Kelompok KKN-TK 04 Universitas Bojonegoro bersama Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kedung Lantung laksanakan konservasi tanaman di kawasan geosite Kedung Lantung, Desa Drenges, Sugihwaras, Bojonegoro pada (21/7/2026). Kegiatan ini bertujuan mendukung pelestarian lingkungan sekaligus memperindah kawasan wisata alam Kedung Lantung.
Sebanyak 27 bibit bunga bougenville dan 5 bibit pohon palem ditanam di sejumlah titik kawasan wisata. Penanaman dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN-TK 04 bersama Pokdarwis sebagai upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau, asri, dan nyaman bagi pengunjung.
Perwakilan Pokdarwis Kedung Lantung, Riko, menyampaikan bahwa kegiatan konservasi tanaman memberikan manfaat besar bagi pengelolaan kawasan wisata. Selain membantu proses penghijauan, kolaborasi dengan mahasiswa juga dinilai mampu menghemat biaya pengadaan tenaga dan mempercepat pelaksanaan penanaman.
“Program ini sangat membantu karena penanaman menjadi lebih efisien, mengurangi biaya, dan tentunya sangat bermanfaat bagi kawasan Kedung Lantung,” ujarnya.
Riko menjelaskan, salah satu tantangan terbesar dalam menjaga kawasan Kedung Lantung bukan hanya merawat tanaman, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan. Menurutnya, sebelum dikembangkan menjadi destinasi wisata, lokasi tersebut sempat dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan sampah oleh sebagian warga.
“PR terbesar kami adalah menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan. Dulu sebelum Kedung Lantung dibangun, tempat ini dijadikan lokasi pembuangan sampah. Sekarang kami terus mengajak warga untuk ikut menjaga kebersihan dan kelestarian kawasan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa karena Kedung Lantung berada di kawasan hutan, pemilihan tanaman harus mempertimbangkan manfaat ekologisnya. Vegetasi yang ditanam diharapkan mampu menciptakan suasana yang lebih teduh, menjaga kelestarian lingkungan, serta mendukung program konservasi di kawasan geosite.
Selain bougenville dan palem yang ditanam pada kegiatan kali ini, Riko menyebutkan bahwa beberapa jenis tanaman lain seperti pohon jati dan ketepeng juga memiliki manfaat bagi kawasan Kedung Lantung. Pohon jati dapat memberikan nilai manfaat bagi masyarakat melalui daunnya, sedangkan tanaman ketepeng berfungsi membantu mengurangi suhu panas di sekitar lokasi wisata.
Melalui program konservasi ini, Kelompok KKN-TK 04 Universitas Bojonegoro berharap dapat menumbuhkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan. Kolaborasi antara mahasiswa dan Pokdarwis diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat budaya gotong royong dalam merawat Geosite Kedung Lantung agar tetap lestari, bersih, dan semakin menarik sebagai destinasi wisata alam di Kabupaten Bojonegoro.








