Sekitar sepekan lalu, insiden tendangan kung fu mewarnai jagad sepak bola Indonesia. Tepatnya di kompetisi Liga 4 musim ini (fase regional). Tidak hanya sekali, insiden tendangan kung fu terjadi dua kali di pertandingan yang berbeda. Sungguh membagongkan dan bikin geleng-geleng kepala.
Insiden tendangan kung fu terjadi saat laga PS Putra Jaya Pasuruan vs Perseta 1970 Tulungagung di Stadion Gelora Bangkalan (5/1/2026). Pemain PS Putra Jaya Pasuruan, Muhammad Hilmi Gimnastiar (NPG 23) dengan brutal menendang dada Firman Nugraha (NPG 5) hingga jatuh tersungkur.
Berselang satu hari, insiden tendangan kung fu kembali terulang. Tepatnya saat KAFI Jogja FC kontra UAD FC di Lapangan Piyungan, Bantul (6/1/2026). Pemain KAFI Jogja FC bernama Dwi Pilihanto Nugroho (NPG 2) mengangakat kaki begitu tinggi saat duel berebut bola. Bukan bola yang kaki itu dapatkan, melainkan kepala pemain UAD FC. Senasib dengan Firman, dia pun jatuh tersungkur.
Merespon hal tersebut, kedua pemain pemilik tendangan kung fu tersebut akhirnya mendapat hukuman. Hukuman pertama diberikan oleh tim, yaitu pemecatan. Hukuman kedua diberikan Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI dari daerah masing-masing. Hukuman cukup berat dan pantas, yaitu dilarang menginjakkan rumput lapangan selama sisa hidup.
Keduanya dilarang bermain sepak bola secara profesional seumur hidup. Lagian, pelanggaran yang mereka lalukan sangatlah berat. Tendangan kung fu di sepak bola merupakan tindakan yang sangat tidak profesional. Apalagi dalam kompetisi olahraga yang menjunjung tinggi sportivitas.
Kung fu dan sepak bola adalah dua cabang olahraga yang berbeda. Kung fu merupakan bagian dari cabang olahraga beladiri. Penuh dengan kontak fisik. Sedangkan sepak bola adalah cabang olahraga dengan aliran game-competition secara tim.
Meski berbeda, keduanya menjunjung tinggi semangat sportivitas. Jadi, jangan dicampur aduk antara kung fu dan sepak bola. Keduanya sangat tidak cocok. Apalagi dalam kompetisi resmi dan profesional. Kejadian seperti itu hanya cocok bila diangkat pada sebuah film. Khususnya film action seperti yang pernah diproduksi.
Berikut ini adalah rekomendasi Jurnaba untuk film-film bertema kung fu. Khususnya gerakan dan jurus kung fu yang diaplikasikan di olahraga atau kompetisi lain. Ingat, ini untuk hiburan dan bukan untuk ditiru.
- Kung Fu Soccer (TV Series – 2004/2005)

Berkisah tentang Lam, seorang pemain hebat yang berhenti bermain sepak bola. Akan tetapi, dia memutuskan untuk kembali ke lapangan hijau setelah menemukan cintanya bernama Little Sun.
Lam memiliki ide menciptakan tim sepak bola yang unik. Dia hendak membentuk tim dengan pemain yang memiliki keahlian kung fu secara khusus. Mungkinkah ide Lam dapat terealisasi dan kembali mencapai puncak di dunia sepak bola?
- Shaolin Soccer (Movie – 2001)

Seorang pemuda pengikut Shaolin mencoba mengadu nasib ke kota. Lalu, dia berjumpa dengan mantan pemain sepak bola. Pemuda itu ditawari untuk dilatih dan menjadi pemain sepak bola. Pemuda itu pun setuju.
Kemudian, dia mengumpulkan para saudara seperguruan Shaolin yang sedang hidup putus asa untuk membentuk tim sepak bola. Mereka mencoba bermain sepak bola dengan memanfaatkan keterampilan kung fu yang sudah mereka pelajari. Lalu, mampu kah mereka menjadi tim sepak bola yang hebat?
- Kung Fu Dunk (Movie – 2008)

Seorang bayi ditemukan di tempat sampah. Dia diberi nama Fang Shijie dan dibesarkan di sebuah akademi seni bela diri. Ketika dia dewasa, dia ingin mencari dan menemukan orang tua kandungnya.
Fang dibantu seorang pira untuk masuk ke sebuah perguruan tinggi. Untuk bertahan, Fang dipromosikan untuk mengikuti kejuaraan bola basket. Dengan begitu, mungkin Fang bisa menemukan kedua orang tuanya. Apakah Fang berhasil?
- Kung Fu Hip-Hop (Movie – 2008)

Chu Dong memiliki keterampilan dalam bela diri. Dia berkenalan dengan seorang DJ. Dia kemudian bertemu dengan rekan-rekannya di sebuah bengkel dan bergabung untuk mengikuti dance competition. Itu semua dia lakukan demi mendapat uang untuk operasi saudara perempuannya.
Film ini memiliki alur yang hampir sama dengan Step Up. Namun dengan gaya dan kearifan ala China-Kanton. Selain itu, Kung Fu Hip-Hop memiliki sekuel yang tayang pada tahun 2010.
- Kung Fu Chef (Movie – 2009)

Berkisah tentang seorang koki legendaris yang dipecat, kehilangan reputasi dan jatuh miskin. Lalu, dia menemukan seorang pemuda yang berbakat di seni kuliner dan kung fu. Dia berharap bisa melatih pemuda itu.
Bersama muridnya, mantan koki itu menantang seorang koki istana kekaisaran untuk merebut kembali citra dan reputasinya. Dia berjuang bersama muridnya di sebuah kompetisi memasak untuk mendapat gelar “Top Chef”.








