Membahas adab kita perlu tahu apa arti dan tujuannya sehingga ilmu yang disampaikan tercapai.
Adab erat kaitannya dengan akhlak atau perilaku terpuji. Tujuan dari adanya adab dalam kehidupan sehari-hari agar mencegah manusia dalam melakukan perbuatan tercela atau keji.
Pepatah arab mengatakan “Al adabu Fauqol’ilmi” yang artinya adab itu lebih tinggi daripada ilmu.
Disimpulkan bahwasanya adab atau istilah jaman sekarangnya attitude merupakan fondasi yang harus dimiliki setiap orang.
Karena orang yang berilmu belum tentu memiliki adab, sedangkan orang yang beradab pasti memiliki ilmu.
Jika berilmu tanpa adab banyak yang akan terjerumus, yakni dapat membuat orang memiliki kesombongan.
Ketika ilmu tanpa agama akan membawa kehancuran serta murka Allah.
Yuk mulai sekarang kita perbaiki diri dari hal kecil. Buat pembaca setia tulisanku, ini ada beberapa tips maybe bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. So, kita berubah lebih baik bersama-sama.
Apa aja sih attitude yang patut diacungi jempol. Padahal attitude ini sering kita lihat, tetapi banyak yang tidak sadar dan menyepelekan.
1. Mengembalikan barang pinjaman
Segera setelah digunakan dalam keadaan utuh dan bersih. Sering banget bukan kita lupa mengembalikan barang. Contohnya aja kaya pinjam penghapus kadang lupa.
Padahal hal ini perlu kita perhatikan ya Nabs. Jangan malas untuk mengembalikan barang yang sudah anda pinjam. Pastikan barang yang dipinjam jangan sampai rusak.
2. Turun dari montor matikan mesin
Saat bertanya alamat di jalan kepada seseorang. Mungkin hal ini sering disepelekan ya. Alasannya kadang males agak ribet padahal itu salah satu sopan santun yang perlu kita terapkan bersama-sama.
Yuk mulai perbaiki. Tebarkan kebaikan dengan sopan santun yang tinggi.
3. Menegur secara pribadi bukan di depan umum
Hal ini sebagaimana kata-kata hiikmah dari Imam Syafi’i yang dimuat di dalam buku berjudul Mauizhat terbitan Rene Islam, yakni:
“Sampaikan nasihatmu kepadaku saat aku sendirian. Dan jangan katakan nasihat itu kala banyak orang karena memberi nasihat di kalangan banyak orang adalah salah satu bentuk dari pelecehan, aku tidak senang mendengarnya. Apabila saran dan ucapanku ini tidak kau perhatikan. Janganlah menyesal jika sekiranya nasihatmu tidak ditaati.”
Tentunya dalam menasehati juga ada adab yang harus diperhatikan agar yang dinasehati tidak merasa hina, sedih, dan marah.
Sehingga apa yang kita nasehati tidak membuat orang lain merasa trauma secara berlebihan sehingga menyebabkan overthinking yang berlebih.
4. Sopan di rumah orang
Ketika di rumah orang lain tunggu pemilik rumah memulai terlebih dahulu
Jangan coba untuk memakan apapun makanan yang belum ditawarkan.
Tentunya hal ini harus dijaga ya Nabs. Jangan lupa ya teman-teman tawarkan untuk membantu membereskan piring setelah dipakai. Jangan lupa berterimakasih juga.
5. Jangan masuk rumah orang mengenakan alas kaki
kalau di daerah pedesaan mungkin jarang untuk ditemui. Namun, sekarang kadang orang lupa melepaskan. Walaupun tidak ada tulisan ditempel ditembok depan rumah sebaiknya alas kaki dilepas ya Nabs.
6. Jangan lupa minta maaf, tolong, dan berterimakasih
Hal ini sangat sepele, tetapi sangat berpengaruh ya dalam kehidupan.
Manusia memang memiliki ego dan gengsi yang tinggi untuk mengakui jika ia melakukan kesalahan.
Menggunakan kata maaf atau meminta maaf bukan berarti kita kalah.Orang yang mampu mengakui kesalahannya justru adalah pemenang sejati. Jadilah seorang yang pemberani.
Ucapan kata tolong tidak pernah merendahkan diri kita sebagai orang yang meminta bantuan.
Malah hal itu menandakan kita menghormati orang yang hendak memberi bantuan kepada kita.
Jangan lupa jika dapat bantuan, penghargaan, dan apapun itu ucapkan terimakasih untuk menghargai upaya seseorang dalam membantu kita.
Itu beberapa adab yang bisa kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari. Menata kehidupan yang lebih baik mulai dari sekarang. Semoga kita selalu diberi perlindungan serta barokah dari Allah SWT.








