Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

Pergantian Tahun dan Sebuah Episode Kehidupan

A Wahyu Rizkiawan by A Wahyu Rizkiawan
31/12/2023
in Cecurhatan
Pergantian Tahun dan Sebuah Episode Kehidupan

Semoga di 2024 ini, hati kita kian lapang menerima bermacam keadaan. Kian lebar menerima perpindahan, sekaligus kian lihai mencari hikmah di tiap keterkejutan.

Desember: gede-gedene sumber (air); Januari: hujan sehari-hari. Diakui atau tidak, selalu ada unsur air dan basah di tiap pergantian tahun. Entah itu air kebahagiaan ataupun air kesedihan.

Mari kita ingat 2023 secara menyeluruh: dari Januari hingga Desember dan menyiapkan 2024 secara utuh: dari Januari hingga Desember. Dengan begitu, yang kita ingat tak hanya perihal sedih atau senang belaka, tapi semuanya.

Baca Juga: Memaknai Resolusi dan Re Solusi 

Tak mungkin dalam setahun mata kita hanya meneteskan air kesedihan saja. Dan tak mungkin dalam setahun mata kita hanya mengalirkan air kebahagiaan belaka. 12 bulan tentu 12 episode berbeda dengan 12 potensi sedih-bahagia yang, tentu saja, tidak sama.

Dalam ketaktentuan potensi itulah, kita menjalani hidup dalam setahun. Bertemu kebahagiaan atau tertabrak kesedihan. Tertabrak kesakitan atau bertemu kelegaan. Baik bahagia maupun sedih, semua niscaya terjadi.

Kita, mungkin pernah amat bahagia serupa narapidana yang baru keluar penjara, hanya karena merasa bertemu dengan apa yang kita pinta-pinta. Meski nyatanya, kita hanya menemui ilusi yang tak benar-benar nyata. Lalu amat bersedih serupa narapidana yang bakal dimasukkan lagi ke penjara.

Kita, mungkin suka tergesa-gesa. Suka terlampau percaya pada apa yang dilihat mata. Hingga lupa jika manusia punya suasana hati yang mudah berganti, ghirah yang mudah berubah, dan ingin yang rentan berpindah-pindah.

Manusia, secara manusiawi punya hati yang takollab — mudah berubah. Punya keinginan yang labil dan kerap tak terarah. Dan kita, secara personal, memaknai perubahan itu sebagai pemicu rasa sedih.

Sesungguhnya, kita hanya kaget dan tak siap dengan perubahan orang lain terhadap diri kita, sehingga kita pun bersedih. Padahal, sudah sejak zaman dulu kala manusia punya kecenderungan suka berubah-ubah. Suka berpindah-pindah.

Bukankah nenek moyang kita, manusia prasejarah, punya cara hidup secara nomaden? Cara hidup yang bertahan dengan berburu dan mengumpulkan makanan, lalu berpindah ke tempat lain kala makanan itu habis dimakan?

Kita harus ingat bahwa darah manusia prasejarah dan manusia digital sama-sama berwarna merah. Itu bukti bahwa sesungguhnya, ada karakter manusia prasejarah yang terus menempel dalam tiap tubuh manusia digital.

Saat kita menyadari dan selalu bersiap diri bahwa apa yang saat ini terjadi bisa dengan mudah berubah, niscaya kita bisa meminimalisir kesedihan. Sebab yang tampak di mata, selalu menyimpan rahasia di kemudian hari.

Dari kosmos paling besar hingga kosmos paling kecil, segalanya bergerak dan berpotensi berubah. Dari planet yang selalu bergerak dan memicu pergantian waktu, hingga hati yang selalu berdetak memicu pergantian kehendak.

Apa yang saat ini kita benci, bisa jadi kelak bakal amat kita cintai. Apa yang saat ini kita takuti, barangkali kelak bakal kita cari-cari dan apa yang kini benar-benar kita sukai, bisa jadi kelak akan sangat kita hindari.

Di dunia yang penuh pergantian, perubahan dan perpindahan ini, semua memang mudah berubah. Dan semua rentan berpindah-pindah. Kita hanya butuh kamampuan untuk tak kaget menerima kenyataan dan sigap mencari hikmah di tiap keterkejutan.

Semoga di 2024 nanti, hati kita kian lapang menerima bermacam perubahan. Kian lebar menerima pergantian dan perpindahan, sekaligus kian lihai mencari hikmah di tiap keterkejutan.

Tags: Makin Tahu IndonesiaPergantian tahunperubahan tahun
Previous Post

Spektrum Ideologi dan Mazhab Berpolitik 9 Partai Besar di Indonesia

Next Post

Memaknai Resolusi dan Re Solusi

BERITA MENARIK LAINNYA

Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro
Cecurhatan

Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro

06/06/2026
Siasat Menentang Tanpa Melawan
Cecurhatan

Siasat Menentang Tanpa Melawan

06/06/2026
Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan
Cecurhatan

Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan

05/06/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi

Diskusi Naga Api: Wonocolo dalam Tiga Pondasi

07/06/2026
Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro

Timnas Norwegia dan Perahu Persibo Bojonegoro

06/06/2026
Siasat Menentang Tanpa Melawan

Siasat Menentang Tanpa Melawan

06/06/2026
Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan

Gerak dan Lagu Meriahkan Pelepasan 124 Murid TK Muslimat NU 04 Bangilan

05/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: