Seketika dunia hiburan tampak menyenangkan. Terlebih dari sisi luar keseharian. Ide dikemas menjadi karya. Lalu dipertunjukan di depan khalayak. Seketika menjadi hiburan yang menyenangkan.
Namun bagaimana dengan sisi lain dari itu semua? Apa tak ada tekanan dalam dunia hiburan? Dari sudut pandang pelaku dunia hiburan itu sendiri. Sejatinya tidak ada yang sempurna dari semua ini. Hingga detik ini, sisi kelam dunia hiburan masih menjadi topik dari segala kegelisahan.
Kesuksesan mengantarkan kita ke depan gerbang ego manusia. Ternyata kekuatan kalimat tidak ada manusia yang sempurna memang benar adanya. Dengan mengesampingkan segala hal. Kekuasaan tertinggi berada di tangan orang berada.
Beberapa hari terakhir dunia hiburan K-Pop dikejutkan dengan sebuah kabar. Mantan personil BigBang Seungri sekejap menggemparkan dunia K-Pop. Hingga kabarnya ramai dibicarakan dalam dunia maya.
Konon Seungri terjerat dalam skandal prostitusi. Hasil investigasi melebar hingga melibatkan beberapa elemen penting lainnya. Seperti adanya kasus penyuapan korupsi hingga terjadinya skandal prostitusi.
Salah seorang penggemar K-POP, Marshya Camillia menyatakan, dunia hiburan memang dekat dengan perihal yang permisif. Karena itu, dalam mengagumi sesuatu yang berkait hiburan, harus bisa selektif.
“Dalam hidup, segala sesuatu bisa saja terjadi. Yang penting kita bisa mengambil pelajaran,” ucap Marshya.
Jangankan dunia hiburan, dunia politik yang identik dengan citra diri saja juga rentan terjerumus pada perkara yang melanggar. Sehingga, intinya, apapun itu adalah media belajar. Sebab kadang, kata dia, manusia harus belajar dari episode hidup orang lain juga.
Nabs, dengan adanya berita ini tak hanya warga Korea yang naik pitam. Namum fans dari sosok Seungri juga banyak yang kecewa. Awalnya tak banyak yang percaya. Hingga investigasi kasus tersebut terus berlanjut.
Secara tidak langsung skandal ini memukul industri hiburan Korea. Kondisi ini bisa jadi berdampak pada perekonomian. Seperti kita tahu budaya korea menjadi tokoh utama.
Dalam branding negara mereka. Kebudayaan hingga dunia K-Pop memiliki peran yang besar. Keduanya berpengaruh besar terhadap perekonomian negara. Bisa dilihat dengan meningkatnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke sana.
Masalah pelik seperti prostitusi dalam dunia bisnis dan hiburan hingga korupsi kelas atas. Tidak hanya terjadi di Korea saja. Namun di Indonesia juga masih banyak beredar kasus-kasus seperti itu.
Keberanian beberapa orang bisa menjadikan titik balik untuk perubahan yang lebih baik. Seperti informan yang dengan berani mengambil tindakan. Untuk memberikan informasi kepada pihak terkait. Terlepas dari adanya kepentingan di balik semua itu.
Kabar baik yang bisa dipetik, Hukum di negeri orang melahirkan keputusan yang adil dan tidak sembarang. Jangan sampai kamu mendewakan suatu sosok. Karena sejatinya manusia tidak ada yang sempurna.








