Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Kenapa Kita Harus Telaten Membaca?

Cicik Rahmawati by Cicik Rahmawati
18/10/2019
in JURNAKULTURA
Kenapa Kita Harus Telaten Membaca?

Selain memperlihai kecakapan menulis, telaten membaca juga membuat kita tak gegabah merespon informasi.

Kajian bertajuk “menulis kreatif dan ketelatenan membaca” yang diselenggarakan sejumlah mahasiswa tergabung dalam Komunitas Literasi Bojonegoro kemarin (17/10/2019), cukup membuat saya banyak belajar.

Dalam kajian tersebut, saya didapuk sebagai moderator. Ya, moderator yang, oleh tulisan Moh Faisal disebut sebagai sosok cantik yang doyan makan jajan tapi sedang sariawan.

Nabs, tahu nggak sih, doyan makan jajan tapi sedang sariawan itu kayak sedang kangen-kangennya sama si dia tapi nggak bisa ketemu. Huft.

Sebagai moderator, tentu saja saya membuka acara diskusi itu dengan kelancaran yang luar biasa. Hanya, memang, sebagai operator slide presentasi, partner saya bernama Faisal atau Pajirot itu, terlihat ngantuk sekali. Dia tampak banyak-banyak minum air biar nggak ngantuk.

Kemarin, Pajirot tak banyak bergerak dari kursinya. Apalagi berbicara. Dia hanya menatap layar slide sambil menggerak-gerakkan mouse di tangannya. Padahal, seharusnya, dia itu keluyuran sambil memberikan mic ke para peserta. Tapi, dia malah diam saja.

Tapi tak mengapa. Meski hanya menggerak-gerakkan slide, setidaknya, keberadaan Pajirot di belakang saya, membuat saya jadi tak grogi saat membawakan acara. Hehehe

Ohya, kemarin, pemateri diskusi kita adalah editor naskah buku dan editor media anak-anak muda bernama Jurnaba.co. Namanya, Bung Wahyu Rizkiawan.

Selain bercerita tentang dunia tulis menulis dan kondisi literasi, Bung Rizky juga bercerita tentang fenomena post- truth atau pasca-kebenaran. Sebuah kondisi yang memang saat ini sedang kita semua alami.

Ya, pasca-kebenaran adalah keadaan di mana batas antara fakta dan fiksi, jujur dan bohong, serta benar dan palsu menjadi kabur. Contoh mudahnya, peristiwa yang sebenarnya sederhana, malah dibesar – besarkan.

Dalam keadaan seperti itu, membuat masyarakat jadi bingung mana yang benar dan mana yang salah. Informasi bukan lagi mencerahkan, tapi membingungkan. Karena saking banyaknya informasi.

Nah, di saat kondisi seperti itu, ketelatenan membaca menjadi sesuatu yang amat penting. Membaca, seperti yang diucapkan Bung Rizky, jauh lebih penting daripada menulis.

Karena dengan banyak-banyak membaca, akan membuat kita lebih mudah dalam menulis atau merangkai kata dengan menarik. Begitu pesan yang sempat saya catat.

Ohya, dalam diskusi tersebut, antusias teman-teman sangat bagus. Terbukti, banyak yang bertanya dan menanggapi materi dari Bung Rizky. Saat ada yang tanya lebih baik membaca dari buku atau gadget misalnya, Bung Rizky bilang di mana saja tak masalah. Yang menjadi masalah adalah ketika tak telaten membaca.

“Di zaman sekarang ini anak muda maupun masyakat lebih suka membaca di gadget, Jadi membaca itu tidak harus melalui buku,” begitu kata Bung Rizky.

Tags: BojonegoroKomunitas Literasi
Previous Post

Belajar Hidup Mandiri dari Masyarakat Boti

Next Post

Review Perempuan Tanah Jahanam: Film Perusak Jantung

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Siasat Menentang Tanpa Melawan

Siasat Menentang Tanpa Melawan

05/06/2026
Ketika Rasa Syukur Menulis Ulang Peta Otak: Bukti Ilmiah di Balik Kekuatan Bersyukur

Ketika Rasa Syukur Menulis Ulang Peta Otak: Bukti Ilmiah di Balik Kekuatan Bersyukur

04/06/2026
Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

Pemkab Bojonegoro Salurkan Benih Tembakau Unggul, Petani Bidik Panen Lebih Produktif

03/06/2026
Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

Kebiasaan Mencuri Sang Binatang Jalang: Hikmah Humor dan Pencurian (18)

03/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: