Jurnaba
Jurnaba
No Result
View All Result
Jurnaba

4 Nasehat Sederhana dari Syekh Mutawali asy-Syarowi

Branda Lokamaya by Branda Lokamaya
06/11/2022
in JURNAKULTURA
4 Nasehat Sederhana dari Syekh Mutawali asy-Syarowi

Tentang semut, burung, kucing, dan sisa-sisa makananmu. 

Syekh Muhammad Mutawali asy-Syarowi (1911-1998), merupakan ulama besar Aswaja asal Mesir. Ia tercatat dalam sejarah sebagai figur pendekar mufassir, sosok yang pertama kali menafsiri Al-Quran secara lisan dengan sempurna.

Syekh Mutawali juga figur yang pertama kali menghidangkan tafsir ar-Razi, tafsir ath-Thabari, tafsir al-Qurthubi, tafsir Ibnu Katsir, dan lain-lain dengan mudah, yang mampu dicerna dengan baik oleh ulama dan orang awam. Beliau sosok mufassir kontemporer ternama.

1. Tentang Semut

Bila kau lihat semut, jangan kau bunuh, tapi kasihani. Dengan itu, carilah ridha Allah. Semoga Allah mengasihanimu sebagaimana kau kasihani semut itu. Semut bertasbih pada Allah. Maka jangan kau hentikan tasbih itu dengan membunuhnya.

2. Tentang Burung

Bila kau lihat burung sedang minum air dari kolam, jangan kau mendekat hingga ia takut. Biarkan ia minum dengan perasaan yang aman. Dengan itu, carilah ridha Allah. Semoga Allah mengamankanmu pada hari di mana nyawa telah sampai di tenggorokan, seperti kau mengamankan saat burung itu sedang minum.

3. Tentang Kucing

Bila kau ingin meminggirkan kucing yang sedang mengganggu di tengah jalan, pinggirkan dengan halus dan jangan buat ia kaget dan terkejut. Dengan itu, carilah ridha Allah. Semoga Allah memelihara dan menjagamu dari kematian yang mengejutkan.

4. Tentang Sisa Makananmu 

Bila kau terpaksa membuang sisa makanan, berniatlah engkau memberi makan makhluk lain selain manusia. Dengan itu, carilah ridha Allah. Semoga Allah memberimu rizki dari jalan yang tak disangka-sangka.

Tags: Nasehat UlamaNgaji KontemporerSyekh Mutawali
Previous Post

Saat Mahasiswa Bantu Pulihkan Rumah Warga yang Diterjang Bandang

Next Post

Di Bojonegoro, Setiap Pojokannya adalah Museum

BERITA MENARIK LAINNYA

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan
Cecurhatan

Pager Negoro: Padangan dalam Jejak Perjuangan Mancanegara Wetan

18/05/2026
‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman
JURNAKULTURA

‎Sidi Padangan, Mozaik Perjuangan Lintas Zaman

08/04/2026
Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian
JURNAKULTURA

Wayang Tani: Narasi Kesenian dari Rahim Pertanian

31/03/2026

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Anyar Nabs

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

Di Selasar Sunyi Bersama Gandhi: Percakapan tentang Nurani, Kekuasaan, dan Dunia yang Gelisah

11/06/2026
Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

Terjun ke Drenges, KKN Unigoro Petakan Potensi Desa Lewat Misi From Forest to Future

10/06/2026
Aroma Kopi dan Sejarah yang Dikuratori

Aroma Kopi dan Sejarah yang Dikuratori

09/06/2026
Berkah Bumi: Berawal Rembesan Alami, Diubah Jadi Konsesi

Berkah Bumi: Berawal Rembesan Alami, Diubah Jadi Konsesi

08/06/2026
  • Home
  • Tentang
  • Squad
  • Aturan Privasi
  • Kirim Konten
  • Kontak
No Result
View All Result
  • PERISTIWA
  • JURNAKULTURA
  • DESTINASI
  • FIGUR
  • CECURHATAN
  • MANUSKRIP
  • FIKSI AKHIR PEKAN
  • SAINSKLOPEDIA
  • JURNAKOLOGI
  • SUSTAINERGI
  • JURNABA PENERBIT

© Jurnaba.co All Rights Reserved

error: