Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Batik Corona, Cerminan Kreativitas yang Indonesia Banget

Mahfudin Akbar by Mahfudin Akbar
19/04/2020
in Cecurhatan
Batik Corona, Cerminan Kreativitas yang Indonesia Banget

Pelan tapi pasti, batik corona ini akan makin menyeruak ke permukaan. Trennya bakal mirip dengan batik bola beberapa tahun silam. Para pengrajin batik mungkin akan mulai memproduksi batik motif corona dengan jumlah yang banyak.

Seperti biasa, pemerintah pusat memperbarui data jumlah kasus positif virus corona di Indonesia pada Sabtu (18/4)2020). Seperti biasa pula, informasi disampaikan juru bicara penanganan corona, Achmad Yurianto, di Kantor BNPB, Jakarta. Yang tidak biasa adalah busana yang dikenajan Achmad Yurianto.

Achmad Yurianto tampak mengenakan batik berwarna biru dengan motif corona. Penampilan Achmad Yurianto itu tentunya mencuri perhatian. Banyak pula yang membicarakannya di media sosial.

Namun kata Yurianto sendiri, batik itu sudah dimilikinya sejak setahun lalu. Nah lho? Kok bisa? Bukannya virus corona baru muncul pada akhir 2019 lalu?

Ternyata eh ternyata, batik yang dikenakannya itu bukanlah batik motif corona. Nyatanya batik yang dikenakan Yurianto adalah koleksi lama dokter tersebut. “Ini baju setahun yang lalu saat peringatan hari AIDS sedunia,” kata Yurianto seperti dikutip dari Republika.

Batik memang jadi busana nasional Indonesia. Tiap daerah di Indonesia punya jenis dan motif batik khusus yang beda satu dengan lainnya. Jangan heran jika jenis batik di Indonesia jumlahnya sangat banyak.

Seiring perkembangan zaman, motif batik pun semakin bervariasi. Motif yang muncul tak hanya menunjukkan identitas daerah, namun juga budaya populer.

Contohnya ya batik corona yang dikenakan oleh Achmad Yurianto ini. Virus corona di tangan orang Indonesia dengan mudah dijadikan karya seni sekaligus aksen pakaian sehari-hari. Apa yang lebih Indonesia dari ini coba?

Batik corona ini sedikit banyak mengingatkan saya kepada batik klub sepakbola. Beberapa tahun silam ada tren busana batik bola. Motifnya adalah sejumlah logo klub tersohor Eropa. Macam Barcelona, Juventus, Manchester United, Bayern Munchen dan masih banyak lagi yang lainnya.

Batik bola memang agak aneh ketika dipandang mata. Desainnya terlalu maksa. Apalagi logo klub Eropa yang muncul di batik bola seperti minim edit. Asal tempel dan seadanya.

Meski begitu, tetap ada kok yang dengan pedenya wara-wiri beraktivitas pakai batik bola. Bahkan menggunakannya di acara kondangan nikah atau kenduri.

Pelan tapi pasti, batik corona ini akan makin menyeruak ke permukaan. Trennya bakal mirip dengan batik bola beberapa tahun silam. Para pengrajin batik mungkin akan mulai memproduksi batik motif corona dengan jumlah yang banyak.

Sebenarnya sudah ada pengrajin yang memproduksi batik corona. Contohnya pengrajin dari Harapan Mulia di Desa Resapombo, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar.

Dengan bantuan dari para difabel, pengrajin di Harapan Mulia Blitar itu sudah produksi dan menjual batik corona buatan mereka. Konon, batik corona itu laris di pasaran.

Terlepas dari pro kontra maupun perkembangan kasus positif covod-19 di Indonesia, batik motif corona ini adalah satu dari sekian banyak hal yang Indonesia banget. Ia mewarisi semangat batik klub bola yang lebih dulu muncul dan populer. Kira-kira, apa yang lebih Indonesia dari ini menurutmu, Nabs?

Tags: Batik BolaBatik Corona
Previous Post

PSHT Bubulan Bagikan Masker Gratis pada Masyarakat

Next Post

Pendekatan Sains dan Kesempatan Menarik dalam Pandemi Corona

BERITA MENARIK LAINNYA

Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai
Cecurhatan

Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai

15/08/2026
Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila
Cecurhatan

Majnun Mengajari Kita Satu Hal: Cinta Bisa Membajak Akal Sehat dan Membuat Seseorang Gila

12/08/2026
Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?
Cecurhatan

Gus Mus dan Pemikiran Islam Indonesia, Quo Vadis?

11/08/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Bukan Sekadar Bagi Ayam, Gayatri Tahap 2 Bangun Ekosistem Peternakan Demi Meningkatnya Ekonomi Masyarakat Desa

Bukan Sekadar Bagi Ayam, Gayatri Tahap 2 Bangun Ekosistem Peternakan Demi Meningkatnya Ekonomi Masyarakat Desa

16/08/2026
Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai

Tanah, Ingatan, dan Pekerjaan Rumah yang Tak Kunjung Selesai

15/08/2026
Penutupan KKN Unigoro: Ketika Batik Lantung Menjadi Jejak yang Ditinggalkan di Drenges

Penutupan KKN Unigoro: Ketika Batik Lantung Menjadi Jejak yang Ditinggalkan di Drenges

15/08/2026
Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

Gelar Paripurna Istimewa, DPRD Bojonegoro Ikuti Pidato Kenegaraan Presiden RI

14/08/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: