan.

Tak hanya kegiatan itu, komunitas Lamongan Mengajar juga gencar melakukan kegiatan sosial bersama anak-anak. Hal itu sebagai wujud kepedulian terhadap pendidikan, sekaligus memberikan edukasi kepada anak-anak akan pentingnya pendidikan yang berkelanjutan.

Salah satu bentuk kegiatan sosial komunitas Lamongan Mengajar adalah Hero Of Education and Social (HEROES). Komunitas Lamongan Mengajar menurunkan sekitar 12 relawan untuk mengajar di sekolah pedalaman di tingkat SD/MI.

Sekolah yang menjadi sasaran adalah MI Miftahul Huda Beneran, Desa Kepudibener, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan. Desa Kepundibener terletak dekat dengan pusat kota Lamongan.

Dari pusat kota ke MI Miftahul Huda hanya membutuhkan jarah tempuh 10 km, namun memakan waktu yang cukup lama yaitu 30 menit perjalanan. Akses ke Desa Kepundibener cukup susah karena jalan desa yang masih kurang layak untuk dilewati.

Namun, perjalanan itu tidak terasa menjenuhkan, sebab di sepanjang kanan kiri jalan kita akan menjumpai sungai dan rawa-rawa. Hal ini dikarenakan Desa Kepundibener terletak di sekitar rawa-rawa Kabupaten Lamongan.

Dalam mewujudkan hal ini, Komunitas Lamongan Mengajar membuat metode pembelajaran “Lali Teknologi”. Metode ini bertujuan mendorong peserta didik untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini mengharapkan peserta didik mampu belajar tanpa memakai gadget serta melupakan game yang dimainkan sejenak.

Qoshdus Sabil Al-Usama, selaku ketua umum Lamongan Mengajar menjelaskan, kegiatan Heroes yang pertama kali dilakukan menginap di sekolahan. Ketika melakukan pengabdian selama 8 hari di Dusun Kepundibener, Lamongan Mengajar telah banyak melakukan program kegiatan.

Seperti, taman pendidikan Al-Qur’an, pawai obor, beberapa lomba anak-anak, hingga Lali Teknologi.

Nah, selama berkegiatan di Dusun Kepundibener, masyarakat setempat sangat terbuka dengan kehadiran komunitas Lamongan Mengajar. Terlebih, kegiatan yang digelar kali ini memang dibutuhkan masyarakat setempat, salah satunya pemberdayaan pendidikan.

“Ini merupakan sebuah tantangan bagi Komunitas Lamongan Mengajar, Kami ingin memberikan pendampingan pada masyarakat dalam menghadapi perubahan. Kami ingin mengimplementasikan apa yang kami dapat di bangku perkuliahan. Maka, kami melakukan gerakan ini,” ucap Sabil (20/7/2023).

Kehadiran Komunitas Lamongan Mengajar di desa Kepundibener dirasa sangat membantu masyarakat Desa. Menurut Bapak Agung warga desa Kepundibener sudah sangat ia rasakan Komunitas Lamongan Mengajar banyak membantu pendidikan anak-anak di desa dan kegiatan-kegiatan lain yang mendukung program desa Kepundibener.

“Saya sangat bangga atas kehadiran mereka. Mereka sangat membantu mendidik anak-anak kami di desa dan bersama dengan bermasyarakat melaksanakan pengabdian sosial dan banyak kegiatan lain,” ujarnya.

Kepala Sekolah MI Miftahul Huda Beneran, Sidqon menjelaskan bahwasanya berbagai permasalahan seringkali menghambat peningkatan mutu pendidikan nasional. Khususnya di daerah tertinggal atau terpencil, yang pada akhirnya mewarnai perjalanan pendidikan di Indonesia.

Sekolah-sekolah yang berada di pedesaan atau daerah terpencil masih terkendala dengan sarana prasarana, seperti bangunan sekolah, ruang kelas, perpustakaan, dan peralatan pendidikan, begitupun di MI Miftahul Huda ini.

“Para pendidik di MI Mifathul Huda ini hanya mengandalkan text book saja atau Lembar Kerja Siswa (LKS), jadi saya minta agar kakak-kakak mahasiswa lebih kreatif dalam mengelola pembelajaran dikelas tidak hanya terpaku pada text book” jelasnya.

Sidqon juga berharap kepada anak muda di Lamongan untuk tetap semangat dalam melakukan pengabdian. Karena menurutnya, pengabdian yang dilakukan dapat berdampak dan memberikan banyak manfaat untuk masyarakat.

“Mengingat fasilitas pendidikan di Desa Kepudibener yang terbilang masih minim. Seperti, sekolah dasar hanya tersedia satu lembaga di satu dusun,” pungkas Sidqon.

Tags: Dunia PendidikanKomunitas LamonganKomunitas Lamongan Mengajar
Previous Post

Wali Songo: Asal Usul dan Semiotika Nawa Dewata

Next Post

Wisata Banal Bersama The Jansen, Sang Ramones Dengan Sentuhan Lokal

BERITA MENARIK LAINNYA

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro
Peristiwa

Bojonegoro History Gelar Diskusi Ekspedisi Naga Api sebagai Upaya Penguatan Literasi Geopark Bojonegoro

24/05/2026
TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih
Peristiwa

TP PKK Kecamatan Sugihwaras Gelar Pelatihan Pengelolaan Sampah dari Rumah Tangga jadi Berkah, Dukungan Nyata Gerakan Perilaku Hidup Bersih

22/05/2026
Industri Migas dan Pertanian Jalan Beriringan, Bojonegoro Tempati Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jawa Timur  
Peristiwa

Industri Migas dan Pertanian Jalan Beriringan, Bojonegoro Tempati Posisi Lumbung Pangan Terbesar Kedua di Jawa Timur  

22/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

31/05/2026
Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

27/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: