Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Akankah Bojonegoro Gagap Menghadapi Pandemik Virus Corona?

Ani Anggraeni by Ani Anggraeni
18/03/2020
in Cecurhatan
Akankah Bojonegoro Gagap Menghadapi Pandemik Virus Corona?

Setiap hari Pemerintah Pusat terus meng-update perkembangan pandemik corona. Semakin hari semakin bertambah dan meluas. Bahkan perkembangannya dari jam ke jam. Sangat cepat.

Seorang suspect corona di Jakarta menceritakan bagaimana dia mendapat pelayanan Rumah Sakit yang sangat parah. Melalui akun twitter @fmuchtar_, dia mengungkap kronologi penanganan pasien suspect covid-19 di sebuah Rumah Sakit rujukan corona di Jakarta. Seraya mengungkap jati diri, pria bernama Fachri Mukhtar ini ingin menampakkan betapa negara ini belum siap.

https://twitter.com/fmuchtar_/status/1239499987785904128?s=21

Selevel negara yang sudah menyiapkan dana lebih dari Rp1triliun saja masih kelabakan. Bagaimana dengan Bojonegoro? Kita belum tahu. Belum ada pengumuman, pun nggak ada media yang kritis bertanya soal kesiapan Pemkab Bojonegoro.

Saya mengira ini soal mindset. Masih banyak di antara kita yang menganggap remeh persoalan pandemik corona. Tapi saya nggak mau curiga kalau Bupati punya mindset seperti ini juga. Karena Bupati kita ini baik, ngayemin. Wadezigghh!

Baca juga: Ancaman Corona di Bojonegoro, Bupati Tetap Santuy

Sejak dua hari lalu Bupati mulai bergerak. Buat pengumuman ala coretan tangan, mengadakan rapat koordinasi, dan menerbitkan surat tentang Kondisi Luar Biasa (KLB). Meskipun saya belum tau persis dasar KLB ini apa. Karena surat itu tidak diawali atau disertai data-data. Semoga tidak ada yang ditutup-tutupi ya. Kalau pun toh ada, itu demi kebaikan warga Bojonegoro semata.

Lalu Minggu malam, untuk kedua kalinya, Bupati mengunggah pengumuman oretan tangan melalui akun instagram pribadinya. Mengumumkan bahwa sekolah diliburkan. Untungnya follower Bu’E Moe ini banyak. Walhasil pengumumannya bisa diterima masyarakat hingga ke pelosok desa. Aihh~

https://www.instagram.com/p/B9yKr_TpN8X/?igshid=gvlafe7lr735

Lalu kemarin akun Instagram @PemkabBojonegoro merilis video himbauan dari Bupati. Dalam video itu juga ada Kepala Dinas Kesehatan dan Direktur RSUD Dr. Sosodoro Bojonegoro. Cuma sayang seribu sayang, ada beberapa hal esensial yang tidak disampaikan dalam video himbauan corona itu.

Pertama, anjuran social distancing. Sama sekali tidak dijelaskan. Padahal ini penting. Esensi dari libur sekolah dan bekerja di rumah adalah social distancing ini.

Kedua, tidak menjelaskan tata cara menghindari virus corona yang sesuai dengan kearifan lokal. Misalnya soal salaman, soal cuci tangan sebelum dan sesudah beraktivitas, dan lain-lain yang dekat dengan kehidupan masyarakat agraris Bojonegoro. Ini penting agar masyarakat meng-internalisasi kerawanan virus corona dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Ketiga, Direktur RSUD menyatakan siap. Tapi tidak dijelaskan siapnya itu seperti apa. Apakah sekadar asal siap 86 ala prajurit? Atau siap secara mental spritual saja. Ini penting dirinci, agar masyarakat tenang.

Apalagi selama ini Rumah Sakit Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini sering kewalahan pasien. Bahkan kewalahan ketika belum kondisi KLB.

Oh oke. Mungkin Bu’E Moe akan mengumumkan detail-detailnya di video lain. Tapi kapan? Bikin satu video ini saja berhari-hari. Eh tapi nggak usah pesimis dulu deh, Nabs. Toh himbauan dengan coretan tangan juga bisa. Yes, yes!

https://www.instagram.com/p/B9wLTTNplsm/?igshid=1b3o6m7ea8tdo

Setiap hari Pemerintah Pusat terus meng-update perkembangan pandemik corona. Semakin hari semakin bertambah dan meluas. Bahkan perkembangannya dari jam ke jam. Sangat cepat.

Kita tidak perlu panik. Meskipun melihat pemerintah masih gagap mengatasi corona, kita harus tetap tenang. Asalkan dibarengi gaya hidup yang lebih sehat, lebih higienis, dan lebih disiplin. Virus corona di Indonesia bisa dilawan. Apalagi virus corona di Bojonegoro, dengan kesaktian kita, mungkin bisa dijadikan bahan sambel sekalian. Kita nggak akan gagap, karena bukan Azis. Garink! ~

Tags: Anna MuawanahPandemi Covid-19Pemkab BojonegoroVirus Corona
Previous Post

Di Rumah Saja dan Hakikat Pulang

Next Post

Beli Seperlunya, Belanja Secukupnya

BERITA MENARIK LAINNYA

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan
Cecurhatan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
Di Antara Embargo dan Martabat
Cecurhatan

Di Antara Embargo dan Martabat

07/04/2026
Negara Arab: Perjanjian Dinasti Saudi dan Keluarga Wahabi
Cecurhatan

Negara Arab: Perjanjian Dinasti Saudi dan Keluarga Wahabi

05/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara

Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara

12/04/2026
Seorang Pemuda di Rembang Jadikan Bibit Mangga sebagai Mahar Pernikahan

Seorang Pemuda di Rembang Jadikan Bibit Mangga sebagai Mahar Pernikahan

12/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: