Anak muda Bojonegoro memiliki begitu banyak potensi. Salah satunya seorang atlet bola basket Bojonegoro bernama Alda Rachmawati.
Bojonegoro memiliki banyak atlet berbakat dari berbagai cabang olahraga. Contohnya adalah Alda Rachmawati yang memiliki banyak prestasi di cabang olahraga basket.
Ketika duduk di bangku kelas 4 SD, Alda mulai menekuni olah raga bola basket. Dia bergabung dengan sebuah klub asal Bojonegoro yang bernama Mentari Basket Ball Club.
“Waktu itu sedang jalan-jalan sama ibu, lihat ada sekumpulan orang bermain basket di Alun-alun, eh ibu nawarin mau ikut apa tidak,” kata Alda.
Tanpa pikir panjang pun Alda mengiyakan tawaran ibunya. Dia sedari kecil memang aktif bermain dan suka olah raga. Tetapi, kala itu dia belum tahu banyak adanya klub olahraga. Pertama kali tahu ya basket itu.
Selama ini, pemain berposisi small forward tersebut sudah menorehkan banyak prestasi. Dia terlibat di berbagai kejuaraan tingkat lokal hingga daerah.
Beberapa kali Alda telah membawa nama sekolah menjadi juara. Mulai dari SDN Kauman 4, SMPN 5 Bojonegoro hingga SMAN 3 Bojonegoro.
Bahkan, dia berhasil membawa tim basket putri SMA 3 Bojonegoro menjadi juara 1. Sekolahnya menjadi juara Porseni Kabupaten Bojonegoro selama tiga tahun berturut-turut. Juara tersebut pada tahun 2016, 2017 dan 2018.
Alda memiliki seorang idola yang menjadi panutannya, yaitu Lebron James dan James Harden. Keduanya adalah seorang pemain basket profesional pada strata NBA. Sedangkan sosok idola dari Indonesia adalah Kadek Dewi Pracita Tita dan Helena Tumbelaka, pemain basket asal Merpati Bali Club.
Gadis kelahiran Februari 2000 tersebut menceritakan, pengalaman menarik selama menekuni bola basket. Dia pernah mengikuti pelatihan bersama atlet basket Timnas Indonesia, Jovita Simon dan Christine Tjundawan. Itu saat dia membela Tim KU16 Bojonegoro saat Kejurda antar club se-Jatim.
“Itu sih pengalaman yang paling menarik dan berharga,” tukas anak terakhir dari tiga bersaudara tersebut.
Selain itu, Alda juga mengaku pernah bergabung dengan tim NBA Junior dalam mempromosikan olah raga basket pada 2018. Itu dia lakukan dengan mengajar basket ke beberapa sekolah di Jawa Timur. Mulai dari tingkat SD hingga SMA.
Selain aktif di cabang olahraga basket, Alda sempat menjajal jenis olah raga lain. Dia pernah bergabung dengan tim Korfball Bojonegoro di ajang nasional pada 2018. Pernah juga mewakili Bojonegoro dalam Kejuaraan Daerah Permainan Tradisional pada 2018 di cabang Hadang atau Gobak Sodor.
Gadis berpostur tinggi tersebut menambahkan, selama ini ibunya selalu mendukung penuh. Orang tuanya memang mendukung apa pun yang dicintai anak-anaknya.
Menurutnya, basket merupakan sebagian dari hidupnya. Melalui basket dia banyak belajar tentang kerja sama dan merasa memiliki keluarga ke dua. Tentunya selain di rumah.
Alda berharap basket semakin populer di kalangan anak muda Bojonegoro. Olahraga ini begitu populer pada tingkat nasional. Tetapi, pada tingkat lokal masih belum. Padahal, banyak sekali peluang yang bisa diambil untuk berprestasi.
“Semoga basket termasuk menjadi olahraga populer di Bojonegoro karena banyak peluang untuk menorehkan prestasi bagi adik-adik,” pungkas Alda.
Saat ini, Alda sedang bekerja di sebuah kantor pejabat publik. Namun, itu tidak menjadi alasan baginya untuk berhenti bermain basket. Buktinya, dia termasuk atlet yang mewakili Bojonegoro dalam cabang olahraga Basket di Porporv Jatim 2019 nanti.








