Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Mae, Izinkan Nasehat-nasehatmu Ku Jadikan Pedoman di Hari Ibu

Usman Roin by Usman Roin
22/12/2024
in Cecurhatan
Mae, Izinkan Nasehat-nasehatmu Ku Jadikan Pedoman di Hari Ibu

Hari ini ternyata peringatan hari Ibu, tepatnya 22 Desember 2024. Ibu sendiri meminjam istilah KBBI, dimaknai sebagai wanita yang telah melahirkan seseorang. Artinya, kehadiran saya, penjenengan, terlahir dari rahim Ibu.

Di hari Ibu, saya memanggil Ibu dengan sebutan Mae. Adapun untuk Bapak, saya biasa memanggil dengan Pae. Mungkin, penyebutan Mae, akan terasa asing bila kita bawa pada kehidupan di kota. Di mana, penyebutan Mae, seakan-akan menunjukkan pada kehidupan di desa.

Meski “terkesan” sebutan ndeso, tapi saya bangga. Ada khazanah luar biasa yang dimiliki negara tercinta Indonesia, untuk sekadar menyebut Ibu dengan sapaan lain Mae. Sehingga kala menyebut hari Ibu, sejatinya juga tertuju kepada Mae, sebagai sapaan kepada wanita yang melahirkan saya.

Pejuang di Keluarga

Mae, begitulah saya memanggil Ibu, luar biasa berjuang untuk keluarga. Mulai dari ikut bercocok tanam di sawah bersama Pae, hingga ngurusi dapur mempersiapkan makanan untuk keluarga.

Saya masih ingat betul saat kecil, Mae berjuang untuk nutu –menumbuk, padi agar bisa makan nasi. Kala itu, mesin penggiling padi masih langka. Sehingga ketika ingin makan nasi, perjuangan nutu kudu dilalui dan memakan waktu lama.

Selain nutu gabah –sebutan untuk padi, juga nutu jagung untuk dijadikan nasi jagung yang saat saya kecil masih menjadi makanan pokok di keluarga.

Dibalik cerita kecil di atas, Mae adalah pejuang di keluarga yang perannya tidak bisa dinafikan. Karenanya, setiap ketemu Mae, terdapat nilai bijak yang disematkan kepada saya sebagai anak, hingga kemudian bisa saya bagi kepada panjenengan dimomentum hari Ibu ini.

Pertama, berusaha. Mae, senantiasa menasehati saya gigih dalam berusaha. Berusaha yang dimaksud artinya mengerahkan tenaga, pikiran untuk mencapai sesuatu. Artinya keberadaan diri yang sehat fisik dan psikis patut untuk digunakan berjuang menggapai sesuatu yang diinginkan.

Mae, melalui kiprahnya membantu Pae di sawah, menyiratkan pesan, bahwa usaha cocok tanam harus dilakukan untuk bisa menuai hasil panen berupa padi. Dengan berusaha dan mengalami jadi petani sebagai misal, akan banyak pengalaman-pengalaman trial and error yang dilakukan.

Dari kesalahan-kesalahan yang dilakukan itulah, kebenaran bercocok tanam akan membuahkan hasil yang baik sebagaimana diharapkan. Yakni, panen padi dengan hasil yang memuaskan.

Kedua, sederhana. Sifat sederhana saya memang sepertinya terlahir dari Mae. Ia mengajarkan sederhana dengan menggunakan sesuatu yang dimiliki. Sebagai contoh, punyanya sepeda ya digunakan saja dalam aktivitas keseharian. Itu karena, yang dimiliki baru itu. Yakni, sepeda oleh karena Mae tidak bisa naik motor.

Kemudian rumah sederhana yang masih berlantai tanah, ya dinikmati dengan rasa suka, sembari dibersihkan sebagai wujud syukur pemberian Allah Swt. Hal itu juga yang saya lakukan, yakni ikut membersihkan dedaunan yang masuk di rumah dengan menyapu agar Mae, Pae, sehat wal ‘afiat selalu.

Slogannya, badan sehat oleh hadirnya lingkungan sehat. Untuk mencapai lingkungan yang sehat, maka membersihkan rumah adalah mutlak dilakukan agar terhindar dari penyakit.

Ketiga, berhemat. Mae, selalu memberi wejangan kepada saya untuk berhemat bilamana punya uang. “Ojo genjeh” atau jangan boros, itu maksud makna yang selalu diingatkan kepada saya.

Sejatinya, apa yang Mae ingatkan kepada saya adalah bentuk perhatian, kasih sayang kepada saya yang tiada tara. Jangan karena banyak uang, kita hambur-hamburkan untuk kebutuhan yang tidak penting (sekunder). Melainkan, diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan pokok atau primer. Syukur-syukur bilamana di tabung, adalah langkah bijak mempersiapkan kehidupan mendatang.

Tiga nasehat dari Mae ‐-contoh dari penulis, patut menjadi renungan bersama-sama di hari Ibu. Syukur bisa djlaksanakan. Tentu, kebahagiaan tidak terkira bagi seorang Ibu, manakala anak-anaknya hormat dan senantiasa menjalankan nasehat baik yang diberikan setiap saat.

Akhirnya, sekadar untuk menyampaikan ucapan selamat hari Ibu saja belumlah cukup, bilamana dalam hidup keseharian, kita tidak berbakti kepadanya, berkata kasar kepadanya yang telah berjuang membesarkan, merawat, dan mendidik setelah melahirkan.

Memperingati hari Ibu ini, nasehat, petuah-petuahmu Ibu, izinkan saya jadikan pedoman hidup sebagai bentuk terima kasih saya yang baru sebesar butiran debu, dibalik besarnya kasih sayangmu.

Terima kasih Mae. Linang air mata ini, wujud bahagia atas perjuanganmu.

Penulis adalah Dosen Prodi PAI Fakultas Tarbiyah Unugiri.

Tags: Hari IbuHari Ibu 2024Hari Ibu Nasional
Previous Post

Kopi, antara Narasi dan Sebuah Kesepakatan

Next Post

Mahasiswa KKN Unugiri Kolaborasi Dengan PINTARA Corp, Kenalkan Teknologi Tepat Guna: Alat Tanam Jagung dan Pupuk Cair untuk Percepat Musim Tanam

BERITA MENARIK LAINNYA

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya
Cecurhatan

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari
Cecurhatan

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai
Cecurhatan

Aku dan Mimpiku yang Belum Selesai

27/05/2026

Anyar Nabs

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

Ekspedisi Naga Api Menelisik Situs Janjang dan Sejarah Perminyakan Pra-Kolonial

01/06/2026
Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

Sang Pengasuh dalam Bayang-Bayang Sejarah: Kisah Sarinah dan Jejaknya dalam Hidup Soekarno

31/05/2026
Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

Jejak Intelijen Indonesia dan Tokoh di Baliknya

29/05/2026
Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

Sebuah Saung di Pinggir Sawah Seleksi Tanaman, Klaten. Sore Hari

28/05/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: