Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Sayap Emas dan Kisah Cinta Kosmopolitan

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
30/03/2019
in Cecurhatan
Sayap Emas dan Kisah Cinta Kosmopolitan

Jangan tanyakan padanya, bagaimana rasanya terluka akibat cinta. Mungkin dia akan menjelaskan padamu dengan cara membikin ratusan slide berisi komposisi dan cara kerja luka mendekati manusia.

Jangan pula tanyakan padanya, benarkah sepi mampu meruntuhkan tembok besar China. Sebab dengan kecepatan lari seekor rusa, ia akan memberimu nama-nama kaisar yang mati akibat terluka cinta.

Dia perempuan yang sangat ambisius dan berkeinginan kuat. Dalam hal apapun, dia tak mau terkalahkan. Meski, dia lupa, bahwa sulit terkalahkan adalah kekalahan itu sendiri. Sebab, ia tak pernah bisa mengalahkan dirinya sendiri.

Dia punya banyak hal dalam hidup. Mimpi-mimpi besar dan keinginan-keinginan yang bahkan sudah dia susun sejak dari kecil. Keinginan-keinginan itu, menggiringnya pada berbagai macam garis hidup.

Garis hidup membawanya pada berbagai macam momentum dan pertemuan hingga perjumpaan yang penuh kesan. Perjumpaan-perjumpaan yang tidak jarang, membawanya pada ruang kecil berwarna merah jambu.

Dia gadis yang selektif. Punya standar tinggi pada berbagai macam aspek hidup. Tak terkecuali urusan ruang berwarna merah jambu. Dia memaknai pasangan sebagai sayap yang mampu mengajaknya terbang ke langit fantasi.

Hanya, tak semua perjumpaan yang berkesan itu, mampu membawanya menemui sayap-sayap tersebut. Banyak lelaki bersayap emas yang pernah dia temui. Sialnya, ia kerap menjumpai sayap-sayap itu berkarat dan menghilang di tengah jalan.

Kisah kasihnya selalu terjal. Selalu banyak perihal perih yang kerap mengganjal. Tiap ia menemukan kekasih, tiap itu juga kekasihnya menunjukkan betapa hubungan kasih harus dibikin mati, diakhiri. Dia, sering sekali menyeduh air matanya sendiri.

Cerita cintanya kerap menyedihkan. Ia, konon, sering menemukan sosok yang tepat. Tapi sial, ketepatan sosok tak berbanding lurus dengan apa yang ia inginkan, atau ia butuhkan.

Semakin sering ia bertemu sosok yang menurutnya tepat, semakin sering pula ia berhadapan dengan sayap yang berkarat.

Namun, kesialan itu akhirnya berakhir ketika seorang lelaki muncul dari sudut kecil kesepiannya. Seorang lelaki dari semesta yang berbeda. Dari sudut bumi yang belum pernah sekalipun sempat terpikir olehnya.

Lelaki yang bahkan tak sempat ia bayangkan kehadirannya itu, tiba-tiba datang. Lelaki yang, entah bagaimana ceritanya, mampu membikin hatinya sangat teduh dan nyaman.

Lelaki itu tak bersayap emas. Tak seperti standar lelaki yang pernah dia ingin jumpai. Tapi, dari lelaki itu, dia sadar bahwa sayap emas tidak perlu dinanti. Sayap emas harus dibikin. Lebih tepatnya, dibikin berdua. Bersama-sama.

Dia lelaki yang tak lelah mendengarnya mengulang jokes garing yang itu-itu saja, namun tawa dan perhatiannya tak pernah hilang bergema. Dia lelaki yang membiarkannya malas-malasan hingga mengumpat, namun selalu sabar menemaninya menyia-nyiakan waktu hanya untuk berdebat.

Dia lelaki yang menantangnya menyelam lebih dalam ke palung samudera, dan berteriak-teriak di tengah ramai keriuhan kota. Dia lelaki yang memuji dan menguatkannya, sebenci dan selemah apapun dia pada dirinya sendiri.

Dia lelaki yang membuat hatinya ingin berkunjung ke berbagai benua, sekaligus ingin membangun rumah kecil di sebuah desa, berdua.

Tags: Fiksi Akhir Pekan
Previous Post

Seni Belajar Hidup dari Film

Next Post

Bersama Raffi Ahmad, Kapolres Bojonegoro Kampanyekan Safety Riding

BERITA MENARIK LAINNYA

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan
Cecurhatan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya
Cecurhatan

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari
Cecurhatan

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

Kisah Soekarno dan Marhaen, Petani Bandung yang Menginspirasi Lahirnya Marhaenisme

02/06/2026
Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

Di Kebun Singkong: Percakapan tentang Benih, Anak-anak, dan Masa Depan

02/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

01/06/2026
Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

31/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: