Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

Aska Pradipta by Aska Pradipta
01/09/2026
in Peristiwa
Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

Abdulloh Umar: Menyambangi Masa Lalu

Bagi Abdulloh Umar, muktamar kali ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan NU. Namun jadi perjumpaan antara realitas hari ini dengan kenangan masa lalu.

Sambang ke pesantren selalu membawa cerita yang berbeda. Begitupula bagi Ketua DPRD Bojonegoro sekaligus Sekretaris DPC PKB Bojonegoro, Abdulloh Umar, ketika kembali menyambangi Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, pada gelaran Muktamar ke-35 NU.

Tambakberas bukan tempat yang asing bagi Umar. Di sanalah ia pernah menimba ilmu dan menjalani kehidupan sebagai santri. Kali ini, ia kembali bukan sekadar sebagai alumni, melainkan di tengah perhelatan besar Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU).

Muktamar yang berlangsung pada 27–31 Agustus 2026 itu menjadi momen khusus bagi Umar. Pada pembukaan Muktamar, ia hadir ke Tambakberas, bersilaturahmi dengan para kiai, pengurus NU, sesama alumni, serta warga Nahdliyin yang datang dari berbagai penjuru daerah.

Bagi seorang alumnus, kembali ke pesantren bukan sekadar perjalanan menuju sebuah tempat. Ada ingatan yang ikut berjalan. Ada halaman yang pernah dilewati. Ada ruang-ruang yang pernah menjadi tempat mengaji. Ada wajah para guru yang kembali terbayang.

Di tengah perhelatan besar organisasi Islam terbesar di Indonesia itu, Umar juga menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya kepemimpinan baru PBNU. KH Miftachul Akhyar dipercaya sebagai Rais ‘Aam PBNU, sementara KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) dipercaya sebagai Ketua Umum PBNU.

“Kita mengucapkan selamat kepada KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam dan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU. Semoga diberikan kekuatan dan keistiqamahan dalam menjalankan amanah,” ucap Umar.

Menurutnya, Muktamar merupakan bagian dari dinamika sebuah organisasi. Perbedaan pandangan dalam proses permusyawaratan merupakan sesuatu yang wajar. Namun, setelah keputusan ditetapkan, seluruh elemen organisasi perlu kembali berjalan bersama.

Umar berharap kepemimpinan baru PBNU mampu membawa NU semakin kuat dalam menjalankan khidmah kepada masyarakat, umat, dan bangsa.

“NU itu rumah besar, rumah yang menampung perbedaan” katanya.

Rumah besar, bagi Umar, adalah tempat banyak orang dapat duduk bersama. Ada perbedaan pandangan, ada perbedaan pilihan, tetapi semuanya tetap berada di bawah satu atap yang sama. Karena itu, setelah palu Muktamar diketuk dan keputusan diambil, perbedaan tidak semestinya menjadi jarak.

Semua kembali merapatkan barisan. Mengawal keputusan bersama. Melanjutkan khidmah. Dan di Tambakberas, makna itu terasa lebih dalam bagi Umar. Sebab Muktamar ke-35 NU tidak hanya membawanya pada sebuah forum organisasi. Namun juga membawanya kembali ke tempat yang pernah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai santri.

Kali ini ia datang sebagai pejabat publik dan pengurus partai. Tetapi di antara bangunan pesantren, kenangan masa lalu seperti menemukan jalannya sendiri. Seorang santri, bagaimanapun jauh ia berjalan, selalu memiliki jalan pulang. Tambakberas menjadi salah satu jalan itu.

Bagi Umar, Muktamar kali ini bukan hanya tentang pergantian kepemimpinan di tubuh NU. Namun jadi perjumpaan antara masa lalu dan masa kini; antara seorang santri yang pernah belajar di sebuah pesantren dengan rumah pendidikan yang tetap membuka pintunya.

Di sanalah NU, bagi Umar, tetap menjadi rumah besar bagi siapapun. Rumah yang boleh diisi perbedaan. Rumah yang menjadi tempat berkhidmah. Dan rumah yang akan tetap kuat selama seluruh penghuninya bersedia duduk bersama.

Tags: Abdulloh Umar BojonegoroMuktamar NU 2026
Previous Post

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

BERITA MENARIK LAINNYA

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa
Peristiwa

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

29/08/2026
Ketua DPRD Bojonegoro: Pendidikan dan Agama Tak Boleh Tertinggal
Peristiwa

Ketua DPRD Bojonegoro: Pendidikan dan Agama Tak Boleh Tertinggal

25/08/2026
Suarakan Hak Ekologi, KOPRI PMII Bojonegoro Dorong Pembahasan Raperda Dana Abadi Lingkungan
Peristiwa

Suarakan Hak Ekologi, KOPRI PMII Bojonegoro Dorong Pembahasan Raperda Dana Abadi Lingkungan

24/08/2026

Anyar Nabs

Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

Abdulloh Umar: Tambakberas dan Ucapan Selamat untuk Kepemimpinan PBNU

01/09/2026
Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

Membaca NU di Bawah Dua Kyai Terpilih dari Jawa Timur

31/08/2026
Ideologi, Otonomi Terakhir Manusia

Ideologi, Otonomi Terakhir Manusia

30/08/2026
BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

BALKONDES Bonorejo Resmi Dibangun, Jadi Harapan Baru Untuk Mendorong Kemandirian Ekonomi Desa

29/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: