Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Aliansi BEM Mojokerto Tolak Kedatangan Pimpinan Junta Militer Myanmar

Ahmad Faruuq by Ahmad Faruuq
23/04/2021
in Headline, Peristiwa
Aliansi BEM Mojokerto Tolak Kedatangan Pimpinan Junta Militer Myanmar

Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Mojokerto raya akhirnya mengeluarkan pernyataan sikap terkait rencana kedatangan pimpinan junta militer Myanmar ke Indonesia. 

Pimpinan junta militer Myanmar akan menginjakkan kaki di Ibu Kota dalam rangka menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN yang rencananya akan digelar di Jakarta, 24 April 2021 mendatang.

Nabs, menyikapi hal tersebut Aliansi BEM Mojokerto menegaskan bahwa kita sebagai negara demokrasi harusnya bisa memilih dengan tepat tindak lanjut untuk permasalahan HAM dan kudeta di Myanmar.

Seperti yang dikatakan Tsabit Ikhmaddi, Koordinator Aliansi BEM Mojokerto saat menggelar pernyataan sikap pada hari kamis (22/4) di kampus Universitas Islam Majapahit (UNIM) Jabon, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Ia menjelaskan, dirinya sedang menyoroti isu yang ada di pemerintahan Myanmar tentang pelanggar HAM tingkat darurat, terlebih ke depan akan diadakan KTT ASEAN, yang rencananya akan dihadiri oleh pemimpin junta militer.

“Kita menolak perwakilan dari Myanmar hadir dalam KTT ASEAN, karena di dapur kenegaraannya sendiri masih belum tuntas, kalau kita menerima itu artinya kita mengakui kepemimpinan yang direbut paksa tersebut” ungkapnya.

Untuk itu, Ia bersama rekan Aliansi BEM Mojokerto yang lain mengharap agar Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Luar Negeri mendesak kepada Pengurus ASEAN dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menuntaskan permasalahan di Myanmar.

“Kami menuntut untuk dapat menuntaskan HAMnya dulu, jadi pemerintahannya ditata dulu di dalam Myanmar baru bisa menghadiri rapat tertinggi ASEAN,” terangnya.

Mengingat, di Myanmar telah banyak memakan korban akibat pemerintahan yang dirampas dengan cara Kudeta Militer tersebut.

“Di Negara mereka sudah kacau, di sana itu sudah ada sekitar 730 orang yang meninggal dunia. Selain itu, sebanyak 3.000 aktivis bahkan wartawan dan yang lain-lain, yang ikut demonstrasi ditahan, itu kan pelanggaran HAM berat” tegasnya.

Tags: Aksi MahasiswaAliansi BEMJunta MiliterMahasiswa Mojokerto
Previous Post

Riyadul Jannah, Grup Hadrah yang Merawat Semangat (6)

Next Post

Benarkah Memilih Pasangan Hidup sama dengan Bermain Game di Aplikasi Hago?

BERITA MENARIK LAINNYA

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa
Peristiwa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot
Peristiwa

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara
Peristiwa

Dari Pildacil hingga Olimpiade, Ar-Ridwan Competition 2026 Latih Mental Juara

12/04/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Kemarau yang Datang Lebih Awal

Kemarau yang Datang Lebih Awal

16/04/2026
‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

‎Komisi B DPRD Bojonegoro Ungkap Hambatan Pendirian KDKMP di Sejumlah Desa

15/04/2026
Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

Perut yang Menjadi Peta Kemiskinan

14/04/2026
‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

‎Wabup Bojonegoro Beri Perhatian pada Daffa, Si Bocah Jenius yang Bisa Rakit Robot

13/04/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: